Microsoft Lepas Eksklusivitas OpenAI, Qualcomm Naik 3%

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Microsoft Lepas Eksklusivitas OpenAI, Qualcomm Naik 3%

Share this article

Gotrade News - Hubungan eksklusif antara Microsoft dan OpenAI resmi diakhiri pada Senin (27/04). Bersamaan, Qualcomm melonjak lebih dari 3% atas laporan kerja sama smartphone AI dengan OpenAI dan MediaTek.

  • Microsoft kehilangan akses eksklusif terhadap teknologi OpenAI yang membuka jalan distribusi melalui Amazon dan Google.
  • Microsoft tetap menjadi mitra cloud utama dengan lisensi IP berlaku hingga tahun 2032.
  • Qualcomm dilaporkan menggandeng OpenAI dan MediaTek untuk membangun chipset smartphone berbasis AI.

Microsoft sebelumnya memegang hak eksklusif distribusi atas teknologi OpenAI sejak kemitraan awal. Pelonggaran ini memungkinkan OpenAI menjalin kesepakatan langsung dengan platform cloud rival.

Amazon dan Google kini menjadi calon mitra distribusi yang potensial dipilih OpenAI berikutnya. Financial Times bulan Maret melaporkan adanya potensi kesepakatan cloud bernilai $50 miliar yang sempat menjadi sumber gesekan.

Meski kehilangan eksklusivitas, Microsoft tetap memegang sejumlah hak strategis di kemitraan ini. Status mitra cloud utama tetap berlaku, demikian pula hak first-ship sebelum produk tersedia di platform lain.

Lisensi kekayaan intelektual ChatGPT ke Microsoft tetap berlaku hingga tahun 2032. Perusahaan juga tidak memiliki kewajiban berbagi pendapatan kepada OpenAI dalam ketentuan baru ini.

Saham Microsoft melemah sekitar 1% di sesi premarket sebelum pasar dibuka. Investor menilai pelonggaran kemitraan eksklusif sebagai pengikis keunggulan kompetitif Microsoft di kategori AI.

Reaksi positif justru muncul dari saham Qualcomm yang melonjak lebih dari 3% pada Senin. TF International Securities melaporkan Qualcomm sedang mengembangkan prosesor smartphone bersama OpenAI.

Smartphone AI ini diproyeksikan menggunakan kombinasi chipset Qualcomm dan MediaTek di bawah desain bersama OpenAI. Detail spesifikasi teknis dan jadwal peluncuran belum diumumkan secara resmi oleh ketiga pihak.

Konteks ini menempatkan Qualcomm sebagai pemenang awal dari pelonggaran kemitraan Microsoft-OpenAI. Diversifikasi mitra teknologi OpenAI memberi peluang lebih luas bagi perusahaan chip di luar lingkar Nvidia.

Bagi investor ritel, pergeseran ini mengubah peta persaingan AI dari poros tunggal ke ekosistem yang lebih cair. Eksposur ke nama-nama chip seperti Qualcomm patut dipertimbangkan ulang seiring tema smartphone AI berkembang.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade