Saham Nvidia (NVDA) Turun 4,2% Seiring Pelemahan Saham Chip (2 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Nvidia (NVDA) Turun 4,2% Seiring Pelemahan Saham Chip (2 November 2026)

Ringkasan

  • Saham Nvidia (NVDA) turun 4,22% ke $204,64 pada sesi Jumat, 30 Oktober 2026, lebih dalam daripada Nasdaq Composite yang melemah 2,86%.
  • Media keuangan mengaitkan pelemahan ini dengan aksi jual saham chip setelah Intel memproyeksikan pendapatan kuartal IV 2026 sebesar $15,0 hingga $16,0 miliar.
  • Penurunan Nvidia lebih ringan dari Intel dan AMD, dan Nvidia dijadwalkan merilis laporan kuartal III fiskal 2027 pada 17 November 2026.

Gotrade News - Saham Nvidia (NVDA) turun 4,22% ke $204,64 pada sesi Jumat, 30 Oktober 2026 waktu New York, yang ditutup Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Dengan koreksi $9,02 per saham, saham Nvidia turun lebih dalam daripada Nasdaq Composite yang melemah 2,86%. Media keuangan mengaitkan pelemahan ini dengan aksi jual saham chip setelah Intel merilis proyeksi kuartal IV 2026 yang lebih lemah dari perkiraan analis.

Data Perdagangan Saham NVDA

DataNilai
Harga penutupan$204,64
Perubahan-$9,02 (-4,22%)
Penutupan sebelumnya$213,66
Harga pembukaan$208,94
Rentang harian$200,92 hingga $209,06
Volume168,4 juta saham
Rata-rata volume 30 hari103,5 juta saham
Rentang 52 minggu$164,27 hingga $243,37
Kapitalisasi pasar$4,93 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 3.698.000 per saham (kurs Rp 18.070 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 31 Oktober 2025. Kurs Rp 18.070 per dolar AS: Yahoo Finance, 30 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga NVDA terkini di halaman harga saham Nvidia (NVDA) hari ini.

Baca juga: Gotrade Daily: Demokrat Unggul, AMD dan Qualcomm Malam Ini

Pergerakan Saham NVDA Sepanjang Sesi

NVDA dibuka di $208,94, sudah di bawah penutupan sebelumnya di $213,66, lalu bergerak di rentang $200,92 hingga $209,06 sepanjang sesi. Saham ini ditutup $3,72 di atas level terendah hariannya dan di bawah harga pembukaan.

Aktivitas transaksi juga meningkat. Volume perdagangan NVDA mencapai 168,4 juta saham, 62,69% di atas rata-rata 103,5 juta saham.

Tekanan terjadi di seluruh Wall Street. Nasdaq Composite turun 2,86% ke 25.437,00, S&P 500 melemah 1,82% ke 7.580,07, dan Dow Jones Industrial Average turun 1,09% ke 51.770,31. Penurunan NVDA 1,36 poin persentase lebih dalam dari Nasdaq, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 6,0 basis poin ke 4,93% pada sesi yang sama.

Baca juga: AMD Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $13,4 Miliar

Di kelompok semikonduktor, penurunan Nvidia lebih ringan dibanding banyak emiten lain. Saham Intel (INTC) jatuh 28,58%, AMD turun 10,88%, Marvell turun 10,05%, ASML turun 6,55%, TSMC (TSM) turun 5,95%, dan Broadcom turun 5,48%.

Setelah sesi ini, NVDA berada 15,91% di bawah level tertinggi 52 minggu di $243,37 dan 24,58% di atas level terendah 52 minggu di $164,27, dengan kapitalisasi pasar $4,93 triliun.

Kenapa Saham Nvidia Turun?

Sumber yang dirujuk artikel ini tidak menyebut kabar khusus dari Nvidia sebagai pemicu penurunan pada sesi ini. Media keuangan mengaitkannya dengan aksi jual di sektor chip yang dipicu proyeksi Intel.

Menurut rilis resmi Intel pada 29 Oktober 2026 setelah penutupan pasar, pendapatan kuartal III 2026 Intel naik 21% menjadi $16,5 miliar. Namun, Intel memproyeksikan pendapatan kuartal IV sebesar $15,0 hingga $16,0 miliar, dan CFO David Zinsner menyatakan perlambatan pasar PC diperkirakan berlanjut setidaknya hingga paruh pertama tahun depan.

Dilansir 24/7 Wall St. pada 30 Oktober 2026, proyeksi itu berada di bawah perkiraan analis sekitar $17 miliar, dan Intel memperkirakan pasar PC menyusut 12% pada 2026 akibat kelangkaan chip memori. Laporan yang sama mencatat Nvidia hanya memiliki eksposur kecil ke pasar PC, sehingga bisnis GPU AI-nya tidak terkena langsung oleh peringatan Intel.

Analisis Saham NVDA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut Motley Fool, pendapatan Nvidia pada kuartal II fiskal 2027 mencapai $96,2 miliar, naik 106% secara tahunan, dengan pendapatan pusat data $89 miliar. Perusahaan memberi panduan pendapatan kuartal III sekitar $108 miliar.
  • Motley Fool juga mencatat Amazon menegaskan rencana belanja $220 miliar untuk 2026 dalam laporan kuartal III Amazon, sementara Meta menaikkan batas bawah kisaran belanja modal 2026 menjadi $135 miliar hingga $145 miliar.

Risiko

  • Motley Fool menyebut ekspektasi pasar tinggi: konsensus analis memperkirakan pendapatan kuartal III sekitar $109 miliar, dan hasil di atas perkiraan pun belum tentu mengangkat saham jika panduan manajemen mengecewakan investor.
  • Intel mencantumkan kelangkaan substrat dan memori di seluruh industri sebagai faktor risiko dalam rilisnya, masalah yang menurut 24/7 Wall St. menjadi inti pelemahan proyeksi pasar PC.
  • 24/7 Wall St. mencatat keraguan terhadap perdagangan saham AI sudah menekan Nasdaq pada 29 Oktober 2026, sehari sebelum sesi ini.

Agenda berikutnya sudah terjadwal. Menurut pengumuman resmi Nvidia pada 28 Oktober 2026, Nvidia akan menggelar konferensi laporan keuangan kuartal III fiskal 2027, kuartal yang berakhir 25 Oktober 2026, pada Selasa, 17 November 2026 pukul 14.00 waktu Pasifik atau Rabu, 18 November 2026 pukul 05.00 WIB.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku