Tidak semua peluang di options datang dari pergerakan harga yang besar. Justru sebagian besar waktu, pasar bergerak dalam rentang yang relatif sempit. Dan di situlah banyak trader merasa stuck.
Iron condor adalah strategi yang dirancang untuk kondisi seperti ini. Alih-alih menebak arah, kamu memasang "pagar" di atas dan di bawah harga saat ini, lalu mengumpulkan premi selama harga tetap berada di dalam rentang tersebut.
Apa Itu Iron Condor?
Iron condor adalah strategi options yang menggabungkan dua spread vertikal secara bersamaan: satu bull put spread di bawah harga pasar dan satu bear call spread di atas harga pasar.
Hasilnya adalah posisi netral yang menghasilkan kredit di awal. Kamu profit jika harga saham tetap berada di antara kedua spread sampai expiry.
Melansir Investopedia, iron condor termasuk strategi credit spread karena kamu menerima premi bersih (net credit) saat membuka posisi. Strategi ini populer di kalangan trader yang ingin memanfaatkan time decay dan pasar yang tenang.
Cara Kerja: Bull Put Spread dan Bear Call Spread
Iron condor terdiri dari empat leg yang bekerja sebagai satu kesatuan. Keempatnya menggunakan expiry yang sama, tapi dengan strike price berbeda.
Sisi bawah: Bull Put Spread
Kamu menjual put option di strike tertentu di bawah harga pasar, lalu membeli put option di strike yang lebih rendah lagi sebagai proteksi. Selama harga tidak turun melewati put yang dijual, sisi ini menghasilkan profit dari premi yang diterima.
Sisi atas: Bear Call Spread
Kamu menjual call option di strike tertentu di atas harga pasar, lalu membeli call option di strike yang lebih tinggi lagi sebagai proteksi. Selama harga tidak naik melewati call yang dijual, sisi ini juga menghasilkan profit dari premi.
Gabungan kedua spread menciptakan "zona profit" di tengah. Selama harga saham tetap berada di antara strike put yang dijual dan strike call yang dijual sampai expiry, kamu menyimpan seluruh net credit.
Kapan Cocok Menggunakan Iron Condor?
Iron condor bukan strategi untuk semua kondisi. Ada beberapa situasi di mana strategi ini paling relevan.
- Pertama, saat pasar bergerak sideways tanpa katalis besar yang mengancam. Jika tidak ada earnings, pengumuman makro, atau event signifikan dalam waktu dekat, harga cenderung bergerak dalam range. Kondisi ini ideal untuk iron condor.
- Kedua, saat implied volatility sedang tinggi. IV yang tinggi membuat premi options lebih mahal. Sebagai penjual options, kamu diuntungkan karena net credit yang diterima lebih besar. Jika IV kemudian turun, nilai posisi yang dijual menyusut dan profit bisa dikunci lebih cepat.
Sebaliknya, iron condor kurang ideal saat pasar sedang trending kuat ke satu arah atau menjelang event besar yang bisa memicu pergerakan ekstrem. Dalam kondisi seperti itu, risiko harga menembus salah satu sisi spread jauh lebih tinggi.
Hitung Max Profit, Loss, dan Breakeven
Semua angka kunci iron condor sudah diketahui sebelum trade dibuka. Mengutip CBOE, perhitungannya sebagai berikut.
Max Profit
Sama dengan total net credit yang diterima saat membuka posisi, dikalikan 100 per kontrak. Profit maksimum tercapai jika harga saham berada di antara strike put yang dijual dan strike call yang dijual pada saat expiry, sehingga keempat leg berakhir tanpa nilai.
Max Loss
Selisih antara strike pada salah satu spread, dikurangi net credit, lalu dikalikan 100. Loss maksimum terjadi jika harga bergerak melampaui salah satu wing (strike terluar) pada saat expiry. Hanya satu sisi yang bisa rugi pada satu waktu.
Breakeven
Iron condor memiliki dua titik breakeven:
- Breakeven atas: strike call yang dijual + net credit
- Breakeven bawah: strike put yang dijual − net credit
Selama harga berada di antara kedua titik ini, posisi masih menghasilkan profit.
Misalnya, saham XYZ diperdagangkan di $100. Kamu membuka iron condor:
- Beli put $85, jual put $90, jual call $110, beli call $115
- Net credit = $2 per saham, atau $200 per kontrak
Max profit = $200. Max loss = ($5 − $2) × 100 = $300. Breakeven atas = $112, breakeven bawah = $88.
Selama harga XYZ tetap di antara $88 dan $112 sampai expiry, kamu profit.
Tertarik mencoba strategi options langsung di pasar AS? Di Gotrade, kamu bisa coba options trading pada 600+ saham AS. Mulai options trading, sekarang!
Risiko dan Cara Manage
Iron condor memiliki risiko terbatas, tapi bukan berarti tanpa tantangan. Ada beberapa risiko utama dan cara mengelolanya.
Risiko terbesar adalah pergerakan harga yang melebihi ekspektasi. Berita tak terduga, earnings surprise, atau perubahan kebijakan bisa membuat harga menembus salah satu sisi spread. Saat itu terjadi, kerugian bisa mendekati max loss dengan cepat.
Risiko kedua adalah lonjakan implied volatility setelah posisi dibuka. Sebagai penjual net options, kenaikan IV membuat nilai posisi yang dijual meningkat, artinya unrealized loss membesar meski harga belum menembus strike.
Untuk mengelola risiko-risiko ini, beberapa pendekatan yang umum digunakan:
- Tutup lebih awal saat profit 50-70%. Banyak trader tidak menunggu sampai expiry. Mengunci profit lebih awal mengurangi risiko reversal di hari-hari terakhir.
- Roll sisi yang terancam. Jika harga mendekati salah satu strike yang dijual, kamu bisa menutup sisi tersebut dan membukanya kembali di strike yang lebih jauh atau expiry yang lebih panjang.
- Tentukan stop loss sebelum entry. Misalnya, keluar jika unrealized loss sudah mencapai 1.5x sampai 2x dari net credit yang diterima.
- Hindari earnings dan event besar. Iron condor paling cocok di periode tenang. Jika ada event signifikan sebelum expiry, pertimbangkan untuk menutup posisi lebih awal.
Kesimpulan
Iron condor adalah strategi yang memungkinkan trader menghasilkan profit di pasar sideways tanpa menebak arah. Dengan menggabungkan bull put spread dan bear call spread, kamu menerima kredit di awal dan membiarkan time decay bekerja selama harga tetap dalam rentang tertentu.
Kuncinya ada pada pemilihan timing dan manajemen posisi. Iron condor bekerja paling baik saat IV tinggi, pasar tenang, dan tidak ada katalis besar di depan mata.
Ingin mulai eksplorasi strategi options yang lebih fleksibel? Download Gotrade dan akses fitur options trading pada saham AS langsung dari satu aplikasi. Yuk, mulai options trading di Gotrade!
FAQ
Apa itu iron condor?
Strategi options yang menggabungkan bull put spread dan bear call spread untuk menghasilkan profit dari pasar yang bergerak sideways, dengan risiko dan profit yang sudah ditentukan sejak awal.
Berapa profit maksimal iron condor?
Sebesar net credit yang diterima saat membuka posisi. Ini tercapai jika harga saham tetap di antara kedua strike yang dijual sampai expiry.
Apa risiko terbesar iron condor?
Pergerakan harga yang menembus salah satu sisi spread, terutama akibat event tak terduga atau lonjakan volatilitas.
Apakah iron condor cocok untuk pemula?
Iron condor melibatkan empat leg sekaligus, sehingga lebih cocok untuk trader yang sudah memahami dasar spread options dan manajemen posisi.












