Gotrade News - Harga minyak mentah Brent melonjak hampir 5% ke level $99,39 per barel pada Kamis (16/04) akibat gangguan lalu lintas tanker di Selat Hormuz. ExxonMobil dan emiten energi lainnya turut terangkat oleh kenaikan harga komoditas ini.
Key Takeaways:
- Brent crude naik $4,46 atau 4,7% ke $99,39 sementara WTI naik 3,7% ke $94,69 per barel
- Selat Hormuz mengalami gangguan pasokan sekitar 13 juta barel per hari menurut ING
- Gencatan senjata AS-Iran berakhir 21 April, pemimpin Eropa perkirakan negosiasi butuh 6 bulan
West Texas Intermediate (WTI) turut menguat $3,40 atau 3,7% ke $94,69 per barel seiring eskalasi risiko pasokan. Konflik AS-Iran telah memasuki hari ke-50 dan terus mengganggu pasokan minyak global.
Analis ING memperkirakan sekitar 13 juta barel per hari menghadapi gangguan akibat masalah akses Selat Hormuz. Stok minyak mentah AS turun 913.000 barel pekan lalu, berlawanan dengan ekspektasi kenaikan 154.000 barel.
Hanya sedikit tanker minyak yang melintas selat tersebut setiap hari karena Angkatan Laut AS mempertahankan blokade. Iran mengancam pembalasan terhadap kapal-kapal di Teluk Persia sebagai respons.
Negosiasi yang Belum Pasti
Gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran dijadwalkan berakhir pada 21 April. Presiden Trump menyatakan optimisme soal kesepakatan permanen, namun Iran belum mengonfirmasi penerimaan syarat-syarat yang diklaim.
Pemimpin Eropa dan negara Teluk Arab memperkirakan negosiasi penuh membutuhkan waktu sekitar enam bulan. PVM analis John Evans mencatat bahwa "sinyal positif sering bertentangan dengan perkembangan kontradiktif, menciptakan ketidakpastian berkelanjutan."
Sources:
- Kabar Bursa, Disrupsi Selat Hormuz bikin Minyak Mendidih Hampir 5 Persen, 2026
- Bloomberg Technoz, Harga Minyak Turun Saat Trump Optimistis soal Kesepakatan Iran, 2026
- Liputan6, Harga Minyak Dunia Kembali Dekati USD 100, 2026












