Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak sideways hingga berpotensi rebound pada perdagangan Jumat (17/04). IHSG ditutup turun tipis 0,03% ke level 7.621,38 pada Kamis dengan nilai transaksi harian mencapai Rp18,1 triliun.
Key Takeaways:
- IHSG diproyeksi di rentang 7.550-7.700 dengan potensi uji resistensi 7.786-7.843
- Analis MNC Sekuritas rekomendasikan BRMS dengan target harga Rp940-1.025
- Sentimen positif dari reli Wall Street tertahan oleh kondisi teknikal overbought IHSG
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di kisaran 7.550-7.700 akibat kondisi overbought yang mendorong aksi profit taking. Sementara itu, analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat potensi rebound ke area resistensi 7.786-7.843.
Level support berada di 7.488 dan 7.351 sedangkan resistensi terdekat di 7.700 dan 7.861. Wicaksana mencatat indeks bergerak dalam gelombang koreksi sebelum potensi kenaikan berikutnya.
Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan penguatan tetap terbatas dengan perdagangan di kisaran 7.500-7.850. Sentimen positif dari Wall Street yang mencetak rekor tertahan oleh tekanan teknikal domestik.
Rekomendasi Saham
MNC Sekuritas merekomendasikan BRMS (Bumi Resources Minerals) dengan harga beli di Rp815-835 dan target Rp940-1.025. BBKP (Bank KB Indonesia) juga direkomendasikan pada entry Rp63-65 dengan target Rp69-71.
Phintraco Sekuritas memilih ICBP (Indofood CBP), NCKL (Trimegah Bangun Persada), dan EMTK (Elang Mahkota Teknologi) sebagai saham pilihan. Rupiah ditutup relatif stabil di Rp17.136 per dolar AS pada Kamis.
Sources:
- Kompas, IHSG Diproyeksi Sideways, ICBP NCKL hingga BRMS Jadi Saham Pilihan, 2026
- Katadata, IHSG Berpotensi Rebound, Analis Rekomendasikan Saham BRMS EMTK, 2026
- Liputan6, IHSG Berpeluang Naik, Cermati Rekomendasi Saham, 2026












