Wall Street Variatif, S&P 500 dan Nasdaq Sentuh ATH Jelang FOMC

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Wall Street Variatif, S&P 500 dan Nasdaq Sentuh ATH Jelang FOMC

Share this article

Gotrade News - Indeks utama Wall Street ditutup variatif pada perdagangan Senin (27/04) jelang keputusan FOMC pekan ini. S&P 500 dan Nasdaq sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di sesi intraday.

S&P 500 menguat 0,12% ke 7.173,93 dan Nasdaq naik 0,20% ke 24.887,10. Dow Jones bergerak berbeda dengan turun 0,13% atau 62,92 poin ke 49.167,79.

Key Takeaways:

  • S&P 500 dan Nasdaq menyentuh ATH intraday di tengah investor wait-and-see jelang FOMC.
  • Pasar memperkirakan The Fed menahan suku bunga, dengan pernyataan Powell menjadi katalis arah utama.
  • Lima dari Magnificent Seven yaitu Amazon, Alphabet, Meta, Apple, dan Microsoft melaporkan kinerja pekan ini.

Pertemuan The Fed yang dimulai Selasa waktu setempat menjadi fokus utama pasar pekan ini. Bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga, dengan pernyataan resmi Jerome Powell menjadi penentu arah pasca rapat.

Robert Pavlik, manajer portofolio senior Dakota Wealth, menilai pasar berada di fase konsolidasi setelah reli pekan lalu, mengutip Kompas. Sejak memasuki bull market Oktober 2022, S&P 500 telah melonjak lebih dari 100%.

Adam Crisafulli menilai konflik AS-Iran masih berada di jalur de-eskalasi meski sentimen negatif moderat tetap ada, mengutip Katadata. Komentar ini muncul setelah Trump membatalkan rencana mengirim Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan.

Musim laporan keuangan Q1 2026 mencapai puncaknya pekan ini dengan lima dari Magnificent Seven melapor. Amazon, Alphabet, Meta, Apple, dan Microsoft mewakili sekitar 44% kapitalisasi pasar S&P 500.

Hasil 139 perusahaan S&P 500 menunjukkan 81% melebihi ekspektasi, dengan proyeksi pertumbuhan laba agregat naik ke 16,1%. Verizon menguat 1,5% setelah menaikkan panduan tahunan, sementara Domino's Pizza turun 8,8% karena penjualan Q1 mengecewakan.

Nvidia melonjak 4% melanjutkan kekuatan sebelumnya dan mendorong kapitalisasi pasarnya menembus US$ 5 triliun. Pola ini memperlihatkan kepemimpinan saham AI tetap kuat dalam tren pasar.

Bagi investor di Indonesia, kombinasi rekor S&P 500-Nasdaq dan keputusan FOMC akan menjadi penggerak utama pasar regional. Pemantauan rilis kinerja Magnificent Seven dan komentar Powell tetap menjadi referensi posisi jangka pendek.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade