Saham Grab Naik 9,1% Usai Laporan Kuartal III (4 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Grab Naik 9,1% Usai Laporan Kuartal III (4 November 2026)

Ringkasan

  • Saham Grab (GRAB) naik 9,09% ke $3,12 pada sesi Selasa, 3 November 2026, dengan volume 153,6 juta saham.
  • Kenaikan terjadi setelah laporan kuartal III 2026, saat pendapatan naik 27% menjadi $1,112 miliar dan EBITDA disesuaikan naik 73% ke rekor $237 juta.
  • Grab menaikkan panduan 2026, sementara laba periode berjalan hanya $18 juta dan laba per saham berada di bawah estimasi konsensus Zacks.

Gotrade News - Saham Grab (GRAB) naik $0,26 atau 9,09% ke $3,12 pada penutupan sesi Selasa, 3 November 2026 waktu New York, atau Rabu, 4 November 2026 pukul 04.00 WIB. Saham Grab naik setelah perusahaan merilis laporan keuangan kuartal III 2026 dengan rekor EBITDA disesuaikan dan menaikkan panduan kinerja setahun penuh.

Data Perdagangan Saham GRAB

DataNilai
Harga penutupan$3,12
Perubahan+$0,26 (+9,09%)
Penutupan sebelumnya$2,86
Harga pembukaan$3,22
Rentang harian$3,08 hingga $3,32
Volume153,6 juta saham
Rata-rata volume 30 hari68,8 juta saham
Rentang 52 minggu$2,67 hingga $6,24

Data penutupan sesi reguler Selasa, 3 November 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 4 November 2026 pukul 04.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 4 November 2025. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga GRAB terkini di halaman harga saham Grab (GRAB) hari ini.

Baca juga: Saham Meta Naik 2,4% ke $621,03 (4 November 2026)

Pergerakan Saham GRAB Sepanjang Sesi

Saham GRAB dibuka di $3,22, jauh di atas penutupan sebelumnya di $2,86, lalu bergerak di rentang $3,08 hingga $3,32. Penutupan di $3,12 berada di bawah harga pembukaan dan hanya $0,04 di atas level terendah harian, sehingga sebagian kenaikan awal sesi terpangkas.

Volume perdagangan mencapai 153,6 juta saham, 123,20% di atas rata-rata 68,8 juta saham. Kenaikan GRAB melampaui Nasdaq Composite yang naik 0,83% ke 25.372,01, dengan selisih 8,26 poin persentase. S&P 500 naik 0,36% ke 7.568,92, Dow Jones Industrial Average turun 0,38% ke 51.786,72, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 5,8 basis poin ke 4,95%.

Di antara saham teknologi konsumen, Sea Limited (SE) naik 1,71% ke $76,77 dan Amazon (AMZN) naik 2,06% ke $250,69. Meski menguat, harga GRAB masih 49,96% di bawah level tertinggi 52 minggu di $6,24 dan 16,85% di atas level terendah 52 minggu di $2,67.

Baca juga: Saham Tesla (TSLA) Turun 1,3% ke $398,50 (4 November 2026)

Kenapa Saham Grab Naik?

Menurut siaran pers kuartal III 2026 Grab yang diajukan ke SEC pada 3 November 2026, pendapatan naik 27% secara tahunan, atau 30% dengan kurs konstan, menjadi $1,112 miliar. EBITDA disesuaikan naik 73% ke rekor $237 juta dengan margin 21,3%, laba operasional naik 297% menjadi $108 juta, dan pengguna bertransaksi bulanan mencapai rekor 57,2 juta.

Grab juga menaikkan panduan 2026. Pendapatan grup kini dipatok $4,15 miliar hingga $4,20 miliar, dari sebelumnya $4,10 miliar hingga $4,15 miliar, dan EBITDA disesuaikan $790 juta hingga $800 juta, dari $720 juta hingga $740 juta. Media keuangan mengaitkan kenaikan saham dengan dua kabar ini: dilansir Motley Fool, saham GRAB naik setelah pendapatan kuartal III melampaui perkiraan dan perusahaan menaikkan panduan setahun penuh.

Melansir Zacks, pendapatan $1,11 miliar itu 4,02% di atas estimasi konsensus Zacks sebesar $1,07 miliar. Pendapatan layanan keuangan sebesar $201 juta juga melampaui estimasi rata-rata analis di $173,21 juta.

Analisis Saham GRAB: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut siaran pers Grab, segmen layanan keuangan mencatat EBITDA disesuaikan positif untuk pertama kalinya, $12 juta dibanding minus $28 juta setahun sebelumnya, dengan portofolio pinjaman bruto naik 200% menjadi $2,71 miliar.
  • CFO Grab Peter Oey menyebut kuartal ini sebagai kuartal ke-19 berturut-turut EBITDA disesuaikan tumbuh. Grab juga membeli kembali saham senilai $400 juta pada September dan Oktober, dengan sisa program $500 juta.
  • On-Demand GMV naik 18% menjadi $6,84 miliar, dengan pendapatan pengantaran naik 21% ke $561 juta dan pendapatan mobilitas naik 10% ke $349 juta.

Risiko

  • Laba periode berjalan hanya $18 juta, nyaris sama dengan $17 juta setahun sebelumnya. Melansir Zacks, laba per saham $0 berada di bawah estimasi konsensus $0,02.
  • Insentif On-Demand naik 64 basis poin menjadi 10,7% dari GMV, yang menurut Grab dialokasikan untuk pasokan mitra pengemudi dan adopsi produk baru.
  • Komisi Perdagangan Adil Taiwan menolak rencana akuisisi foodpanda Taiwan, sehingga Grab akan menanggung biaya pembatalan $60 juta yang dicatat pada kuartal IV 2026.
  • Grab menyebut pertumbuhan pendapatan layanan keuangan antara lain ditopang konsolidasi Superbank sejak Juni dan akuisisi Stash. Kredit bermasalah 90 hari ke atas tercatat 2,6% dari portofolio pinjaman.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku