Saham Tesla (TSLA) Turun 1,3% ke $398,50 (4 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Tesla (TSLA) Turun 1,3% ke $398,50 (4 November 2026)

Ringkasan

  • Saham Tesla (TSLA) turun 1,32% ke $398,50 pada sesi 3 November 2026, saat Nasdaq Composite naik 0,83%.
  • Sumber yang dikutip belum menyebut satu penyebab khusus dari perusahaan, sementara data CPCA yang dilaporkan GuruFocus menunjukkan penjualan mobil Tesla buatan China pada Oktober naik 10,3% secara tahunan tetapi turun 28,9% dari September.
  • Volume perdagangan 27,38% di bawah rata-rata, dan TSLA kini berada 20,11% di bawah level tertinggi 52 minggu.

Gotrade News - Saham Tesla (TSLA) ditutup melemah 1,32% ke $398,50 pada perdagangan Selasa, 3 November 2026 waktu New York, atau Rabu, 4 November 2026 pukul 04.00 WIB. Saham Tesla turun saat Nasdaq Composite justru menguat 0,83%, dan media keuangan belum mengaitkan pelemahan ini dengan satu kabar perusahaan, meski hari itu ada kabar penjualan Tesla di China, robotaxi Fort Worth, dan tokenisasi saham.

Data Perdagangan Saham TSLA

DataNilai
Harga penutupan$398,50
Perubahan-$5,32 (-1,32%)
Penutupan sebelumnya$403,82
Harga pembukaan$406,25
Rentang harian$396,54 hingga $406,49
Volume26,6 juta saham
Rata-rata volume 30 hari36,7 juta saham
Rentang 52 minggu$297,38 hingga $498,83
Kapitalisasi pasar$1,58 triliun

Data penutupan sesi reguler Selasa, 3 November 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 4 November 2026 pukul 04.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 4 November 2025. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga TSLA terkini di halaman harga saham Tesla (TSLA) hari ini.

Baca juga: Saham Meta Naik 2,4% ke $621,03 (4 November 2026)

Pergerakan Saham TSLA Sepanjang Sesi

TSLA dibuka di $406,25 dan sempat mencapai $406,49, lalu melemah sepanjang sesi hingga menyentuh level terendah harian $396,54. Saham ini ditutup hanya $1,96 di atas level terendah tersebut.

Volume perdagangan mencapai 26,6 juta saham, 27,38% di bawah rata-rata 36,7 juta saham.

Pada sesi 3 November 2026, TSLA tertinggal 2,15 poin persentase dari Nasdaq Composite yang naik 0,83% ke 25.372,01. S&P 500 naik 0,36% ke 7.568,92, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,38% ke 51.786,72. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 5,8 basis poin ke 4,95% pada sesi yang sama.

Baca juga: Saham Grab Naik 9,1% Usai Laporan Kuartal III (4 November 2026)

Sesama produsen mobil listrik, Rivian (RIVN) naik 0,76%, sementara SpaceX (SPCX) naik 3,62%. Pada harga penutupan ini, TSLA berada 20,11% di bawah level tertinggi 52 minggu dan 34,00% di atas level terendah 52 minggu.

Kenapa Saham Tesla Turun?

Tidak ada sumber yang dikutip artikel ini yang menyebut satu penyebab khusus dari perusahaan untuk pelemahan TSLA pada 3 November 2026. Menurut GuruFocus, perluasan robotaxi ke Fort Worth menjadi sorotan hari itu, tetapi kabar tersebut tidak menjelaskan apa yang mendorong penurunan harian. Pelemahan ini berlawanan dengan arah Nasdaq Composite dan saham Rivian yang sama-sama naik.

Kabar pertama datang dari China. Menurut data China Passenger Car Association (CPCA) seperti dilaporkan GuruFocus pada 3 November 2026, Tesla menjual 67.829 unit Model 3 dan Model Y buatan China pada Oktober, naik 10,3% dibanding Oktober tahun lalu dan menjadi pertumbuhan tahunan ke-12 berturut-turut. Namun, angka itu 28,9% lebih rendah dari September yang mencapai 95.366 unit, bulan terbaik pabrik Shanghai sepanjang 2026.

Kabar kedua adalah robotaxi. GuruFocus, mengutip laporan Not a Tesla App dan TeslaNorth, mencatat layanan robotaxi Tesla meluas ke Fort Worth dan bergabung dengan Austin, Dallas, dan Houston dalam jaringan Tesla di Texas. Pengumuman itu belum merinci ukuran armada, tarif, dan apakah area layanan Dallas dan Fort Worth akan tersambung.

Kabar ketiga menyangkut tokenisasi saham. Dilansir TheStreet, Tesla dan SpaceX pada 3 November 2026 mengajukan keberatan atas rencana OKXICE TSV, usaha patungan 50-50 antara Intercontinental Exchange (induk New York Stock Exchange) dan bursa kripto OKX, untuk menawarkan versi token dari saham mereka. Pengecualian inovasi SEC yang terbit September memberi perusahaan hak untuk menolak tokenisasi sahamnya oleh pihak ketiga, dengan batas waktu 30 hari yang jatuh pada 3 November. Amazon (AMZN) dan sejumlah perusahaan besar lain juga keberatan.

Analisis Saham TSLA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Penjualan mobil Tesla buatan China tumbuh secara tahunan selama 12 bulan berturut-turut hingga Oktober 2026, menurut data CPCA yang dilaporkan GuruFocus.
  • Ekspor pabrik Shanghai lebih dari dua kali lipat menjadi 361.972 unit pada sembilan bulan pertama 2026, didukung registrasi yang membaik di beberapa negara Eropa dan permintaan dari Korea Selatan, menurut GuruFocus.
  • Jaringan robotaxi Tesla di Texas kini mencakup empat kota: Austin, Dallas, Houston, dan Fort Worth.

Risiko

  • Pengiriman domestik Tesla di China pada sembilan bulan pertama 2026 turun 11,9% menjadi 381.088 unit, dan Tesla menghadapi tekanan produsen lokal dalam hal harga, fitur, dan pilihan model, menurut GuruFocus.
  • Pertumbuhan 10,3% Tesla di China pada Oktober berada di bawah penjualan grosir mobil penumpang energi baru nasional, yang menurut data awal industri yang dikutip GuruFocus naik 12% menjadi sekitar 1,8 juta unit.
  • Ukuran armada dan tarif robotaxi Fort Worth belum diumumkan, sehingga skala komersialnya belum terukur.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku