Intel (INTC) Melesat 20%, Siap Salip Dominasi AI Nvidia?

Rendy AndriyantoRendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Intel (INTC) Melesat 20%, Siap Salip Dominasi AI Nvidia?

Jakarta, Gotrade News - Saham Intel (INTC) mencatatkan kenaikan hingga 20 persen dalam satu bulan terakhir di awal tahun 2026. Performa ini menempatkan perusahaan sebagai calon pemimpin baru di tengah persaingan ketat industri chip global.


Key Takeaways

  • Lini prosesor Panther Lake menjadi katalis utama pertumbuhan produksi massal.

  • Valuasi Intel saat ini jauh lebih murah dibandingkan para pesaing utamanya.

  • Dukungan politik dan kinerja finansial yang kuat memperkokoh kepercayaan pasar.


Baca Juga: Prediksi Saham Palantir: Citi Targetkan Harga Naik ke $235

Baca juga: Oracle (ORCL) Rilis 10 Sep, Backlog AI $638 Miliar

Intel bahkan berhasil mengungguli performa jangka pendek Nvidia (NVDA) dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan sebesar 16 persen terjadi hanya dalam lima sesi perdagangan terakhir saja.

Peluncuran lini prosesor Panther Lake di ajang CES menjadi pemicu utama optimisme pasar. Produk ini merupakan hasil pertama dari proses fabrikasi 18A yang sangat ambisius.

Sentimen positif juga datang dari dukungan tokoh politik terkemuka di Amerika Serikat. Presiden Donald Trump secara terbuka memuji CEO Intel melalui unggahan di media sosial miliknya.

Baca juga: AS Buka Ekspor Chip H200 ke China, Kirim Minim

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, pendapatan perusahaan melonjak hingga 15 persen secara tahunan. Permintaan kuat pada solusi pusat data dan akselerator AI menjadi motor penggerak utamanya.

Valuasi Menarik di Tengah Persaingan

Analis Christopher Rolland dari Susquehanna menaikkan target harga saham Intel menjadi 40 dolar AS. Atribusi riset ini mencatat adanya kenaikan target dari angka sebelumnya yaitu 35 dolar.

Meskipun target harga naik, analis tersebut tetap memberikan peringkat netral bagi saham ini. Penilaian tersebut mempertimbangkan tantangan historis di sektor komputer pribadi dan pusat data.

Rasio P/E Intel saat ini tercatat berada di level 15 kali. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Nvidia yang saat ini menyentuh level 40 kali.

Valuasi yang murah ini menarik perhatian investor yang ingin masuk sebelum pertumbuhan berlanjut. Kemitraan strategis dengan Nvidia turut memperkuat posisi tawar Intel di mata analis Wall Street.

Baca Juga: Raja Saham AI: Analis Ramal Prediksi Saham Google ke $390

Intel kini terlihat memiliki ruang apresiasi harga yang cukup luas bagi para investor. Fokus pada efisiensi produksi dan inovasi AI menjadi kunci utama keberlanjutan momentum ini.

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google
Rendy Andriyanto
Ditulis oleh
Rendy Andriyanto

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku