Harga Emas Turun 2% di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Harga Emas Turun 2% di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Share this article

Gotrade News - Harga emas dunia mengalami tekanan signifikan di awal pekan ini setelah Iran kembali menutup Selat Hormuz. Emas spot tercatat melemah hingga 1,94% ke level USD 4.740,2 per troy ons menurut data Bloomberg Technoz, Minggu (20/4).

  • Emas spot turun 1,94% ke USD 4.740,2 setelah Iran kembali tutup Selat Hormuz karena serangan Israel ke Lebanon
  • Survei Kitco News: 80% analis Wall Street prediksi emas naik, target resistance USD 4.895,40 dan USD 4.950
  • Data ekonomi AS pekan ini termasuk Flash PMI April dan konfirmasi Kevin Warsh sebagai ketua Fed baru

Penurunan ini terjadi menyusul eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang terus bergejolak. IDX Channel melaporkan emas spot sempat turun 1,43% ke USD 4.762,06 per troy ons pada perdagangan akhir pekan lalu.

Perak spot juga ikut tertekan, melemah 2,52% ke level USD 79,78 per troy ons berdasarkan data IDX Channel. Sentimen negatif terhadap logam mulia meluas seiring ketidakpastian di kawasan Timur Tengah.

Selat Hormuz Kembali Ditutup Iran

Pemicu utama tekanan harga emas adalah dinamika Selat Hormuz yang menjadi jalur pelayaran strategis dunia. Iran sempat membuka jalur tersebut, dan kapal Pertamina International Shipping berhasil melintasi menurut Bloomberg Technoz.

Namun, Iran kembali menutup Selat Hormuz dengan alasan Israel masih melancarkan serangan ke Lebanon. Keputusan ini membalikkan optimisme pasar yang sempat muncul saat jalur dibuka kembali.

Negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung tanpa kejelasan hasil, menurut laporan IDX Channel. Iran menuduh AS melanggar kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya terkait akses Selat Hormuz.

Situasi geopolitik yang tidak menentu ini menciptakan volatilitas tinggi di pasar komoditas global. Investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko termasuk logam mulia dalam jangka pendek.

Mayoritas Analis Prediksi Emas Naik

Meski tekanan jangka pendek kuat, mayoritas analis justru optimistis terhadap prospek emas pekan ini. Survei mingguan Kitco News menunjukkan 80% dari 10 analis Wall Street memprediksi harga emas akan naik.

Dari sisi ritel, 70% dari 47 trader yang disurvei Kitco juga memperkirakan kenaikan harga emas. Hanya 19% yang memprediksi penurunan, sementara 11% sisanya memilih posisi netral.

Jim Wyckoff, analis senior Kitco, memasang target kenaikan di level USD 5.000 per troy ons. Sementara target penurunan berada di USD 4.500 jika sentimen negatif berlanjut, menurut Liputan6.

Level resistance terdekat berada di USD 4.895,40 dan USD 4.950 berdasarkan analisis teknikal Kitco. Support kuat teridentifikasi di level USD 4.750 dan USD 4.700 yang menjadi batas bawah pergerakan.

Alex Kuptsikevich dari FxPro memperingatkan potensi reaksi "beli rumor, jual fakta" di pasar emas. Pola ini sering terjadi ketika ekspektasi pasar sudah terlalu tinggi sebelum data ekonomi dirilis.

Pekan ini pasar juga menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Data penjualan ritel AS Maret, penjualan rumah, dan klaim pengangguran akan menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Selain itu, konfirmasi Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve baru turut menjadi sorotan investor global. Flash PMI April dan data sentimen konsumen Michigan juga bisa menggerakkan pasar, termasuk indeks S&P 500 (SPY).

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade