Annualized Return: Rumus, Cara Hitung, dan Bedanya dengan TTM

Ringkasan
- Annualized artinya suatu angka yang dinyatakan atau dikonversi ke basis satu tahun agar periode yang berbeda lebih mudah dibandingkan.
- Annualized return menunjukkan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan yang menyetarakan perubahan nilai investasi selama suatu periode.
- Angka annualized perlu dibaca dengan konteks, termasuk periode pengukuran, historical atau extrapolated, price return atau total return, biaya, serta tingkat risikonya.
Satu investasi menghasilkan return 30% dalam tiga tahun sedangkan investasi lain menghasilkan 20% dalam dua tahun.
Membandingkan angkanya saja belum cukup karena periodenya berbeda. Return tersebut perlu dinyatakan dalam basis waktu yang sama salah satunya melalui annualized return.
Tetapi, istilah annualized juga perlu digunakan pada GDP, dividend, yield, dan volatilitas. Jadi, annualized artinya angka yang dinyatakan dalam basis tahunan bukannya return atau proyeksi.
Apa Itu Annualized?
Annualized adalah cara menyatakan atau mengonversi suatu angka ke basis satu tahun. Dalam bahasa Indonesia, istilah yang paling dekat dari ini adalah disetahunkan.
Menurut GIPS Standards dari CFA Institute annualization digunakan untuk menyajikan hasil dalam basis tahunan agar periode yang berbeda lebih mudah untuk dibandingkan.
Istilah ini bisa muncul pada annualized return, revenue, volatility, dividend atau yield. Tetapi, metode perhitungannya tidak selalu sama. Karena itu, angka seperti “annualized 10%” belum cukup tanpa mengetahui apa yang dianualisasi dan bagaimana cara menghitungnya.
Rumus Annualized Return
Untuk investasi tanpa external cash flow selama periode investasi maka annualized return bisa dihitung dengan:
Rumus Annualized Return:
Annualized Return = (Ending Value ÷ Beginning Value)^(1/n) − 1
Keterangan:
Ending Value: nilai investasi pada akhir periode
Beginning Value: nilai investasi awal
n: durasi investasi dalam tahun
Jika cumulative return sudah diketahui maka rumusnya juga bisa ditulis sebagai:
Annualized Return = (1 + Cumulative Return)^(1/n) − 1
Annualized return menggambarkan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan selama periode yang dianalisis.
Cara Menghitung Annualized Return
Misalnya sebuah investasi memiliki:
Initial Value: US$10.000
Ending Value: US$13.000
Periode: 3 tahun
Cumulative return investasi tersebut adalah:
US$13.000 ÷ US$10.000 − 1 = 30%
Kemudian annualized return bisa dihitung menjadi:
(1,30)^(1/3) − 1 ≈ 9,14% per tahun
Jadi, investasi tersebut akan menghasilkan cumulative return 30% selama tiga tahun yang setara dengan annualized return sekitar 9,14% per tahun.
Angka 9,14% bukan berarti investasi benar-benar menghasilkan return sebesar itu setiap tahun. Angka tersebut menunjukkan compound annual rate yang menghasilkan nilai akhir yang sama.
Coba Hitung Annualized Return
Masukkan nilai awal, nilai akhir, dan periode investasi ke dalam kalkulator berikut ini untuk membandingkan return dari investasi dengan durasi yang berbeda menggunakan basis tahunan yang sama.
Artinya, annualized return negatif menunjukkan bahwa secara tahunan nilai investasi mengalami compound decline tetapi hal ini bukan berarti penurunannya selalu sama persis pada setiap tahunnya.
Untuk Apa Annualized Return Digunakan?
Annualized return membantu menyetarakan kinerja ke basis tahunan, sehingga angka dari periode yang berbeda lebih mudah dibandingkan. Perhatikan beberapa hal berikut ini:
1. Membandingkan Investasi dengan Periode Berbeda
Dua investasi bisa memiliki total return berbeda karena durasi investasinya tidak sama. Annualized return bisa membantu melihat tingkat pertumbuhan tahunan masing-masing investasi.
2. Membandingkan Fund atau ETF
Annualized return juga umum digunakan untuk membandingkan performa investment fund dan ETF dalam periode seperti 1 tahun, 5 tahun, dan 10 tahun.
Dalam disclosure tertentu, SEC menggunakan average annual compounded total return untuk periode tersebut.
3. Membandingkan dengan Benchmark
Portfolio dan benchmark bisa dibandingkan menggunakan periode yang sama. Tetapi, kamu juga harus memperhatikan fees, distributions, currency, serta tingkat risiko agar perbandingannya tetap relevan.
4. Membaca Pertumbuhan Jangka Panjang
Konsep annualized juga bisa digunakan untuk merangkum pertumbuhan multi-tahun, seperti revenue atau earnings yang menjadi tingkat pertumbuhan tahunan dan bisa lebih mudah dibandingkan antar periode atau perusahaan.
Cara Membaca Angka Annualized dengan Benar
Saat menemukan annualized return kamu bisa mulai memeriksa juga beberapa hal berikut:
1. Periode Pengukuran
Lihat apakah angka tersebut dihitung dari periode 3 tahun, 5 tahun, 10 tahun atau hanya beberapa bulan saja. Periode yang berbeda bisa menghasilkan konteks yang berbeda juga.
2. Historical atau Extrapolated
Pastikan apakah angka tersebut berasal dari kinerja historis atau hasil ekstrapolasi dari periode yang lebih pendek.
3. Price Return atau Total Return
Cari tahu terlebih dahulu apakah perhitungannya hanya menggunakan perubahan harga atau juga memasukkan dividend dan distributions.
4. Gross atau Net
Perhatikan apakah annualized return masih gross atau sudah net setelah fee, biaya, dan pajak diperhitungkan. Perbedaan biaya bisa membuat hasil bersih investor berbeda meskipun gross return-nya mirip.
5. Risiko dan Volatilitas
Dua investasi bisa saja memiliki annualized return yang sama tetapi tingkat volatilitas dan risikonya berbeda. Karena itu, annualized return sebaiknya dibaca bersamaan dengan periode, metode perhitungan, komponen return, biaya, dan risikonya.
Pahami Annualized Return Sebelum Membandingkan Kinerja
Annualized return membantu membandingkan kinerja investasi dengan periode yang berbeda menggunakan basis tahunan yang sama.
Tetapi, angka annualized tidak selalu menunjukkan return yang benar-benar terjadi setiap tahun. Terutama untuk periode pendek hasil annualized bisa terlihat jauh lebih tinggi atau rendah dibandingkan performance aktual.
Karena itu, perhatikan juga periode, metode perhitungan, dividend atau distributions, biaya, serta risiko sebelum menggunakan annualized return sebagai dasar perbandingan.
Melalui Gotrade Indonesia kamu bisa memantau berbagai saham AS dan ETF sambil membandingkan performance dalam berbagai horizon waktu.
Download Gotrade untuk mulai mengeksplorasi pasar AS.
Referensi
CFA Institute (2020), “GIPS® Standards Handbook for Firms.”
CFA Institute, Overview of the Global Investment Performance Standards.”
Doyle, J., & Soni, U., “Is the 60/40 Portfolio Still Relevant?”
U.S. Securities and Exchange Commission, “Disclosure of Mutual Fund After-Tax Returns.”
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.












