Apa Itu Nasdaq? Kenali Bursa Saham dan Indeks Nasdaq

Gabriella SabatiniGabriella SabatiniHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Apa Itu Nasdaq? Kenali Bursa Saham dan Indeks Nasdaq

Ringkasan

Ringkasan GoTrade

  • Nasdaq adalah bursa saham elektronik yang menjadi tempat berbagai perusahaan, termasuk banyak perusahaan teknologi, memperdagangkan sahamnya.
  • Nasdaq Composite dan Nasdaq-100 adalah indeks, bukan bursa, yang mengukur kinerja kelompok saham tertentu.
  • Investasi saham Nasdaq memiliki risiko, sehingga penting memahami saham yang dipilih dan menyesuaikannya dengan tujuan investasi.

Pernah melihat berita yang mengatakan Nasdaq naik atau turun cukup tajam?, lalu bertanya-tanya, “Sebenarnya apa itu Nasdaq?”. Kalau kamu baru mulai mengenal pasar saham AS, istilah ini memang bisa sedikit membingungkan. Pasalnya, Nasdaq bisa merujuk pada bursa saham, tetapi ada juga Nasdaq Composite dan Nasdaq-100 yang merupakan indeks saham.

Jadi, jangan langsung menganggap Nasdaq sebagai satu jenis saham yang bisa kamu beli. Memahami perbedaan antara bursa, indeks, dan saham justru penting sebelum kamu mulai berinvestasi di pasar saham AS. Yuk, kenali Nasdaq dari dasar sampai cara mendapatkan eksposurnya.

Apa Itu Nasdaq?

Nasdaq adalah bursa saham elektronik di Amerika Serikat yang menjadi tempat berbagai perusahaan mencatatkan dan memperdagangkan sahamnya. Nama Nasdaq awalnya merupakan singkatan dari National Association of Securities Dealers Automated Quotations.

Baca juga: Trailing Twelve Months (TTM): Cara Hitung hingga Manfaatnya

Nasdaq mulai beroperasi pada 8 Februari 1971 dan dikenal sebagai bursa saham otomatis pertama di dunia. Dilansir dari Investopedia, Nasdaq pada awalnya dikembangkan sebagai sistem otomatisasi perdagangan sekuritas sebelum berkembang menjadi bursa saham besar dengan ribuan perusahaan yang tercatat di dalamnya.

Nasdaq juga dikenal dekat dengan perusahaan teknologi dan perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan. Apple, Microsoft, Amazon, dan berbagai perusahaan besar lainnya tercatat di Nasdaq. Meski begitu, Nasdaq bukan bursa yang hanya berisi perusahaan teknologi. Perusahaan dari berbagai sektor juga dapat tercatat di sana.

Beberapa karakteristik Nasdaq yang perlu kamu tahu antara lain:

Baca juga: CBOE Volatility Index (VIX): Cara Kerja hingga Rumus Perhitungannya
  • Menggunakan sistem perdagangan elektronik, sehingga proses transaksi tidak bergantung pada satu lantai perdagangan fisik.

  • Banyak perusahaan teknologi dan growth, sehingga Nasdaq sering dikaitkan dengan sektor teknologi dan inovasi.

  • Tidak hanya berisi perusahaan teknologi, karena terdapat perusahaan dari berbagai sektor di dalamnya.

  • Menjadi tempat perusahaan domestik dan internasional tercatat, sehingga cakupannya tidak terbatas pada perusahaan AS saja.

  • Memiliki indeks seperti Nasdaq Composite dan Nasdaq-100, yang perlu dibedakan dari Nasdaq sebagai bursa.

Karakteristik perdagangan elektronik Nasdaq juga sejalan dengan pembahasan Hans R. Stoll dalam Journal of Economic Perspectives. Menurut Stoll, perkembangan teknologi membuat fasilitas perdagangan modern berbentuk sistem komputer yang dapat menangani proses masuk, pengiriman, eksekusi, hingga penyelesaian transaksi secara elektronik.

Nasdaq Itu Bursa atau Indeks?

Nah, ini bagian yang sering membuat investor pemula tertukar. Ketika seseorang menyebut “Nasdaq”, belum tentu yang dimaksud adalah bursa sahamnya. Bisa saja mereka sedang membicarakan salah satu indeks Nasdaq.

Supaya lebih mudah, kamu bisa membedakan ketiganya seperti berikut.

Nasdaq Stock Market = Bursa

Nasdaq Stock Market adalah bursa saham. Sederhananya, bursa merupakan tempat dan sistem yang memungkinkan saham perusahaan untuk dicatatkan dan diperdagangkan.

Jadi, kamu tidak membeli “Nasdaq” sebagai sebuah saham. Kamu membeli saham perusahaan yang tercatat di Nasdaq atau menggunakan produk investasi yang memberikan eksposur terhadap indeks tertentu.

Nasdaq Composite = Indeks

Nasdaq Composite adalah indeks saham yang mencakup saham-saham yang tercatat di Nasdaq. Karena cakupannya luas, indeks ini dapat memberikan gambaran mengenai pergerakan kelompok saham yang terdaftar di bursa Nasdaq.

Inilah alasan istilah “Nasdaq” dalam berita pasar kadang terasa membingungkan. Dalam konteks tertentu, orang menggunakan Nasdaq untuk merujuk pada Nasdaq Composite, meskipun secara teknis keduanya berbeda.

Nasdaq-100 = Indeks

Berbeda dari Nasdaq Composite, Nasdaq-100 merupakan indeks yang melacak 100 perusahaan non-keuangan besar yang tercatat di Nasdaq.

Indeks ini memiliki eksposur besar terhadap perusahaan teknologi dan sektor yang berorientasi pada pertumbuhan. Namun, komponennya tidak hanya berasal dari sektor teknologi.

memahami nasdaq dan indeksnya

Bagaimana Cara Kerja Nasdaq?

Setelah tahu bahwa Nasdaq adalah bursa, mungkin kamu bertanya, “Kalau aku membeli saham Nasdaq, sebenarnya prosesnya bagaimana?” Sederhananya, transaksi saham melibatkan kamu sebagai investor, broker atau platform investasi, lalu sistem perdagangan elektronik.

Investor Mengirim Order melalui Broker

Ketika kamu ingin membeli saham perusahaan yang tercatat di Nasdaq, kamu memasukkan order melalui broker atau platform investasi yang memberikan akses ke pasar saham AS. Artinya, kamu tidak membeli saham langsung dari Nasdaq. Nasdaq menyediakan infrastruktur pasarnya, sedangkan broker atau platform menjadi akses kamu untuk melakukan transaksi.

Sistem Memproses Order

Order beli atau jual kemudian diproses melalui sistem perdagangan elektronik. Sistem tersebut membantu mempertemukan order berdasarkan kondisi yang tersedia di pasar. Penelitian mengenai perdagangan elektronik di pasar saham juga menunjukkan bahwa sistem komputer dapat menangani proses masuk, routing, eksekusi, dan penyelesaian transaksi dengan sedikit intervensi manusia.

Transaksi Dieksekusi

Ketika terdapat kecocokan antara order beli dan jual, transaksi dapat dieksekusi. Secara sederhana, prosesnya berlangsung dari kamu sebagai investor, melalui broker atau platform investasi, hingga order diproses dan transaksi terjadi.

alur transaksi nasdaq berlangsung

Mengenal Nasdaq Composite dan Nasdaq-100

Sekarang kamu sudah tahu bahwa Nasdaq adalah bursa, sedangkan Composite dan Nasdaq-100 merupakan indeks. Lalu, apa yang membedakan kedua indeks tersebut?

Nasdaq Composite

Nasdaq Composite memiliki cakupan yang lebih luas karena mencerminkan saham-saham yang tercatat di Nasdaq. Karena itu, indeks ini dapat digunakan sebagai salah satu gambaran umum mengenai kinerja saham di bursa Nasdaq.

Nasdaq-100

Nasdaq-100 memiliki cakupan yang lebih terbatas, yaitu 100 perusahaan non-keuangan besar yang tercatat di Nasdaq.

Karena banyak perusahaan teknologi dan growth berukuran besar masuk ke dalam indeks ini, Nasdaq-100 sering menjadi perhatian investor yang ingin melihat kinerja kelompok perusahaan tersebut.

