Fiskal RI Kredibel, Investor Global Kian Optimis

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Fiskal RI Kredibel, Investor Global Kian Optimis

Share this article

Gotrade News - Pemerintah Indonesia mengambil langkah proaktif meyakinkan investor global di tengah kebisingan pasar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu langsung dengan BlackRock dan HSBC di New York pada Senin (13/04) untuk menegaskan arah fiskal Indonesia tetap kredibel.

Pertemuan itu berlangsung di tengah sentimen negatif yang sempat beredar di pasar global soal kondisi fiskal RI. Purbaya menyatakan bahwa para investor besar justru tidak meragukan fundamental ekonomi Indonesia, melainkan terganggu oleh "kebisingan" informasi yang tidak akurat.


Key Takeaways:

  • Menteri Keuangan Purbaya tegaskan kepada BlackRock dan HSBC bahwa fiskal Indonesia tetap kredibel, meski ada "noise" negatif di pasar.
  • Bank Indonesia konfirmasi bauran kebijakan tetap on track di forum IMF Spring Meeting 2026, dengan defisit dijaga di bawah 3% PDB.
  • Lelang Surat Utang Negara (SUN) Rabu (14/04) mencatat penawaran naik 34% menjadi Rp78,44 triliun, sinyal kuat kepercayaan investor membaik.

Komunikasi Aktif ke Investor Global

Purbaya menjelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal Indonesia kepada para investor secara langsung. Ia menekankan bahwa kebijakan fiskal pemerintah bergerak ke arah yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Salah satu poin yang diangkat Purbaya adalah soal keputusan lembaga pemeringkat yang dinilai bergerak terlalu cepat. Menurutnya, beberapa perubahan outlook dilakukan sebelum data ekonomi terbaru dirilis, sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% pada kuartal I 2026 sebagai fondasi kepercayaan investor. Target itu diyakini cukup kuat untuk menarik aliran investasi asing secara organik.

Upaya komunikasi fiskal ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga kepercayaan pasar di tengah volatilitas global. Investor sekelas Goldman Sachs dan lembaga keuangan besar lainnya terus mencermati sinyal kebijakan dari Jakarta.

Bank Indonesia Tegaskan Kebijakan Tetap On Track

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan hal serupa di forum internasional. Dilansir Berita Satu, Warjiyo tampil dalam panel diskusi IMF Spring Meeting 2026 bersama ekonom Harvard Jeffrey A. Frankel dan mantan Menkeu Chatib Basri.

Panel bertajuk "Stability in an Age of Shocks" itu membahas fragmentasi global, ketegangan geopolitik, dan volatilitas pasar keuangan. BI menegaskan bauran kebijakan tetap konsisten dan responsif untuk menjaga stabilitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

BI berkomitmen menjaga stabilitas eksternal lewat pengelolaan suku bunga, intervensi pasar valuta asing, dan penguatan likuiditas domestik. Di sisi fiskal, pemerintah berkomitmen menjaga defisit di bawah 3% PDB melalui reformasi subsidi dan realokasi anggaran.

Perry Warjiyo juga menegaskan BI akan memperkuat komunikasi dengan investor global secara berkelanjutan. Koordinasi erat antara kebijakan moneter dan fiskal menjadi kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Lelang SUN Catat Pemulihan Signifikan

Sinyal positif juga datang dari pasar obligasi pemerintah. Menurut Bloomberg Technoz, total penawaran dalam lelang SUN Rabu (14/04) melonjak 34% menjadi Rp78,44 triliun dari Rp58,22 triliun pada akhir Maret lalu.

Rasio bid-to-cover pun membaik signifikan, berada di kisaran 1,8 hingga 2 kali untuk seri FR0107 dan FR0108. Angka itu jauh di atas lelang sebelumnya yang hampir menyentuh rasio 1 kali, menandakan kualitas permintaan yang jauh lebih solid.

Pemulihan ini sebagian didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Gencatan senjata yang berlangsung meski masih rapuh turut mendorong selera risiko investor kembali ke aset-aset negara berkembang seperti Indonesia.

Bagi investor ritel yang ingin mendapat eksposur ke pasar Indonesia, EIDO (iShares MSCI Indonesia ETF) bisa menjadi referensi yang relevan. Kinerja ETF ini berkorelasi erat dengan sentimen makro dan kepercayaan investor asing terhadap Indonesia.

Secara keseluruhan, tiga sinyal ini, yaitu komunikasi langsung ke investor besar, penegasan BI di forum IMF, dan pemulihan lelang SUN, membentuk narasi yang konsisten. Kepercayaan investor global terhadap Indonesia sedang dalam tren pemulihan yang terukur.


Sources:

Kompas, Temui BlackRock cs, Purbaya Tegaskan Arah Fiskal RI Tetap Kredibel di Tengah..., 2026.

Berita Satu, BI Tegaskan Kebijakan RI On Track di Hadapan Investor Global, 2026.

Bloomberg Technoz, Animo Investor dalam Lelang SUN Membaik, Penawaran Naik 34%, 2026.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade