Gotrade News - Berkshire Hathaway mengungkap kepemilikan baru di Macy's pada Senin (26/5) setelah enam dekade absen dari sektor department store. Pengungkapan ini muncul bersamaan dengan klaster kontrak korporat besar lainnya di pasar saham AS.
Katalis ini mendorong sentimen positif pada saham ritel dan kontraktor pemerintah pekan ini. Investor membaca pergerakan Buffett sebagai validasi nilai aset real estate Macy's yang lama terdiskon.
Key Takeaways
- Berkshire Hathaway membeli 3,04 juta saham Macy's senilai sekitar $55 juta atau setara stake 1 persen.
- Leidos memenangkan kontrak Evolve $10 miliar untuk modernisasi sistem IT Departemen Luar Negeri AS.
- Toast memperluas jejak global lewat kemitraan ICC UK, sementara Las Vegas Sands menarik perhatian analis sebagai saham NYSE murah.
Berkshire Incar Aset Real Estate Macy's
Menurut Barchart, Berkshire melaporkan kepemilikan 3,04 juta saham Macy's dalam filing 13F kuartal pertama 2026. Posisi senilai sekitar $55 juta itu menandai investasi department store pertama Berkshire sejak 1966.
Macy's diperdagangkan di $20,66 dengan kapitalisasi pasar $5 miliar dan dividen yield 4,02 persen. Forward P/E ratio yang hanya 9,05x menambah daya tarik nilai saham ini.
Daya tarik utamanya adalah portofolio real estate. Macy's memiliki atau menguasai 243 dari 665 gerainya, dengan flagship Herald Square yang dinilai independen $1 miliar hingga $3 miliar.
Saham Macy's melonjak 12,6 persen dalam lima hari pasca pengungkapan Berkshire. Pergerakan ini membalik kinerja year-to-date yang sebelumnya turun 6,5 persen.
Konsensus Wall Street tetap berhati-hati dengan rating Hold dan target harga rata-rata $18,62. Namun masuknya Berkshire Hathaway (BRK.B) sering menjadi katalis re-rating jangka menengah bagi saham yang dibelinya.
Twist menarik: Macy's (M) berpotensi unlock nilai lewat monetisasi properti. Buffett tampaknya membeli aset fisik dengan diskon dalam, bukan sekadar bisnis ritel.
Tailwind Kontrak Pemerintah untuk Leidos
Dilansir Insider Monkey, Leidos memenangkan kontrak IDIQ senilai $10 miliar dari Departemen Luar Negeri AS pada 21 Mei 2026. Kontrak Evolve mencakup empat area fungsional utama.
Cakupan kerja meliputi layanan cloud dan data center, pengembangan aplikasi, jaringan telekomunikasi, serta dukungan pengguna akhir. Modernisasi ini akan melayani infrastruktur global Departemen Luar Negeri termasuk seluruh kedutaan dan konsulat.
Leidos akan menerapkan keamanan zero-trust, operasi berbasis AI, dan pemantauan otomatis. Kontrak ini sejalan dengan inisiatif strategis NorthStar 2030 untuk transformasi digital perusahaan.
Di sektor hospitality, Toast bermitra dengan ICC UK untuk mendukung ekspansi global merek-merek hospitality. Platform Toast kini melayani sekitar 171.000 lokasi di seluruh dunia.
Merek multi-lokasi seperti Chotto Matte, Miznon, dan Carbone sudah menggunakan platform Toast di pasar UK dan AS. Strategi build global, act local memberikan dukungan lokal sambil mempertahankan konsistensi operasional lintas pasar.
Las Vegas Sands juga masuk radar analis sebagai saham NYSE bernilai murah. EBITDA properti konsolidasi LVS naik 24,6 persen menjadi $1,42 miliar pada kuartal pertama 2026.
Pertumbuhan pendapatan mencapai 25,3 persen dengan EPS terdilusi melonjak 73,5 persen. Las Vegas Sands (LVS) juga membayar dividen kuartalan $0,30 per saham dan melakukan buyback agresif.
Sejak akhir 2023, LVS telah membeli kembali sekitar 14,3 persen sahamnya senilai $5,24 miliar. Kombinasi pertumbuhan, dividen, dan buyback memberikan profil pengembalian modal yang menarik bagi investor nilai.












