Saham Nvidia (NVDA) Naik 0,9%, Ini Sentimennya (28 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Nvidia (NVDA) Naik 0,9%, Ini Sentimennya (28 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Nvidia (NVDA) naik 0,90% ke $217,94 pada sesi Selasa, 27 Oktober 2026, lebih tipis dari kenaikan Nasdaq Composite sebesar 1,18%.
  • Sumber yang kami baca tidak menyebut pemicu khusus; sesi ini diwarnai rencana investasi $3 miliar Nvidia di Meta dan perluasan kerja sama Vera Rubin dengan Oracle.
  • Pengiriman chip AI pusat data Nvidia ke China turun 44% secara tahunan pada semester I 2026 menurut IDC, seperti dikutip Motley Fool.

Gotrade News - Saham Nvidia (NVDA) naik 0,90% atau $1,94 ke $217,94 pada penutupan sesi Selasa, 27 Oktober 2026 waktu New York (Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Saham Nvidia naik lebih tipis dari Nasdaq Composite, dan sumber yang kami baca tidak menyebut satu pemicu khusus. Meski begitu, sesi ini diwarnai kabar investasi $3 miliar Nvidia di Meta Platforms serta perluasan kerja sama dengan Oracle.

Data Perdagangan Saham NVDA

DataNilai
Harga penutupan$217,94
Perubahan+$1,94 (+0,90%)
Penutupan sebelumnya$216,00
Harga pembukaan$218,31
Rentang harian$215,53 hingga $219,19
Volume84,8 juta saham
Rata-rata volume 30 hari104,3 juta saham
Rentang 52 minggu$164,27 hingga $243,37
Kapitalisasi pasar$5,25 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 3.954.000 per saham (kurs Rp 18.144 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 28 Oktober 2025. Kurs Rp 18.144 per dolar AS: Yahoo Finance, 27 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga NVDA terkini di halaman harga saham Nvidia (NVDA) hari ini.

Baca juga: Baker Hughes Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $8,0 Miliar

Pergerakan Saham NVDA Sepanjang Sesi

Saham Nvidia dibuka di $218,31, di atas penutupan sebelumnya di $216,00, lalu bergerak dalam rentang $215,53 hingga $219,19. Saham ditutup $2,41 di atas level terendah harian dan sedikit di bawah harga pembukaannya. Volume perdagangan tercatat 84,8 juta saham, 18,68% di bawah rata-rata 104,3 juta saham.

Kenaikan NVDA tertinggal 0,28 poin persentase dari Nasdaq Composite yang naik 1,18% ke 26.477,81. Pada sesi yang sama, S&P 500 naik 0,60% ke 7.722,60 dan Dow Jones Industrial Average naik 0,03% ke 52.377,57, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 0,7 basis poin ke 4,99%.

Sejumlah saham chip naik lebih tinggi: AMD (AMD) menguat 5,45%, Marvell 4,19%, Broadcom 4,00%, dan TSMC 2,95%. Di sisi lain, Meta Platforms (META) turun 1,64%. Pada penutupan ini, saham Nvidia berada 10,45% di bawah level tertinggi 52 minggu di $243,37 dan 32,67% di atas level terendah 52 minggu di $164,27.

Baca juga: FirstEnergy Rilis Laba Kuartal III 2026, Core EPS $0,98

Kenapa Saham Nvidia Naik?

Sumber yang kami baca tidak menyebut satu pemicu khusus bagi kenaikan saham Nvidia pada sesi Selasa, sehingga gerak ini paling jelas terbaca bersama penguatan Nasdaq dan saham chip. Meski begitu, beberapa kabar perusahaan muncul di sekitar sesi tersebut.

Menurut siaran pers Nvidia tertanggal 26 Oktober 2026, Nvidia akan menanamkan $3 miliar dalam penawaran saham Meta, dengan penyelesaian yang masih bergantung pada syarat penutupan. Kedua perusahaan juga memperluas kerja sama pada model Muse milik Meta, dan Meta berencana menambah pemakaian sistem Vera Rubin serta CPU Vera. Seperti dilaporkan Motley Fool, Meta termasuk salah satu pelanggan terbesar Nvidia.

Pada 27 Oktober 2026, Nvidia dan Oracle (ORCL) mengumumkan rencana memperluas OCI Supercluster berbasis Vera Rubin NVL72 hingga skala multi-gigawatt dan menyediakan CPU Vera di Oracle Cloud Infrastructure, menurut siaran pers Nvidia. Saham Oracle naik 3,55% pada sesi yang sama.

Dilansir Motley Fool, dokumen IPO Anthropic yang dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 memuat kontrak sewa komputasi hingga sekitar $206 miliar dengan tiga penyedia, termasuk SpaceXAI yang klaster Colossus 1 miliknya memakai lebih dari 220.000 GPU Nvidia. Penulisnya menilai porsi Nvidia dari angka itu kemungkinan jauh lebih kecil, karena sewa juga mencakup gedung, listrik, pembiayaan, dan margin penyedia.

Analisis Saham NVDA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Pendapatan pusat data Nvidia mencapai $89,0 miliar pada kuartal II tahun fiskal 2027 yang berakhir 26 Juli 2026, lebih dari dua kali lipat periode yang sama tahun lalu, menurut Motley Fool.
  • Siaran pers Nvidia bersama Meta dan Oracle sama-sama memuat rencana perluasan pemakaian sistem Vera Rubin dan CPU Vera.
  • Motley Fool menilai kontrak Anthropic dengan Nscale dan Lambda terlihat seperti permintaan baru, karena kapasitasnya masih harus dibangun.

Risiko

  • Pengiriman chip AI pusat data Nvidia ke China turun 44% secara tahunan pada semester I 2026 menurut IDC, seperti dikutip Motley Fool, dan panduan pendapatan kuartal III Nvidia sebesar $108 miliar tidak memasukkan pendapatan komputasi pusat data dari China.
  • Motley Fool mencatat kekhawatiran bahwa Nvidia memakai neracanya untuk menopang ekosistem AI, termasuk lewat investasi di pelanggan sendiri, di tengah masalah pembiayaan utang di sejumlah hyperscaler dan neocloud.
  • Sebagian kontrak Anthropic dapat dibatalkan: setelah masa kunci berakhir awal 2027, kontrak dengan SpaceXAI bisa dihentikan dengan pemberitahuan 90 hari, menurut Motley Fool.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku