Saham Boeing (BA) Turun 10,7%, Ini Sentimennya (28 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham Boeing (BA) turun 10,69% ke $168,18 pada sesi 27 Oktober 2026, saat Nasdaq Composite naik 1,18%.
- Rugi inti kuartal III sebesar $0,34 per saham lebih buruk dari perkiraan, dan menurut Motley Fool manajemen mengakui stabilisasi produksi 737 MAX di laju 47 per bulan butuh waktu lebih lama.
- Penutupan BA hanya 0,46% di atas level terendah 52 minggu, dengan volume 47,3 juta saham atau 472,57% di atas rata-rata.
Gotrade News - Saham Boeing (BA) turun 10,69% ke $168,18 pada penutupan sesi Selasa, 27 Oktober 2026 waktu New York, atau Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Media keuangan mengaitkan saham Boeing turun tajam ini dengan rugi inti kuartal III yang lebih buruk dari perkiraan analis serta pengakuan manajemen bahwa stabilisasi produksi 737 MAX berjalan lebih lambat dari rencana.
Data Perdagangan Saham BA
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $168,18 |
| Perubahan | -$20,13 (-10,69%) |
| Penutupan sebelumnya | $188,31 |
| Harga pembukaan | $183,50 |
| Rentang harian | $167,41 hingga $187,86 |
| Volume | 47,3 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 8,3 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $167,41 hingga $254,35 |
| Kapitalisasi pasar | $133,3 miliar |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 3.051.000 per saham (kurs Rp 18.144 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 28 Oktober 2025. Kurs Rp 18.144 per dolar AS: Yahoo Finance, 27 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga BA terkini di halaman harga saham Boeing (BA) hari ini.
Pergerakan Saham BA Sepanjang Sesi
Setelah dibuka di $183,50, di bawah penutupan sebelumnya $188,31, saham BA bergerak di rentang $167,41 hingga $187,86. Harga penutupan hanya $0,77 di atas level terendah hari itu, sehingga saham ini menutup sesi dekat titik terlemahnya.
Volume perdagangan mencapai 47,3 juta saham, atau 472,57% di atas rata-rata 8,3 juta saham. Level terendah sesi di $167,41 juga merupakan level terendah 52 minggu, sehingga penutupan BA berada 0,46% di atasnya dan 33,88% di bawah level tertinggi 52 minggu di $254,35.
Penurunan ini berlawanan dengan arah pasar. Pada sesi yang sama, Nasdaq Composite naik 1,18% ke 26.477,81, S&P 500 naik 0,60% ke 7.722,60, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,03% ke 52.377,57, sehingga BA tertinggal 11,87 poin persentase dari Nasdaq. Saham besar lain seperti Nvidia (NVDA) naik 0,90% dan Tesla (TSLA) naik 4,04%, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ditutup di 4,99%, naik 0,7 basis poin.
Kenapa Saham Boeing Turun?
Menurut rilis resmi Boeing yang dilaporkan ke SEC pada 27 Oktober 2026, pendapatan kuartal III mencapai $24,2 miliar dengan rugi bersih $116 juta. Rugi inti (non-GAAP) tercatat $0,34 per saham, sementara rugi per saham versi GAAP sebesar $0,26. Dilansir Motley Fool, rugi inti tersebut lebih buruk dari perkiraan Wall Street sebesar $0,21 per saham.
Sorotan utama ada di produksi. Dalam rilisnya, Boeing menyebut program 737 masih bergerak menuju produksi stabil 47 unit per bulan. Menurut Motley Fool, CEO Kelly Ortberg mengakui butuh waktu lebih lama dari perkiraan untuk menunjukkan kinerja di laju 47, dengan stabilitas penuh baru diharapkan tahun depan dan target laju 52 untuk keluarga 737 baru di paruh kedua 2027.
Melansir laporan pasar harian Motley Fool, Boeing juga tidak akan mencapai target pengiriman 500 unit 737 MAX tahun ini. Ortberg memperkirakan arus kas bebas sekitar $2 miliar tahun ini dan $10 miliar pada 2029, di bawah angka $12,5 miliar yang sebelumnya dimodelkan konsensus untuk 2029. The Wall Street Journal mencatat ini sebagai penurunan harian terdalam saham Boeing dalam lebih dari enam tahun, setelah manajemen meredam ekspektasi pemulihan keuangan yang cepat.
Analisis Saham BA: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Total backlog Boeing mencapai rekor $745 miliar, termasuk lebih dari 6.300 pesawat komersial, menurut rilis perusahaan.
- Boeing mencatat arus kas operasi $1,5 miliar dan arus kas bebas $464 juta pada kuartal III, sementara program 787 disebut stabil di laju 8 unit per bulan.
- Dalam periode ini, 737-7 memperoleh sertifikasi tipe yang diamendemen dari FAA, 737-10 tersertifikasi pada Oktober, dan Boeing dipilih Angkatan Laut AS untuk program jet tempur F/A-XX.
Risiko
- Stabilisasi 737 MAX di laju 47 unit per bulan berjalan lebih lambat dari perkiraan manajemen, dan laju 52 baru ditargetkan pada paruh kedua 2027, menurut Motley Fool.
- Menurut Motley Fool, pengiriman 737 MAX tahun ini tidak akan mencapai target 500 unit, sementara proyeksi arus kas bebas 2029 sebesar $10 miliar berada di bawah angka konsensus sebelumnya.
- Saham BA ditutup hanya 0,46% di atas level terendah 52 minggu, dengan volume 472,57% di atas rata-rata.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
- Boeing Reports Third Quarter Results (Boeing, Form 8-K SEC)
- Boeing's Backlog Grew to $745 Billion. The Question Remains How Fast It Can Fulfill It (Motley Fool)
- Stock Market Today, Oct. 27: Boeing Plummets 11% on Lower Production Rates and Missed Delivery Targets (Motley Fool)
- Boeing Stock Suffers Worst Day Since 2020 (The Wall Street Journal)
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.












