Gotrade News - Kevin Warsh, nominasi Presiden Trump untuk Ketua Federal Reserve, menjalani sidang konfirmasi di Komite Perbankan Senat pada Selasa (21/04). Sidang ini menjadi dengar pendapat paling diawasi untuk calon Ketua Fed dalam beberapa dekade terakhir.
Key Takeaways
- Warsh harus meyakinkan Senat soal independensi Fed dari tekanan politik Trump
- Inflasi AS mencapai 3,3% year-over-year, di atas target 2% The Fed
- Neraca Fed senilai US$6,7 triliun menjadi isu krusial dalam proses konfirmasi
Warsh sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Federal Reserve dari 2006 hingga 2011. Dalam pernyataan tertulis, ia menegaskan komitmennya menjaga independensi kebijakan moneter.
"Saya percaya bahwa independensi kebijakan moneter diraih dengan menghindari distraksi," tulis Warsh. Pernyataan ini dinilai sebagai upaya meredakan kekhawatiran soal pengaruh politik terhadap bank sentral.
Inflasi dan Arah Suku Bunga
Dilansir CBS News, inflasi AS saat ini berada di 3,3% secara tahunan. Angka tersebut jauh melampaui target 2% yang ditetapkan The Fed.
Warsh yang secara historis dikenal hawkish terhadap inflasi kini menunjukkan keterbukaan terhadap penurunan suku bunga. Ia menulis di Wall Street Journal pada November 2025 bahwa AI akan menjadi kekuatan disinflasi yang signifikan.
Pasar memprediksi probabilitas 99,5% bahwa Fed tidak akan mengubah suku bunga pada pertemuan 28-29 April. Investor di S&P 500 (SPY) dan sektor keuangan terus memantau sinyal kebijakan moneter.
Neraca Fed dan Prospek Konfirmasi
Warsh mendukung pengurangan neraca Fed yang saat ini bernilai sekitar US$6,7 triliun. Mengutip The Motley Fool, neraca sempat mencapai hampir US$9 triliun selama pandemi COVID-19.
Ia percaya pengurangan neraca lebih agresif dapat mendukung usaha kecil dan konsumen. Namun analis memperingatkan bahwa penarikan likuiditas terlalu cepat berpotensi mengguncang pasar saham.
Saham perbankan seperti JPMorgan Chase (JPM) dan Goldman Sachs (GS) termasuk paling sensitif terhadap perubahan kebijakan Fed. Arah suku bunga dan regulasi perbankan langsung memengaruhi profitabilitas sektor keuangan (XLF).
Warsh diperkirakan akan dikonfirmasi meskipun menghadapi beberapa hambatan politik. Senator Thom Tillis dari Partai Republik menahan nominasi hingga penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap Fed selesai.
Senator Elizabeth Warren dari Partai Demokrat diperkirakan mempertanyakan kekayaan dan independensi Warsh. Jika dikonfirmasi, Warsh akan menjadi Ketua Fed terkaya dalam sejarah 113 tahun bank sentral dengan kekayaan lebih dari US$100 juta.
Masa jabatan Jerome Powell berakhir 15 Mei 2026, memberikan tenggat waktu ketat untuk proses konfirmasi. Transisi kepemimpinan ini akan menentukan arah kebijakan moneter AS di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Sources
CBS News, Kevin Warsh set to face lawmakers in Fed chair confirmation hearing, 2026.
The Motley Fool, Warsh's Fed Confirmation Hearing Starts Tomorrow: 3 Huge Things, 2026.












