Gotrade News - Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada Senin (27/04) setelah negosiasi damai AS-Iran macet kembali. Investor merespons risiko geopolitik di Selat Hormuz sembari bersiap menghadapi rilis laba korporasi Mag 7 pekan ini.
- Dow Jones turun 0,24% ke 49.112 sementara S&P 500 dan Nasdaq melemah tipis di bawah 0,2%.
- Goldman Sachs menaksir pasokan minyak Teluk Persia turun lebih dari 50% atau sekitar 14,5 juta barel per hari.
- Saham defensif seperti Verizon naik 3,77% sementara Tesla, Microsoft, dan Apple kompak terkoreksi.
Pasar berhadapan dengan tekanan ganda dari sisi makro dan geopolitik. Tehran sebelumnya melempar proposal pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai kartu negosiasi.
Trump kemudian membatalkan rencana pembicaraan akhir pekan setelah menilai posisi tawar lebih kuat. Ketegangan langsung memanas tanpa jadwal pertemuan baru di antara kedua belah pihak.
Pergerakan minyak menjadi indikator paling mencolok dari ketidakpastian ini. WTI naik 1,89% ke $96,18 sementara Brent menguat 2,27% ke $101,38.
Goldman Sachs memperkirakan pasokan minyak Teluk Persia turun lebih dari 50% bulan ini. Cadangan minyak global berpotensi terkuras hampir satu miliar barel hingga Juni.
Saham teknologi besar ikut tertekan meski beberapa nama chip justru menguat. Tesla turun 2,92%, Microsoft melemah 0,86%, dan Apple terkoreksi 1,24%.
Berbeda dengan tren penurunan, sektor chip dan energi malah menjadi titik terang. Intel naik 4,31%, Micron menguat 5,04%, dan SanDisk terbang 5,62% di awal sesi.
Investor juga bersiap untuk pekan padat laba dari kelompok Mag 7. Microsoft, Alphabet, dan Meta dijadwalkan rilis Rabu (29/04), sementara Amazon menyusul Kamis (30/04).
Hingga Senin pagi, sekitar 80% dari 139 emiten S&P 500 yang sudah laporan berhasil melampaui konsensus. Pertumbuhan laba tahunan diproyeksikan mencapai 12% untuk kuartal pertama tahun ini.
Dua arah penentu menjadi sorotan untuk sesi-sesi lanjutan pekan ini. Harga minyak menjadi proxy ketegangan AS-Iran, sedangkan hasil laba Mag 7 akan menentukan keberlanjutan rally tech.












