Saham Micron (MU) Turun 7,0% Seiring Pelemahan Saham Chip (5 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Micron (MU) Turun 7,0% Seiring Pelemahan Saham Chip (5 November 2026)

Ringkasan

  • Saham Micron (MU) turun 7,00% ke $795,23 pada sesi Rabu, 4 November 2026, saat Nasdaq Composite naik 1,44%.
  • Media keuangan mengaitkan penurunan ini dengan kemenangan Partai Demokrat di pemilu paruh waktu AS, yang memicu kekhawatiran perlambatan pembangunan pusat data AI.
  • Saham chip lain seperti Sandisk dan Marvell ikut turun, sementara manajemen Micron menyebut lebih dari 75% produksi 2027 sudah terikat komitmen, menurut TIKR.

Gotrade News - Saham Micron (MU) ditutup di $795,23 pada sesi Rabu, 4 November 2026 pukul 16.00 waktu New York, atau Kamis, 5 November 2026 pukul 04.00 WIB, melemah $59,87 atau 7,00% dari penutupan sebelumnya. Saham Micron turun justru saat indeks utama Wall Street menguat, karena media keuangan mengaitkan aksi jual dengan kemenangan Partai Demokrat di pemilu paruh waktu AS yang memicu kekhawatiran perlambatan pembangunan pusat data AI.

Data Perdagangan Saham MU

DataNilai
Harga penutupan$795,23
Perubahan-$59,87 (-7,00%)
Penutupan sebelumnya$855,10
Harga pembukaan$823,00
Rentang harian$782,00 hingga $853,34
Volume35,9 juta saham
Rata-rata volume 30 hari26,1 juta saham
Rentang 52 minggu$192,59 hingga $1.255,00

Data penutupan sesi reguler Rabu, 4 November 2026 pukul 16.00 waktu New York (Kamis, 5 November 2026 pukul 04.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 5 November 2025. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga MU terkini di halaman harga saham Micron (MU) hari ini.

Baca juga: MercadoLibre Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $10,75 Miliar

Pergerakan Saham MU Sepanjang Sesi

Micron dibuka di $823,00, sudah di bawah penutupan sebelumnya di $855,10, lalu bergerak di rentang $782,00 hingga $853,34. Saham ini ditutup $13,23 di atas level terendah hariannya. Volume perdagangan mencapai 35,9 juta saham, 37,43% di atas rata-rata 26,1 juta saham.

Pelemahan ini berlawanan arah dengan pasar. Pada sesi yang sama, Nasdaq Composite naik 1,44% ke 25.736,51, S&P 500 naik 1,58% ke 7.688,62, dan Dow Jones Industrial Average naik 3,03% ke 53.356,12, sehingga Micron tertinggal 8,44 poin persentase dari Nasdaq. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 5,8 basis poin ke 4,89%.

Tekanan terkonsentrasi di saham chip dan infrastruktur AI. Sandisk turun 7,91%, Marvell (MRVL) turun 7,08%, CoreWeave turun 9,90%, dan Nvidia (NVDA) turun 3,17%. Sebaliknya, Apple (AAPL) naik 5,31%.

Baca juga: PDB Indonesia Kuartal III 2026: Ekonomi RI Diproyeksi Melambat Jelang Rilis BPS

Dalam rentang 52 minggu, harga penutupan ini berada 36,64% di bawah level tertinggi di $1.255,00 dan 312,91% di atas level terendah di $192,59.

Kenapa Saham Micron Turun?

Penurunan ini tidak dipicu kabar khusus dari Micron; sumber yang dikutip tidak menyebut rilis atau dokumen baru dari perusahaan pada sesi ini. Media keuangan mengaitkannya dengan hasil pemilu paruh waktu AS pada Selasa, 3 November 2026. Menurut Motley Fool, Partai Demokrat memenangkan DPR dan Senat, serta pemilihan gubernur di Texas dan Ohio, dua negara bagian yang menjadi lokasi utama pusat data.

Motley Fool menulis bahwa hasil tersebut memunculkan keraguan atas laju pembangunan pusat data AI, karena proyek baru membutuhkan lahan, pasokan listrik, dan izin. Menurut tulisan itu, perusahaan memori seperti Micron bergantung pada belanja modal yang terus mengalir untuk menjaga pertumbuhan.

Dilansir TIKR, investor membaca Kongres yang dikuasai Demokrat sebagai rem bagi pembangunan infrastruktur AI, termasuk lewat pejabat yang baru terpilih dan referendum yang dapat membatasi konstruksi pusat data. TIKR menegaskan ini adalah tafsiran investor, bukan perubahan kebijakan yang sudah terjadi.

Melansir Reuters pada 22 Oktober 2026, pelaku pasar menilai kemenangan Demokrat di kedua kamar Kongres sebagai risiko terbesar bagi saham AI dari hasil pemilu. Jajak pendapat Reuters/Ipsos mencatat 69% pemilih terdaftar Demokrat mendukung pembatasan pembangunan pusat data, dibanding 43% pemilih Republik.

Analisis Saham MU: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut TIKR, manajemen Micron menyatakan dalam panggilan 30 September 2026 bahwa lebih dari 75% produksi tahun 2027 sudah terikat komitmen.
  • Analis yang dikutip Reuters meragukan Kongres akan mengesahkan undang-undang yang secara signifikan menghambat pembangunan pusat data. Menurut Kevin Shea, analis ekuitas senior BNY Wealth, ketidakpastian kebijakan kecil kemungkinannya menggagalkan tema investasi AI.
  • TIKR mencatat Micron dapat mulai membeli kembali sahamnya hingga $35,16 miliar mulai 9 Desember 2026.

Risiko

  • Margin laba kotor Micron mencapai 86,8% pada kuartal lalu berkat kenaikan harga memori, yang menurut TIKR membuat perusahaan rentan bila harga memori mendingin. Micron memandu margin laba kotor disesuaikan 86,25% untuk kuartal I fiskal.
  • Motley Fool menulis bahwa jika pusat data baru tertunda, kelangkaan memori dapat mereda dan kekuatan harga Micron ikut memudar. Jim Cramer dari CNBC, dikutip TIKR, menulis bahwa perlambatan pembangunan bisa membuat persediaan DRAM menumpuk.
  • Menurut Reuters, Kongres yang dikuasai Demokrat lebih mungkin menggelar dengar pendapat dan penyelidikan terkait AI, yang dapat menambah volatilitas serta mengganggu waktu dan biaya proyek.

Menurut TIKR, laporan kuartal I fiskal 2027 Micron dijadwalkan pada 16 Desember 2026; tanggal ini masih estimasi.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku