Gotrade News - Bank-bank besar Eropa membuka musim earnings Q1 2026 dengan rentetan beat estimasi yang kuat. Hasil dari UBS dan Santander menjadi sinyal aktivitas trading dan lending global tetap solid hingga April.
Hasil ini datang menjelang gelombang earnings Mag 7 dan keputusan The Fed pekan ini. Investor melihat kinerja perbankan Eropa sebagai proxy awal kesehatan sistem keuangan global.
Poin Utama
- UBS membukukan laba bersih Q1 $3 miliar, beat konsensus $2,42 miliar berkat Wealth Management dan trading.
- Santander mencatat laba bersih atribusi €5,5 miliar naik 60 persen, ditopang gain €1,9 miliar dari penjualan unit Polska.
- UBS menegaskan buyback $3 miliar yang ditargetkan tuntas akhir Q2 2026.
UBS Beat Konsensus dengan Lonjakan 80 Persen
UBS melaporkan laba bersih kuartal pertama 2026 sebesar $3 miliar, naik 80 persen secara tahunan. Angka tersebut melampaui konsensus Bloomberg di level $2,42 miliar, menurut laporan Investing.com.
Kekuatan kinerja UBS menyebar di divisi inti termasuk Wealth Management dan Asset Management. Investment Banking dan trading ikut menyumbang berkat volatilitas pasar yang tinggi di sepanjang Q1.
Manajemen UBS menyatakan integrasi Credit Suisse berjalan sesuai jalur untuk tuntas akhir 2026, dikutip dari Investing.com. Bank Swiss tersebut menargetkan tambahan efisiensi dan pertumbuhan setelah integrasi rampung.
UBS menjalankan program buyback $3 miliar yang ditargetkan tuntas akhir kuartal kedua. Manajemen menyatakan rencana buyback lanjutan akan dirilis sepanjang sisa tahun 2026.
Santander Beat dengan Lending dan Gain Polska
Santander melaporkan laba bersih atribusi €5,5 miliar untuk Q1 2026, naik 60 persen secara tahunan. Underlying profit di luar dampak M&A tercatat €3,6 miliar, naik 12 persen.
Pendapatan bunga bersih Santander naik 4 persen tahunan, sementara pendapatan fee tumbuh 6 persen. Pinjaman dan deposito masing-masing tumbuh 5 persen dan 4 persen dalam mata uang euro konstan.
Total beban Santander turun 3 persen, mencerminkan efisiensi dari program ONE Transformation. Rasio efisiensi membaik ke 42,8 persen, turun 3 poin persentase dibanding tahun lalu.
Laba atribusi Q1 mencakup gain modal bersih €1,9 miliar dari penyelesaian penjualan Santander Bank Polska pada Januari. Pendapatan total Q1 mencapai €15,1 miliar, naik 4 persen tahunan.
Beat ganda dari UBS dan Santander menambah katalis positif buat sektor perbankan global di pekan kunci ini. Aliran hasil bank Eropa sering menjadi indikator awal bagi outlook bank-bank besar AS hingga akhir pekan.












