Raja Saham AI: Analis Ramal Prediksi Saham Google ke $390

Rendy AndriyantoRendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Raja Saham AI: Analis Ramal Prediksi Saham Google ke $390

Jakarta, Gotrade News - Alphabet Inc. mengawali tahun 2026 dengan catatan gemilang setelah menyentuh rekor harga tertinggi baru. Kenaikan ke level $330 pada 8 Januari lalu didorong oleh sentimen positif terhadap sektor kecerdasan buatan.


Key Takeaways

  • Wells Fargo menaikkan target harga ke level $350 karena pertumbuhan Google Cloud.

  • Para analis kompak mengakui dominasi posisi Alphabet dalam ekosistem kecerdasan buatan global.

  • Target harga tertinggi saat ini berada pada level $390 per lembar saham.


Baca Juga: Analis Wall Street Ubah Prediksi Saham Netflix di 2026

Baca juga: Saham IBM Naik 3,9%, Ini Sentimennya (22 Oktober 2026)

Wells Fargo menjadi analis terbaru yang memberikan sentimen positif bagi prospek perusahaan raksasa teknologi tersebut. Analis Ken Gawrelski menaikkan prediksi saham Google dari level $268 menjadi $350 per lembar.

Menurut laporan dari Finbold, revisi ini dilakukan untuk memperbaiki estimasi setelah melewatkan titik balik positif tahun lalu. Wells Fargo kini lebih optimistis terhadap pertumbuhan pendapatan dari layanan pencarian serta platform Google Cloud.

Langkah Wells Fargo memperpanjang tren revisi positif yang melibatkan sedikitnya tujuh analis sepanjang awal tahun 2026. Salah satu penilaian paling agresif datang dari Cantor Fitzgerald yang menetapkan target harga sebesar $370.

Baca juga: Saham Netflix (NFLX) Turun 5,3%, Ini Sentimennya (22 Oktober 2026)

Analis Deepak Mathivanan menyatakan bahwa perusahaan memiliki jejak paling kuat pada berbagai lapisan teknologi kecerdasan buatan. Hal ini memperkuat posisi tawar perusahaan dalam persaingan ketat di sektor teknologi global.

Canaccord Genuity bahkan melangkah lebih jauh dengan menaikkan target harga dari $330 menjadi $390. Maria Ripps dari Canaccord menyebut skala chatbot Gemini yang tumbuh sangat cepat menjadi alasan utama optimisme tersebut.

Meskipun optimis untuk jangka panjang, beberapa analis menyarankan sikap hati-hati mengingat lonjakan harga saham baru-baru ini. Mizuho Securities memberikan target harga konservatif sebesar $365 dengan tetap memberikan peringkat beli.

Baca Juga: Cara Trump Jerat The Fed Lewat Jalur Hukum Pidana

Saat ini kinerja saham Alphabet tercatat telah tumbuh sebesar 4,22 persen sejak awal tahun berjalan. Investor kini memperhatikan apakah momentum teknologi ini mampu mempertahankan posisi harga di atas rekor sebelumnya.

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google
Rendy Andriyanto
Ditulis oleh
Rendy Andriyanto

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku