Preferred Stock: Pengertian, Jenis, Dividen, dan Risiko

Gabriella SabatiniGabriella SabatiniHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Preferred Stock: Pengertian, Jenis, Dividen, dan Risiko

Ringkasan

  • Preferred stock adalah saham preferen yang memberikan prioritas dividen dibandingkan saham biasa.
  • Jenisnya beragam, seperti cumulative, convertible, dan callable, dengan ketentuan berbeda.
  • Meski berpotensi menghasilkan pendapatan berkala, saham preferen tetap memiliki risiko suku bunga, likuiditas, dan kondisi keuangan penerbit.

Tahukah kamu ada jenis saham yang memberi prioritas dividen dibandingkan saham biasa? Instrumen ini disebut preferred stock atau saham preferen, yang memiliki hak khusus bagi pemegangnya.

Namun, apakah dividennya selalu tetap dan risikonya lebih rendah? Belum tentu! Yuk, kenali cara kerja, jenis, keuntungan, dan risiko preferred stock sebelum mempertimbangkannya sebagai bagian dari portofolio investasi kamu.

Apa Itu Preferred Stock?

Preferred stock adalah jenis saham yang memberikan hak istimewa kepada pemegangnya, terutama dalam pembagian dividen dan klaim aset saat perusahaan dilikuidasi. Dalam bahasa Indonesia, instrumen ini dikenal sebagai saham preferen.

Baca juga: Jadwal Libur Bursa Saham 2026 & 2027: Kalender BEI dan AS Terbaru

Dilansir dari laman Investopedia, pemegang saham preferen umumnya mendapat prioritas dividen dan distribusi aset dibandingkan pemegang saham biasa. Meski memiliki beberapa karakteristik menyerupai obligasi, preferred stock tetap termasuk instrumen ekuitas karena menunjukkan kepemilikan perusahaan.

Mengapa Preferred Stock Berbeda dari Saham Biasa?

Perbedaan utama preferred stock dan saham biasa terletak pada hak pemegangnya. Saham preferen umumnya menawarkan prioritas dividen, sedangkan saham biasa biasanya memiliki hak suara lebih luas dan potensi keuntungan lebih besar dari kenaikan harga saham. Karena itu, pahami ketentuan penerbitannya sebelum memilih instrumen yang sesuai dengan tujuan investasimu.

Dikutip dari IDX Channel, saham preferen memiliki karakteristik berbeda dari saham biasa, terutama dalam hal hak pemegang saham dan pembagian dividen. Namun, ketentuan spesifiknya tetap perlu diperiksa pada setiap penerbitan saham.

Baca juga: Annualized Return: Rumus, Cara Hitung, dan Bedanya dengan TTM

Karakteristik Preferred Stock yang Perlu Dipahami

Sebelum mempertimbangkan preferred stock sebagai instrumen investasi, kamu perlu memahami hak dan ketentuan yang melekat pada saham ini. Saham preferen menawarkan beberapa keistimewaan dibandingkan saham biasa, terutama terkait pembagian dividen dan klaim aset perusahaan.

urutan klaim aset

Namun, setiap penerbitan dapat memiliki ketentuan berbeda, sehingga hak pemegang saham tidak bisa disamaratakan. Berdasarkan Buku Saku Pasar Modal yang diterbitkan OJK, saham preferen memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari saham biasa.

Berikut beberapa karakteristik utama preferred stock yang perlu kamu ketahui:

  • Prioritas dividen: Pemegang saham preferen umumnya mendapat prioritas pembayaran dividen dibandingkan pemegang saham biasa, tetapi pembayaran tidak selalu dijamin.

  • Prioritas klaim aset: Saat perusahaan dilikuidasi, pemegang saham preferen umumnya mendapat klaim lebih dahulu daripada pemegang saham biasa, tetapi tetap berada di bawah kreditur.

  • Hak suara terbatas: Pemegang saham preferen biasanya memiliki hak suara terbatas atau tidak memilikinya, bergantung pada ketentuan penerbitan.

  • Fitur khusus: Beberapa saham preferen dapat dikonversi menjadi saham biasa atau ditebus oleh perusahaan sesuai persyaratan yang berlaku.

Jenis-Jenis Preferred Stock dan Cara Kerjanya

Preferred stock memiliki beberapa jenis berdasarkan fitur dan ketentuan yang menyertainya. Setiap jenis menawarkan karakteristik berbeda, mulai dari akumulasi dividen yang belum dibayarkan hingga peluang konversi menjadi saham biasa. Bahkan, satu saham preferen dapat menggabungkan lebih dari satu fitur, sehingga penting untuk memahami cara kerja masing-masing sebelum berinvestasi.

Cumulative dan Non-Cumulative Preferred Stock

Cumulative preferred stock memungkinkan dividen yang belum dibayarkan terakumulasi sebagai tunggakan sesuai ketentuannya dan umumnya harus dipenuhi sebelum dividen saham biasa dibagikan. Sebaliknya, non-cumulative preferred stock tidak mengakumulasi dividen yang terlewat secara otomatis, sehingga investor perlu memeriksa ketentuan pembayaran dividen sebelum memilihnya.

Convertible dan Participating Preferred Stock

Convertible preferred stock memungkinkan saham preferen dikonversi menjadi saham biasa sesuai rasio dan persyaratan yang ditetapkan, sedangkan participating preferred stock dapat memberikan hak atas dividen tambahan dalam kondisi tertentu. Menurut penelitian Xie dan Zhang (2021) dalam China Journal of Accounting Research, saham preferen yang dapat dikonversi atau ditebus bisa memiliki karakteristik ekuitas sekaligus utang. Hal ini menunjukkan bahwa fitur penerbitan dapat memengaruhi cara instrumen tersebut dipahami dan dicatat.

Callable dan Adjustable-Rate Preferred Stock

Callable preferred stock memberikan hak kepada perusahaan penerbit untuk menebus saham pada harga dan waktu sesuai ketentuan penerbitan, sehingga investor berpotensi kehilangan sumber dividen lebih awal. Sementara itu, adjustable-rate preferred stock memiliki tingkat dividen yang dapat berubah mengikuti acuan atau formula tertentu, sehingga besar dividen yang diterima tidak selalu tetap.

Baca Juga: Apa Itu Saham Suspend? Penyebab, Dampak & Cara Menghadapinya

Perbedaan Preferred Stock, Saham Biasa, dan Obligasi

Preferred stock, saham biasa, dan obligasi memiliki karakteristik berbeda dalam hal pembayaran, hak investor, dan prioritas klaim ketika perusahaan mengalami likuidasi. Memahami perbedaan ini dapat membantu kamu menilai instrumen yang paling sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko investasi.

Aspek

Preferred Stock

Saham Biasa

Obligasi

Jenis instrumen

Ekuitas

Ekuitas

Utang

Pembayaran

Dividen sesuai ketentuan

Dividen jika ditetapkan

Bunga sesuai perjanjian

Prioritas pembayaran

Umumnya di atas saham biasa

Umumnya di bawah saham preferen

Mengikuti ketentuan utang

Klaim saat likuidasi

Umumnya di bawah kreditur, di atas saham biasa

Umumnya paling belakang

Bergantung pada peringkat dan ketentuan utang

Hak suara

Biasanya terbatas

Umumnya tersedia

Tidak memberikan hak suara sebagai pemilik saham

Potensi kenaikan harga

Bergantung pada karakteristik saham dan kondisi pasar

Berpotensi lebih besar

Dipengaruhi suku bunga, risiko kredit, dan kondisi pasar

Cara Menghitung Dividen Preferred Stock dengan Contoh

Menghitung dividen preferred stock dapat membantu kamu memperkirakan potensi pendapatan dari saham preferen. Perhitungannya relatif sederhana jika nilai nominal dan tingkat dividen tahunan sudah diketahui. Namun, hasilnya tetap berupa estimasi karena pembayaran dividen bergantung pada ketentuan penerbitan dan kondisi perusahaan.

Dividen tahunan = Nilai nominal per saham × Tingkat dividen

Contohnya, saham preferen memiliki nilai nominal US$100 per lembar dengan tingkat dividen 6% per tahun. Perhitungannya sebagai berikut:

US$100 × 6% = US$6 per saham per tahun

Jika kamu memiliki 20 lembar saham, estimasi dividen tahunannya adalah:

20 × US$6 = US$120 per tahun

cara menghitung dividen preffered stock

Perbedaan Dividend Rate dan Dividend Yield

Dividend rate menunjukkan besarnya dividen tahunan berdasarkan nilai nominal saham, sedangkan dividend yield membandingkan dividen tahunan dengan harga pasar saham saat ini. Sebagai contoh, jika dividen tahunan sebesar US6danhargapasarsahamUS120, dividend yield-nya adalah:

Dividend yield = (Dividen tahunan ÷ Harga pasar) × 100%

US6÷US120 × 100% = 5%

Dengan demikian, dividend yield dapat berubah mengikuti harga pasar saham, meskipun nilai dividen tahunannya tetap.

Kalkulator Dividen Preferred Stock

Keuntungan dan Risiko Preferred Stock

Preferred stock memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menarik bagi investor, terutama terkait potensi pendapatan dividen dan prioritas klaim. Namun, instrumen ini juga memiliki risiko yang perlu dipahami sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi.