Aspek

Nasdaq Composite

Nasdaq-100

Jenis

Indeks

Indeks

Cakupan

Lebih luas

100 perusahaan non-keuangan besar

Karakter

Mencerminkan saham Nasdaq secara lebih luas

Lebih fokus pada perusahaan besar dan growth

Sektor

Beragam

Teknologi memiliki porsi besar, tetapi tidak eksklusif

Apa Bedanya Nasdaq dengan NYSE, S&P 500, dan Dow Jones?

Nasdaq, NYSE, S&P 500, dan Dow Jones sering muncul bersamaan ketika kamu membaca berita pasar saham AS. Padahal, keempatnya tidak merujuk pada hal yang sama.

Nama

Jenis

Gambaran Umum

Nasdaq

Bursa saham

Tempat perusahaan tercatat dan saham diperdagangkan

NYSE

Bursa saham

Tempat perusahaan tercatat dan saham diperdagangkan

S&P 500

Indeks

Mengukur kinerja 500 perusahaan besar AS yang memenuhi kriteria indeks

Dow Jones

Indeks

Mengukur kinerja 30 perusahaan besar AS

Jadi, perbedaan paling mendasarnya adalah Nasdaq dan NYSE merupakan bursa, sedangkan S&P 500 dan Dow Jones merupakan indeks.

Kalau kamu membaca berita “Nasdaq naik”, konteksnya tetap perlu diperhatikan. Bisa saja yang dimaksud adalah Nasdaq Composite atau Nasdaq-100, bukan bursa Nasdaq sebagai tempat perdagangan.

Keuntungan dan Risiko Investasi di Nasdaq

Setelah memahami cara kerja dan indeks yang ada di Nasdaq, kamu juga perlu mengetahui peluang dan risiko yang mungkin muncul sebelum mulai berinvestasi. Nasdaq memberikan akses ke banyak perusahaan besar dan inovatif, tetapi setiap investasi tetap memiliki risiko yang perlu dipertimbangkan.

Keuntungan Investasi di Nasdaq

Berinvestasi pada saham yang tercatat di Nasdaq dapat memberikan beberapa keuntungan, terutama bagi kamu yang ingin mengenal perusahaan dan pasar saham AS.

  • Akses ke perusahaan besar dan inovatif: Banyak perusahaan teknologi dan growth terkemuka tercatat di Nasdaq.

  • Pilihan saham yang beragam: Nasdaq tidak hanya berisi perusahaan teknologi, tetapi juga perusahaan dari berbagai sektor.

  • Eksposur ke pasar saham AS: Berinvestasi pada saham yang tercatat di Nasdaq dapat memberikan akses ke perusahaan-perusahaan di pasar saham AS.

Risiko Investasi di Nasdaq

Di sisi lain, investasi di saham yang tercatat di Nasdaq tetap memiliki risiko. Pergerakan harga saham dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari perusahaan maupun kondisi pasar secara keseluruhan.

  • Volatilitas harga: Harga saham dapat bergerak cepat karena kinerja perusahaan, kondisi ekonomi, dan sentimen pasar.

  • Risiko sektor dan perusahaan: Perubahan bisnis, valuasi, atau regulasi dapat memengaruhi kinerja perusahaan dan harga saham.

  • Risiko pasar: Perubahan kondisi ekonomi dan kebijakan dapat berdampak pada pergerakan saham yang tercatat di Nasdaq.

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berinvestasi di Nasdaq?

Memahami apa itu Nasdaq saja belum cukup kalau kamu berencana berinvestasi di saham yang tercatat di sana. Kamu juga perlu memahami karakter pasar dan risiko yang mungkin muncul.

1. Pahami Karakter Saham yang Kamu Pilih

Perusahaan yang tercatat di Nasdaq memiliki karakter bisnis yang berbeda-beda. Jangan menganggap semua saham Nasdaq memiliki prospek dan tingkat risiko yang sama hanya karena berada di bursa yang sama.

2. Perhatikan Volatilitas

Harga saham dapat bergerak naik dan turun karena berbagai faktor, mulai dari kinerja perusahaan hingga kondisi ekonomi dan sentimen pasar.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Economic Asymmetries mengenai Nasdaq-100 menemukan bahwa volatilitas indeks tersebut cenderung persisten dan dampak guncangan negatif terhadap volatilitas dapat lebih besar dibandingkan guncangan positif dengan besaran yang sama.

Artinya, kamu tetap perlu mempertimbangkan risiko dan tidak hanya melihat potensi kenaikannya.

3. Jangan Hanya Terpaku pada Tren Teknologi

Nasdaq memang terkenal dengan banyak perusahaan teknologi dan growth, tetapi popularitas suatu sektor tidak otomatis membuat setiap saham di dalamnya menjadi pilihan yang tepat untuk kamu.

Sebelum membeli, lihat juga kondisi bisnis, valuasi, kinerja keuangan, dan prospek perusahaan.

4. Pertimbangkan Diversifikasi

Mengandalkan satu perusahaan atau satu sektor saja dapat membuat portofolio lebih rentan ketika terjadi penurunan pada aset tersebut.

Diversifikasi dapat menjadi salah satu cara untuk mengelola risiko sesuai dengan tujuan investasi kamu.

5. Sesuaikan dengan Tujuan Investasi

Sebelum membeli saham, tentukan dulu apa tujuan investasimu, berapa lama kamu ingin berinvestasi, dan seberapa besar risiko yang mampu kamu terima.

Dengan begitu, keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada tren pasar atau berita yang sedang ramai.

Bagaimana Cara Investasi di Saham Nasdaq?

Setelah memahami apa itu Nasdaq, perbedaan bursa dan indeks, serta risiko yang perlu diperhatikan, kamu mungkin bertanya, bagaimana cara mendapatkan eksposur ke saham yang tercatat di Nasdaq? Kamu tidak bisa membeli Nasdaq sebagai sebuah saham. Sebagai gantinya, kamu bisa membeli saham perusahaan yang tercatat di Nasdaq atau memilih produk investasi yang mengikuti indeks Nasdaq.

Beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah:

  • Beli saham perusahaan yang tercatat di Nasdaq. Pilih saham perusahaan tertentu sesuai riset dan tujuan investasimu.

  • Pilih produk yang mengikuti indeks Nasdaq. Cara ini memberikan eksposur ke kumpulan saham yang mengikuti indeks tertentu.

  • Gunakan platform yang ramah bagi pemula. Platform yang mudah digunakan dapat membantu kamu mulai berinvestasi dengan lebih sederhana.

Apapun pilihannya, tetap pahami produk, biaya, dan risiko sebelum mulai berinvestasi

Sudah Paham Nasdaq? Saatnya Mulai Kenali Saham AS Bersama GoTrade

Sekarang kamu sudah tahu bahwa Nasdaq bukan sekadar nama indeks. Nasdaq adalah bursa saham, sedangkan Nasdaq Composite dan Nasdaq-100 merupakan indeks dengan cakupan yang berbeda.

Kalau kamu ingin mulai membeli saham perusahaan AS, kamu bisa menggunakan Gotrade untuk mengakses pasar saham AS dengan lebih mudah, termasuk bagi kamu yang masih pemula. Tetap lakukan riset sebelum membeli saham, pahami risiko setiap investasi, dan sesuaikan pilihanmu dengan tujuan finansial.

Sudah siap mengenal saham AS lebih dekat? Mulai investasi saham AS bersama Gotrade.
Referensi:

  • Investopedia. “Nasdaq Explained: History, Trading System, and Financial Insights.” 2025.

  • Stoll, Hans R. “Electronic Trading in Stock Markets.” Journal of Economic Perspectives, 2006.

  • Aliyev, Fuzuli, Richard Ajayi, dan Nijat Gasim. “Modelling Asymmetric Market Volatility with Univariate GARCH Models: Evidence from Nasdaq-100.” The Journal of Economic Asymmetries, 2020.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Gabriella Sabatini
Ditulis oleh
Gabriella Sabatini
Gabriella dengan pengalaman 2+ tahun sebagai Content Writer yang telah menangani berbagai niche, mulai dari digital marketing, mental health, parenting, travel, furniture, teknologi, hingga finansial. Ia memiliki ketertarikan dalam menulis topik seputar finansial dan investasi. Berbekal latar belakang S1 Ilmu Komunikasi konsentrasi Jurnalistik, ia terbiasa melakukan riset, keyword research, menulis artikel yang mengikuti prinsip E-E-A-T, serta melakukan editing dan proofreading agar konten lebih akurat, relevan, dan nyaman dibaca.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku