Saham Sea Limited (SE) Naik 1,0%, Ini Sentimennya (28 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Sea Limited (SE) Naik 1,0%, Ini Sentimennya (28 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Sea Limited (SE) naik 0,97% ke $74,73 pada sesi 27 Oktober 2026, lebih tipis dari kenaikan Nasdaq Composite sebesar 1,18%.
  • Belum ada sumber yang menyebut pemicu khusus dari perusahaan; pada hari itu Sea mengumumkan laporan kuartal III 2026 akan dirilis pada 10 November 2026.
  • SE masih 54,44% di bawah level tertinggi 52 minggu, sementara media keuangan mengaitkan pelemahan pada 20 Oktober dengan kekhawatiran belanja untuk Sea Cloud.

Gotrade News - Saham Sea Limited (SE) ditutup naik 0,97% atau $0,72 ke $74,73 pada sesi Selasa, 27 Oktober 2026 waktu New York, yang berakhir Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Saham Sea Limited naik lebih tipis dari Nasdaq Composite, dan belum ada sumber yang menyebut pemicu khusus dari perusahaan; kabar resmi Sea pada hari itu adalah jadwal rilis laporan kuartal III 2026.

Data Perdagangan Saham SE

DataNilai
Harga penutupan$74,73
Perubahan+$0,72 (+0,97%)
Penutupan sebelumnya$74,01
Harga pembukaan$74,21
Rentang harian$73,88 hingga $75,59
Volume7,5 juta saham
Rata-rata volume 30 hari5,6 juta saham
Rentang 52 minggu$71,53 hingga $164,03
Setara dalam rupiahsekitar Rp 1.356.000 per saham (kurs Rp 18.144 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 28 Oktober 2025. Kurs Rp 18.144 per dolar AS: Yahoo Finance, 27 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga SE terkini di halaman harga saham Sea Limited (SE) hari ini.

Baca juga: Baker Hughes Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $8,0 Miliar

Pergerakan Saham SE Sepanjang Sesi

SE dibuka di $74,21, sedikit di atas penutupan sebelumnya $74,01, lalu bergerak dalam rentang $73,88 hingga $75,59. Saham ini menutup sesi $0,85 di atas level terendah harian, tetapi masih di bawah puncak intraday. Volume perdagangan mencapai 7,5 juta saham, 33,72% di atas rata-rata 5,6 juta saham.

Kenaikan 0,97% itu tertinggal 0,21 poin persentase dari Nasdaq Composite yang naik 1,18% ke 26.477,81. S&P 500 menguat 0,60% ke 7.722,60, sedangkan Dow Jones Industrial Average hanya naik 0,03% ke 52.377,57. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 0,7 basis poin ke 4,99%.

Di antara saham teknologi konsumen lain, Amazon (AMZN) naik 1,61% ke $253,10, Grab (GRAB) naik 0,37% ke $2,72, dan Alibaba (BABA) nyaris datar dengan perubahan -0,01% ke $100,24. Dengan penutupan di $74,73, SE berada 54,44% di bawah level tertinggi 52 minggu di $164,03 dan hanya 4,47% di atas level terendah 52 minggu di $71,53.

Baca juga: FirstEnergy Rilis Laba Kuartal III 2026, Core EPS $0,98

Kenapa Saham Sea Limited Naik?

Tidak ada sumber yang kami baca yang menyebut pemicu khusus dari perusahaan untuk kenaikan pada 27 Oktober, sehingga pergerakan SE lebih tepat dibaca searah dengan penguatan indeks Nasdaq Composite pada sesi yang sama. Pada hari itu, menurut rilis resmi Sea Limited melalui Business Wire, perusahaan mengumumkan akan merilis laporan kuartal III 2026 sebelum pasar AS dibuka pada 10 November 2026.

Sepekan sebelumnya, pada 20 Oktober 2026, Sea melaporkan kepada SEC melalui Form 6-K email pendiri sekaligus CEO Forrest Li kepada seluruh karyawan. Email itu menyebut Sea akan meluncurkan Sea Cloud, platform enterprise berbasis AI yang dibangun dari infrastruktur yang selama ini menjalankan Shopee, Garena dan Monee. Menurut Forrest Li, melantai di bursa dapat memberi Monee, unit layanan keuangan digital Sea, sumber daya dan ruang untuk tumbuh lebih jauh dan lebih cepat, meski email itu tidak menyebut jadwal penawaran umum perdana (IPO).

Pada hari yang sama, media keuangan TradingKey mengaitkan pelemahan saham SE dengan kekhawatiran investor bahwa pembangunan Sea Cloud membutuhkan belanja besar yang dapat menekan margin dan arus kas jangka pendek.

Analisis Saham SE: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Dilansir Investing.com, pendapatan kuartal II 2026 naik 48,1% secara tahunan menjadi $7,8 miliar, di atas estimasi $7,09 miliar.
  • Ketiga lini bisnis tumbuh pada kuartal II: nilai transaksi kotor (GMV) Shopee naik 28,4% ke $38,3 miliar, pendapatan Monee naik 58,9% ke $1,4 miliar, dan pendapatan Garena naik 33,5% ke $746,6 juta, menurut laporan yang sama.
  • Menurut Sea, Monee mendekati titik untuk bisa berdiri sendiri, sementara Sea Cloud memakai infrastruktur yang sudah dijalankan perusahaan lebih dari sepuluh tahun.

Risiko

  • Laba per saham yang disesuaikan pada kuartal II sebesar $0,70, di bawah konsensus analis $0,86, melansir Investing.com.
  • Email CEO tidak mencantumkan angka belanja modal, anggaran, ataupun tanggal peluncuran Sea Cloud, sementara TradingKey mencatat kekhawatiran pasar soal tekanan margin dari rencana tersebut.
  • TradingKey juga menyoroti persaingan Shopee dengan TikTok Shop, Lazada, Shein dan Temu, serta risiko kredit bermasalah seiring pertumbuhan pinjaman Monee.
  • Pada penutupan 27 Oktober, SE masih 54,44% di bawah level tertinggi 52 minggu dan hanya 4,47% di atas level terendahnya.

Agenda terdekat adalah conference call hasil kuartal III pada 10 November 2026 pukul 07.30 waktu Timur AS atau 20.30 waktu Singapura (19.30 WIB), sesuai jadwal resmi perusahaan.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku