Bahlil Jamin BBM Subsidi Aman, Pertalite Diramal Rp13.500

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Bahlil Jamin BBM Subsidi Aman, Pertalite Diramal Rp13.500

Share this article

Gotrade News - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM dan LPG subsidi tidak akan naik hingga akhir tahun 2026. Janji ini muncul di tengah harga minyak mentah Indonesia yang menembus US$100 per barel.

Kebijakan tersebut, menurut Bahlil, merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat. Sementara itu, ekonom memprediksi harga keekonomian Pertalite sudah berada di kisaran Rp13.500 per liter.


Key Takeaways

  • Pemerintah mengunci harga BBM dan LPG subsidi sampai akhir 2026 meski ICP tembus US$100 per barel.
  • Harga keekonomian Pertalite diramal Rp13.500 per liter, jauh di atas harga jual Rp10.000 yang ditanggung kompensasi.
  • Strategi ketahanan energi mencakup aktivasi sumur tua dan target setop impor solar.

Bahlil menegaskan harga BBM nonsubsidi akan tetap mengikuti mekanisme pasar global. Pernyataan ini disampaikan di tengah tekanan harga minyak yang membebani neraca subsidi negara.

Peneliti FITRA Badiul Hadi memperkirakan harga keekonomian Pertalite kini di rentang Rp12.500 hingga Rp13.500 per liter. Hitungannya didasarkan pada kurs rupiah Rp16.800 per dolar AS dan harga minyak mentah di atas US$100 per barel.

Selisih antara harga jual dan harga keekonomian mencapai Rp3.500 per liter Pertalite. Beban itu kini ditanggung pemerintah lewat skema kompensasi yang membesar seiring lonjakan harga minyak.

Bahlil juga membongkar strategi ketahanan energi nasional yang sedang dijalankan pemerintah. Langkah utamanya termasuk mengaktifkan kembali sumur-sumur tua dan mempercepat proyek migas yang sebelumnya mangkrak.

Indonesia kini berada di peringkat kedua dari 52 negara dengan ketahanan energi terbaik versi JP Morgan. Posisi ini tercapai meski produksi minyak domestik baru mencapai sekitar 605 ribu barel per hari.

Tahun 2025 dicatat Bahlil sebagai titik balik karena produksi minyak nasional melampaui target APBN untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun. Capaian itu dinilai membuka ruang fiskal untuk menjaga subsidi tetap berjalan.

Pemerintah juga menargetkan penghentian impor solar sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan energi luar. Langkah ini diharapkan menekan tekanan terhadap neraca perdagangan dan rupiah.

Harga keekonomian solar bersubsidi diperkirakan sudah menembus Rp9.500 sampai Rp10.500 per liter. Angka itu jauh di atas harga jual subsidi saat ini yang tetap ditahan di level Rp6.800 per liter.

Bagi kamu yang memantau saham sektor energi, kebijakan harga subsidi yang stabil mengurangi risiko gejolak inflasi domestik jangka pendek. Namun beban kompensasi yang membesar bisa menekan ruang APBN bila harga minyak global bertahan tinggi.

Rupiah yang bertahan di kisaran Rp17.000 per dolar AS menambah tekanan ke biaya impor energi. Faktor ini menjadi penentu berikutnya apakah pemerintah bisa menjaga komitmen tanpa menyentuh harga BBM nonsubsidi.

Pertamina sendiri menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi per 4 Mei 2026, termasuk Pertamax Turbo ke Rp19.900 per liter. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa tekanan harga minyak global mulai menjalar ke produk komersial.

Arah berikutnya yang perlu dipantau adalah realisasi proyek migas dan progres setop impor solar dalam beberapa kuartal ke depan. Eksekusi strategi ini akan menentukan apakah ketahanan energi yang diklaim bisa bertahan saat tekanan eksternal berlanjut.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade