Saham Nvidia (NVDA) Turun 1,3% Seiring Pelemahan Saham Chip (3 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Nvidia (NVDA) Turun 1,3% Seiring Pelemahan Saham Chip (3 November 2026)

Ringkasan

  • Saham Nvidia (NVDA) turun 1,26% ke $202,06 pada sesi Senin, 2 November 2026, sedikit lebih dalam dari Nasdaq Composite yang turun 1,07%.
  • Tidak ada pengumuman khusus dari Nvidia; menurut CNBC, investor terus keluar dari saham teknologi dan mencermati saham yang terkait pembangunan AI.
  • Saham chip lain turun lebih dalam, dengan AMD turun 7,52% dan Marvell 12,72%, sementara Nvidia akan merilis hasil kuartal III fiskal 2027 pada 17 November 2026.

Gotrade News - Saham Nvidia (NVDA) ditutup di $202,06 pada sesi Senin, 2 November 2026 waktu New York, turun 1,26% atau $2,58 dari penutupan sebelumnya. Saham Nvidia turun di tengah pelemahan saham chip dan teknologi yang menekan Nasdaq, tanpa pengumuman khusus dari perusahaan. Menurut CNBC, investor terus keluar dari saham teknologi dan mencermati saham yang terkait pembangunan AI.

Data Perdagangan Saham NVDA

DataNilai
Harga penutupan$202,06
Perubahan-$2,58 (-1,26%)
Penutupan sebelumnya$204,64
Harga pembukaan$207,59
Rentang harian$201,66 hingga $209,98
Volume119,3 juta saham
Rata-rata volume 30 hari102,8 juta saham
Rentang 52 minggu$164,27 hingga $243,37
Kapitalisasi pasar$4,87 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 3.660.000 per saham (kurs Rp 18.114 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Senin, 2 November 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 3 November 2026 pukul 04.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 3 November 2025. Kurs Rp 18.114 per dolar AS: Yahoo Finance, 2 November 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga NVDA terkini di halaman harga saham Nvidia (NVDA) hari ini.

Baca juga: Block Rilis Laba Kuartal III 2026, Laba Kotor $3,24 Miliar

Pergerakan Saham NVDA Sepanjang Sesi

Nvidia dibuka di $207,59, di atas penutupan sebelumnya di $204,64, dan sempat mencapai level tertinggi harian $209,98 sebelum berbalik melemah. Saham ini lalu menyentuh level terendah $201,66 dan ditutup hanya $0,40 di atasnya, sehingga penutupan berada di dekat titik terlemah sesi.

Aktivitas perdagangan lebih ramai dari biasanya. Volume perdagangan mencapai 119,3 juta saham, 16,05% di atas rata-rata 102,8 juta saham.

Penurunan NVDA sedikit lebih dalam dari Nasdaq Composite yang turun 1,07% ke 25.164,36, dengan selisih -0,19 poin persentase. S&P 500 melemah 0,51% ke 7.541,40, sementara Dow Jones Industrial Average justru naik 0,41% ke 51.983,98. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 3,5 basis poin ke 4,89%.

Baca juga: Analog Devices Rampungkan Akuisisi Alif Semiconductor

Di antara saham semikonduktor, penurunan Nvidia tergolong lebih ringan. AMD (AMD) turun 7,52%, Intel melemah 8,80%, Micron turun 5,78%, dan Marvell (MRVL) turun 12,72%. Broadcom turun 1,18% dan TSMC melemah 1,85%.

Setelah penutupan ini, saham NVDA berada 16,97% di bawah level tertinggi 52 minggu di $243,37 dan 23,00% di atas level terendah 52 minggu di $164,27.

Kenapa Saham Nvidia Turun?

Tidak ada pengumuman atau dokumen resmi dari Nvidia yang dikaitkan dengan penurunan sesi ini. Media keuangan mengaitkan pelemahan tersebut dengan aksi jual saham chip dan teknologi yang lebih luas.

Menurut CNBC, Nasdaq dan S&P 500 melemah pada 2 November 2026 karena investor terus mengalihkan dana dari saham teknologi ke bagian pasar lain. CNBC juga mencatat bahwa sepanjang Oktober Nasdaq membukukan penurunan bulanan terburuk sejak Maret 2025 di tengah kekhawatiran soal belanja AI.

Pada hari yang sama, saham Oracle (ORCL) turun 8,76% setelah perusahaan berencana menjual saham biasa senilai $10 miliar dan obligasi senior senilai $10 miliar untuk membiayai pembangunan AI, seperti dilaporkan CNBC. Saham Marvell juga melemah setelah perusahaan mengumumkan akuisisi produsen komponen optik Lumentum dalam transaksi senilai $115 miliar.

Melansir Motley Fool, saham AMD sudah turun hampir 11% pada Jumat dan kembali melemah pada Senin di tengah pelemahan saham chip yang lebih luas, tanpa kabar khusus dari AMD.

Analisis Saham NVDA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut Motley Fool, Nvidia memproyeksikan pendapatan kuartal III fiskal 2027 sebesar $108,0 miliar, plus minus 2%, setelah pendapatan kuartal II fiskal 2027 mencapai $96,2 miliar atau naik 106% secara tahunan.
  • Motley Fool mencatat pendapatan Nvidia melampaui batas atas proyeksi manajemen dalam 10 laporan terakhir sejak Mei 2024.
  • Pendapatan pusat data Nvidia mencapai $89 miliar pada kuartal terakhir, sementara seluruh segmen pusat data AMD menghasilkan $6,7 miliar, menurut Motley Fool.

Risiko

  • Kekhawatiran soal belanja dan pendanaan AI masih membayangi sektor ini. CNBC menyebut pembangunan AI menghadapi kekhawatiran ketersediaan modal, seperti tercermin dari rencana pendanaan Oracle.
  • Persaingan di pasar chip AI bertambah. Menurut Motley Fool, AMD mulai mengirim sistem rak Helios berbasis chip MI450 pada September dan akan merilis laporan kuartal III setelah penutupan pasar Selasa, 3 November 2026.
  • Pergerakan di sekitar laporan keuangan bisa tajam. Motley Fool mencatat saham Nvidia turun pada hari setelah enam dari 10 laporan terakhir, dengan rata-rata pergerakan sekitar 5% ke arah mana pun.

Menurut siaran pers resmi Nvidia, perusahaan akan menggelar conference call hasil kuartal III fiskal 2027, kuartal yang berakhir 25 Oktober 2026, pada Selasa, 17 November 2026 pukul 14.00 waktu Pasifik.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku