Gotrade News - Harga emas spot bertahan di level $4.785,57 per ons pada Rabu (16/04) setelah melemah dari titik tertinggi dalam sebulan terakhir. Kontrak berjangka emas AS turun 0,3% ke $4.808,30 per ons seiring menguatnya harapan resolusi konflik AS-Iran.
Key Takeaways:
- Emas spot stabil di $4.785,57 per ons sementara futures turun 0,3% ke $4.808,30
- Sentimen perdamaian AS-Iran menekan permintaan aset safe haven termasuk emas
- Pasar memperkirakan peluang 32% untuk pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini
Ekspektasi kesepakatan damai AS-Iran menjadi faktor utama yang menekan permintaan logam mulia. Presiden Trump mengumumkan gencatan senjata yang dimulai pukul 21.00 GMT untuk mengurangi ketegangan Israel-Hizbullah.
Pada Maret lalu, kekhawatiran geopolitik dari serangan AS-Israel terhadap Iran sempat mendorong lonjakan harga emas. Namun seiring "ekspektasi penurunan harga energi dan tekanan inflasi mereda, permintaan safe haven tradisional melemah."
Perak spot melemah 1% ke $78,29 per ons sementara platinum turun 0,6% ke $2.096,20 per ons. Palladium juga terkoreksi 0,7% ke $1.561,50 per ons mengikuti tekanan yang sama.
Prospek Suku Bunga
David Meger, direktur perdagangan di High Ridge Futures, menilai de-eskalasi geopolitik bisa memberikan fleksibilitas bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter. Pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang 32% untuk pemangkasan suku bunga di 2026.
Sebagai aset tanpa imbal hasil, emas menjadi kurang menarik saat suku bunga tetap tinggi. Namun potensi pelonggaran The Fed di tengah meredanya konflik bisa menjadi katalis positif bagi harga emas ke depan.
Sources:
- Kompas, Harga Emas Dunia Stabil, Pelaku Pasar Cermati Isu Perdamaian AS-Iran, 2026
- Kabar Bursa, Emas Tertahan di Puncak, Sentimen Damai Tekan Permintaan, 2026
- Bloomberg Technoz, Simak Prediksi Harga Emas Hari Ini, 2026












