Saham Healthcare Value AS: LLY, UHS, hingga RXRX

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Saham Healthcare Value AS: LLY, UHS, hingga RXRX

Share this article

Gotrade News - Saham healthcare value AS kembali menarik perhatian investor pada Senin (26/5) setelah Morgan Stanley menaikkan keyakinannya pada Eli Lilly. Bank investasi itu menilai pasar terlalu meremehkan dominasi internasional Mounjaro dan Zepbound milik Eli Lilly.

Selain Eli Lilly, operator rumah sakit besar dan beberapa nama biotek dinilai analis berada di level valuasi murah. Rotasi ke segmen healthcare value berpotensi memberikan peluang baru bagi investor yang mencari katalis defensif.

Key Takeaways

  • Morgan Stanley menilai Eli Lilly menguasai lebih dari 50% pasar GLP-1 internasional, dengan penjualan Mounjaro tumbuh 125% pada Q1 2026.
  • Universal Health Services dan Tenet Healthcare masuk daftar saham NYSE murah versi analis, ditopang pertumbuhan pendapatan dan EBITDA yang stabil.
  • Recursion Pharmaceuticals menyentuh titik terendah 52 minggu di USD2,77, mencerminkan tekanan pada biotek tahap awal berbasis AI.

Katalis Mounjaro untuk Eli Lilly

Menurut The Motley Fool, Morgan Stanley menyebut performa GLP-1 internasional Eli Lilly belum dihargai pasar. Mereka memperkirakan Eli Lilly kini menguasai sedikit di atas 50% pasar GLP-1 di luar AS.

Penjualan Mounjaro melonjak 125% pada kuartal pertama 2026, sementara Zepbound tumbuh 80% dibandingkan periode yang sama. Pertumbuhan ini menegaskan dominasi Eli Lilly (LLY) di kategori obat penurun berat badan.

Di India, Mounjaro mencatat pertumbuhan 10% meskipun menghadapi tekanan dari generik setelah paten Wegovy milik Novo Nordisk (NVO) berakhir. Hal ini memperlihatkan ketahanan permintaan Mounjaro di pasar berkembang.

Saham LLY ditutup di USD1.066,66 atau naik 2,40% dengan kapitalisasi pasar sekitar USD1 triliun. Rasio P/E saat ini sekitar 38x, lebih rendah dari rata-rata lima tahun di 56x.

Eli Lilly juga sedang mengembangkan GLP-1 generasi berikutnya yang diharapkan lebih potent. Produk ini diposisikan untuk menjawab kelemahan formulasi pil saat ini dibandingkan versi suntik.

Dilansir The Motley Fool, kandidat berikutnya berpotensi memperkuat posisi Eli Lilly di lanskap obat metabolik. Hal ini menjadi alasan utama Morgan Stanley menaikkan tone bullish-nya.

Operator Rumah Sakit dan Recursion

Melansir Insider Monkey, Universal Health Services membukukan pendapatan bersih USD4,495 miliar pada Q1 2026, tumbuh 9,6% secara tahunan. Laba bersih mencapai USD348,7 juta atau USD5,65 per saham terdilusi.

EBITDA disesuaikan UHS naik menjadi USD648,3 juta dari USD598,2 juta pada periode yang sama tahun lalu. Operator lebih dari 400 fasilitas kesehatan ini masuk daftar saham NYSE murah versi analis.

Menurut Insider Monkey, Tenet Healthcare mencatat laba bersih USD702 juta atau USD8,01 per saham terdilusi pada Q1 2026. EPS disesuaikan tumbuh 10,6% secara tahunan menjadi USD4,82.

Segmen ambulatori Tenet melalui USPI membukukan pendapatan USD1,32 miliar atau naik 10,6%. Perusahaan menegaskan kembali panduan EBITDA disesuaikan 2026 sebesar USD4,485 hingga USD4,785 miliar.

Di sisi lain, Recursion Pharmaceuticals menyentuh titik terendah 52 minggu di USD2,77 pekan lalu. Saham RXRX diperdagangkan di USD3,01 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD1,6 miliar.

Dilansir The Motley Fool, Recursion mengandalkan platform AI untuk memprediksi efektivitas senyawa obat. Perusahaan bermitra dengan Roche, Sanofi, dan Bayer, namun belum memiliki produk komersial.

Kandidat paling maju Recursion, REC-4881, masih berada di studi fase 1/2 untuk Familial Adenomatous Polyposis. Tekanan harga mencerminkan risiko klinis dan regulasi pada biotek tahap awal berbasis AI.

Bagi investor, kombinasi katalis Eli Lilly, valuasi murah operator rumah sakit, dan dip Recursion membentuk peta peluang yang beragam. Profil risiko-imbal hasil masing-masing nama berbeda dan memerlukan kalibrasi portofolio yang hati-hati. Sebagai pembanding obat besar lain, Pfizer (PFE) juga kerap masuk radar diskusi healthcare value.

Sumber


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade