Saham Tesla (TSLA) Naik 2,1%, Ini Sentimennya (12 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Tesla (TSLA) Naik 2,1%, Ini Sentimennya (12 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Tesla (TSLA) naik 2,05% ke $382,70 pada sesi 9 Oktober 2026, melampaui kenaikan Nasdaq Composite 0,64%.
  • Pemberitaan sesi itu menyoroti penggantian nama Full Self-Driving menjadi Tesla Assisted Driving di Eropa, yang didukung Jerman.
  • Tesla dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III pada 21 Oktober 2026, dengan margin kotor otomotif sebagai sorotan menurut Motley Fool.

Gotrade News - Saham Tesla (TSLA) naik 2,05% ke $382,70 pada penutupan sesi Jumat, 9 Oktober 2026 waktu New York, atau Sabtu dini hari pukul 03.00 WIB. Saham Tesla naik di sesi yang sama ketika media keuangan menyoroti langkah perusahaan mengganti nama paket Full Self-Driving di Eropa menjadi Tesla Assisted Driving.

Data Perdagangan Saham TSLA

DataNilai
Harga penutupan$382,70
Perubahan+$7,70 (+2,05%)
Penutupan sebelumnya$375,00
Harga pembukaan$382,38
Rentang harian$379,71 hingga $388,56
Volume38,9 juta saham
Rata-rata volume 30 hari38,2 juta saham
Rentang 52 minggu$297,38 hingga $498,83
Kapitalisasi pasar$1,51 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 6.815.000 per saham (kurs Rp 17.808 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 17.808 per dolar AS: Yahoo Finance, 9 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga TSLA terkini di halaman harga saham Tesla (TSLA) hari ini.

Baca juga: Saham Chip Asia Rontok: SK Hynix Anjlok 11%, Kospi Turun 8%

Pergerakan Saham TSLA Sepanjang Sesi

Saham TSLA dibuka di $382,38 dan bergerak di rentang $379,71 hingga $388,56. Harga penutupan berada $2,99 di atas level terendah harian, sehingga saham ini menutup sesi di bagian bawah rentang hariannya setelah sempat menyentuh $388,56.

Volume perdagangan mencapai 38,9 juta saham, 1,90% di atas rata-rata 38,2 juta saham, sehingga volume perdagangan hari itu tergolong wajar. Kenaikan TSLA melampaui Nasdaq Composite sebesar 1,41 poin persentase, saat indeks itu naik 0,64% ke 27.366,17. S&P 500 menguat 0,59% ke 7.811,54 dan Dow Jones Industrial Average naik 0,83% ke 51.654,95.

Di antara saham lain, produsen mobil listrik NIO (NIO) naik 4,99% dan Microsoft (MSFT) menguat 2,38%, sementara Apple (AAPL) turun 1,11%. Pada harga penutupan ini, TSLA berada 23,28% di bawah level tertinggi 52 minggu di $498,83 dan 28,69% di atas level terendah 52 minggu di $297,38.

Baca juga: Gotrade Daily: Laba TSMC Melesat, Pasar Cerna Inflasi Panas

Kenapa Saham Tesla Naik?

Tidak ada sumber yang kami baca yang secara langsung menyebut satu pemicu khusus untuk kenaikan Jumat. Pemberitaan seputar sesi itu berpusat pada perubahan nama fitur mengemudi Tesla di Eropa.

Dilansir Benzinga, Tesla mulai 8 Oktober 2026 mengganti nama "Full Self-Driving (Supervised)" menjadi "Tesla Assisted Driving" di situs Eropanya. Menteri Transportasi Jerman Steffen Bilger menilai nama FSD "agak menyesatkan" dan menyatakan ingin pengemudi Tesla bisa memakai Assisted Driving di seluruh Uni Eropa secepat mungkin. Menurut laporan yang sama, delapan negara Uni Eropa sudah menyetujui sistem ini per 9 Oktober, sementara pemungutan suara tingkat Uni Eropa bergeser dari Oktober ke Desember.

Melansir TIKR, di Amerika Serikat paket itu tetap bernama Full Self-Driving (Supervised) dengan harga $99 per bulan, dan Tesla melaporkan 1,48 juta langganan FSD aktif per kuartal II.

Analisis Saham TSLA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut laporan resmi Tesla kepada SEC, perusahaan mengirimkan 486.532 kendaraan pada kuartal III 2026 dan memasang 13,7 GWh produk penyimpanan energi.
  • Dukungan Jerman dan persetujuan di delapan negara Uni Eropa membuka jalan perluasan Assisted Driving di Eropa, menurut Benzinga.
  • Tesla membuka lokasi Megacharger pertama bersama Pilot Flying J dengan daya hingga 1,2 megawatt per titik, dilansir Simply Wall St.

Risiko

  • Menurut Motley Fool, angka kunci laporan kuartal III adalah margin kotor otomotif di luar kredit regulasi, yang tertekan biaya subsidi pembiayaan akibat suku bunga tinggi, harga komoditas, dan bauran penjualan.
  • TIKR mencatat NHTSA sedang menyelidiki kinerja FSD dalam kondisi berkabut dan sinar matahari terang.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ditutup di 5,24% pada sesi yang sama, naik 1,3 basis poin.

Tesla dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III pada Rabu, 21 Oktober 2026 setelah pasar tutup, menurut pengumuman perusahaan.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku