Saham Apple (AAPL) Turun 1,9% Usai Laporan Kuartal IV (4 November 2026)

Ringkasan
- Saham Apple (AAPL) turun 1,90% ke $331,90 pada Selasa, 3 November 2026, saat Nasdaq Composite naik 0,83%.
- Menurut CNBC, Apple memproyeksikan margin kotor kuartal Desember 45% hingga 46%, di bawah estimasi analis 46,3%, terutama karena biaya memori yang lebih tinggi.
- Pendapatan kuartal IV fiskal 2026 naik 12% ke $114,5 miliar dan melampaui estimasi, tetapi saham Apple bergerak 2,73 poin persentase lebih lemah dari Nasdaq.
Gotrade News - Saham Apple (AAPL) ditutup di $331,90 pada Selasa, 3 November 2026 waktu New York, melemah $6,42 atau 1,90%. Saham Apple turun sehari setelah laporan kuartal IV fiskal 2026, yang menurut CNBC memuat proyeksi margin kotor kuartal Desember di bawah estimasi analis akibat biaya memori yang lebih tinggi.
Data Perdagangan Saham AAPL
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $331,90 |
| Perubahan | -$6,42 (-1,90%) |
| Penutupan sebelumnya | $338,32 |
| Harga pembukaan | $325,58 |
| Rentang harian | $325,33 hingga $334,50 |
| Volume | 63,2 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 39,7 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $243,42 hingga $351,73 |
| Kapitalisasi pasar | $4,82 triliun |
Data penutupan sesi reguler Selasa, 3 November 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 4 November 2026 pukul 04.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 4 November 2025. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga AAPL terkini di halaman harga saham Apple (AAPL) hari ini.
Pergerakan Saham AAPL Sepanjang Sesi
Saham Apple dibuka di $325,58, di bawah penutupan sebelumnya, lalu bergerak dalam rentang $325,33 hingga $334,50. Harga penutupan berada di atas harga pembukaan dan $6,57 di atas level terendah harian. Volume perdagangan mencapai 63,2 juta saham, 59,10% di atas rata-rata 39,7 juta saham.
Penurunan Apple berlawanan dengan arah pasar. Nasdaq Composite naik 0,83% ke 25.372,01 dan S&P 500 naik 0,36% ke 7.568,92, sementara Dow Jones Industrial Average turun 0,38% ke 51.786,72. Artinya, Apple bergerak 2,73 poin persentase lebih lemah dari Nasdaq.
Saham teknologi berkapitalisasi besar lainnya justru menguat. Microsoft (MSFT) naik 2,74% ke $520,99, Meta Platforms (META) naik 2,36% ke $621,03, dan Nvidia (NVDA) naik 2,29% ke $206,69. Pada sesi yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 5,8 basis poin ke 4,95%.
Setelah penurunan ini, saham Apple berada 5,64% di bawah level tertinggi 52 minggu di $351,73 dan 36,35% di atas level terendah 52 minggu di $243,42.
Kenapa Saham Apple Turun?
Menurut rilis resmi Apple yang dilampirkan dalam laporan Form 8-K ke SEC, pendapatan kuartal IV fiskal 2026 yang berakhir 26 September 2026 mencapai $114,5 miliar, naik 12% secara tahunan. Laba per saham terdilusi tercatat $2,10, naik 14%, termasuk $0,05 dari pengembalian tarif. Margin kotor mencapai 47,9%, termasuk dampak positif sekitar 1 poin persentase dari pengembalian tarif.
Angka itu melampaui estimasi. Dilansir The Next Web yang mengutip data LSEG, analis memperkirakan pendapatan $113,39 miliar dan laba $1,99 per saham.
Media keuangan mengaitkan penurunan saham dengan proyeksi kuartal Desember. Menurut CNBC, CFO Kevan Parekh memproyeksikan margin kotor 45% hingga 46%, di bawah rata-rata estimasi analis 46,3% menurut LSEG. Parekh menyebut tekanan itu terutama berasal dari biaya memori yang lebih tinggi, ditambah sebagian biaya peningkatan Siri AI.
CEO John Ternus menyebut kondisi harga memori saat ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan ia memperkirakan harga pembelian memori terus naik setelah kuartal Desember, seperti dilaporkan CNBC. Melansir The Next Web, Apple juga memproyeksikan pertumbuhan pendapatan layanan 8% hingga 9%, di bawah ekspektasi analis 10,7% menurut Reuters.
Analisis Saham AAPL: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Pendapatan $114,5 miliar menjadi rekor kuartal September, dan pendapatan layanan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $31,57 miliar, menurut rilis Apple.
- Menurut The Next Web, Parekh memproyeksikan pendapatan kuartal Desember tumbuh 7% hingga 10%, di atas perkiraan analis 6,1% menurut LSEG.
- Apple membukukan arus kas operasi $28 miliar dan mengembalikan $28 miliar kepada pemegang saham pada kuartal tersebut. Perusahaan juga mengumumkan dividen $0,27 per saham yang dibayarkan pada 16 November 2026 kepada pemegang saham yang tercatat per 12 November 2026.
Risiko
- Proyeksi margin kotor 45% hingga 46% lebih rendah dari 47,9% pada kuartal September dan di bawah estimasi analis 46,3%, menurut CNBC.
- Ternus memperkirakan harga pembelian memori terus naik setelah kuartal Desember, seperti dilaporkan CNBC.
- Menurut The Next Web, COO Sabih Khan menyebut pasokan Mac dan iPad akan terbatas pada kuartal Desember, terutama karena memori, dan pasokan iPhone Duo juga masih terbatas.
- Margin kotor dan laba per saham kuartal IV terbantu pengembalian tarif, masing-masing sekitar 1 poin persentase dan $0,05 per saham, menurut rilis Apple.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.