Potensi Pendapatan dan Prioritas Dividen

Saham preferen dapat menjadi alternatif bagi investor yang mempertimbangkan pendapatan berkala. Beberapa keunggulannya meliputi:

  • Potensi dividen berkala: Memberikan peluang memperoleh pendapatan sesuai ketentuan penerbitan.

  • Prioritas pembayaran dividen: Umumnya didahulukan dibandingkan pemegang saham biasa.

  • Ketentuan dividen yang jelas: Sebagian saham memiliki tingkat dividen yang telah ditentukan, meskipun pembayarannya tidak selalu dijamin.

Risiko Suku Bunga, Likuiditas, dan Kondisi Penerbit

Di balik potensi pendapatannya, saham preferen tetap menghadapi risiko pasar dan risiko perusahaan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Risiko suku bunga: Kenaikan suku bunga dapat menekan harga saham preferen dengan dividen tetap.

  • Risiko likuiditas: Saham mungkin sulit dijual dengan cepat pada harga yang diharapkan.

  • Risiko penerbit: Kondisi keuangan perusahaan dapat memengaruhi pembayaran dividen dan harga saham.

  • Risiko kehilangan modal: Harga saham dapat turun sehingga investor mengalami kerugian.

Mengapa Preferred Stock Tidak Selalu Lebih Aman?

Prioritas klaim tidak menghilangkan risiko investasi. Dalam penelitian Kaboth dan rekan-rekannya (2023) yang diterbitkan dalam Review of Quantitative Finance and Accounting, hak preferen dalam struktur kepemilikan perusahaan dapat memengaruhi pembagian hasil dan valuasi saham. Namun, penelitian ini berfokus pada perusahaan yang didukung modal ventura, sehingga temuannya tidak dapat langsung digeneralisasi ke semua saham preferen yang diperdagangkan di bursa.

Baca Juga: Apa Itu Saham Growth? Kenali Karakteristik dan Cara Menilainya

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Memilih Preferred Stock

Sebelum memilih preferred stock, jangan hanya terpaku pada tingkat dividen yang ditawarkan. Kamu juga perlu memahami ketentuan penerbitan, kondisi keuangan perusahaan, dan risiko yang mungkin memengaruhi hasil investasi. Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa:

  • Ketentuan dividen: Periksa tingkat dividen, cara penghitungannya, serta apakah saham bersifat cumulative atau non-cumulative.

  • Fitur khusus: Pahami ketentuan callable, konversi, atau penyesuaian tingkat dividen jika tersedia.

  • Prospektus: Baca dokumen penerbitan untuk mengetahui hak pemegang saham dan risiko yang menyertainya.

  • Kondisi penerbit: Evaluasi kemampuan perusahaan membayar dividen dan kondisi keuangannya.

  • Harga dan likuiditas: Pertimbangkan harga pasar serta kemudahan menjual saham.

  • Tujuan dan toleransi risiko: Tentukan apakah kamu mengutamakan pendapatan berkala atau pertumbuhan modal, serta pastikan siap menghadapi penurunan harga dan kemungkinan dividen tidak dibayarkan.

Pahami Instrumennya Sebelum Menentukan Langkah Investasi

Preferred stock memiliki hak khusus dibandingkan saham biasa, tetapi tetap memiliki risiko yang perlu kamu pahami. Sebelum berinvestasi, pelajari karakteristik dan ketentuan instrumennya agar keputusanmu lebih terarah. Yuk, kenali peluang investasi saham AS dan mulai eksplorasi investasi atau trading melalui Gotrade!

Referensi

Investopedia. (2026). Preferred Stock: What It Is and How It Works.

IDX Channel. (2023, 8 Juli). Saham Preferen: Apa Itu Saham Preferen? Berikut Penjelasan Lengkapnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023). Buku Saku Pasar Modal.

Xie, X., & Zhang, W. (2021). Can information confusion caused by the financing model of new economy companies be eliminated? China Journal of Accounting Research, 14(1), 1–23.

Kaboth, S., et al. (2023). Same same but different: How preferential claims trigger valuation discounts in equity tranches of VC-backed firms. Review of Quantitative Finance and Accounting, 60, 877–914.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Gabriella Sabatini
Ditulis oleh
Gabriella Sabatini
Gabriella dengan pengalaman 2+ tahun sebagai Content Writer yang telah menangani berbagai niche, mulai dari digital marketing, mental health, parenting, travel, furniture, teknologi, hingga finansial. Ia memiliki ketertarikan dalam menulis topik seputar finansial dan investasi. Berbekal latar belakang S1 Ilmu Komunikasi konsentrasi Jurnalistik, ia terbiasa melakukan riset, keyword research, menulis artikel yang mengikuti prinsip E-E-A-T, serta melakukan editing dan proofreading agar konten lebih akurat, relevan, dan nyaman dibaca.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku