5 Aplikasi Trading Deposit 50 Ribu, Begini Cara Mulainya

Gabriella SabatiniGabriella SabatiniHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

5 Aplikasi Trading Deposit 50 Ribu, Begini Cara Mulainya

Ringkasan Gotrade

  • Trading dengan deposit Rp50 ribu tetap memungkinkan dengan aplikasi dan aset yang sesuai.

  • Kenali cara kerja trading, pilihan aplikasi, biaya, dan risiko sebelum mulai.

  • Ada 5 aplikasi yang bisa dipertimbangkan, yaitu Gotrade, Ajaib, Pluang, Reku, dan Stockbit.

  • Gotrade menyediakan fractional shares untuk akses saham AS dengan nominal terjangkau.

Kamu memiliki uang sebesar Rp 50 ribu dan ingin coba trading, tapi masih bimbang apakah nominalnya cukup? Saat ini, kamu bisa menemukan berbagai aplikasi trading deposit kecil yang memungkinkan kamu mulai mengenal pasar dengan nominal yang lebih terjangkau.

Namun ada satu hal yang perlu diperjelas, jangan mengira hanya dengan modal kecil kamu bisa langsung mendapatkan keuntungan besar secara cepat. Sebelum memutuskan untuk memulai trading, ada baiknya kamu sudah mengetahui soal cara kerja trading, seperti apa yang perlu dicari dari sebuah aplikasi, dan bagaimana menggunakan modal supaya nggak habis hanya karena satu keputusan.

Apakah Bisa Trading dengan Deposit Rp 50 Ribu?

Tentu sangat bisa, selama aplikasi dan aset yang kamu pilih mempunyai ketentuan transaksi yang sesuai. Perlu dipahami juga, jangan cuma melihat berapa minimum deposit yang ditawarkan. Kamu harus mengetahui berapa nominal minimum, yang bisa digunakan untuk membeli aset dan biaya yang mungkin dikenakan.

Baca juga: Indeks S&P 500: Karakteristik hingga Cara Investasinya

Dengan modal Rp 50 ribu pada aplikasi trading, kamu bisa memahami proses transaksi, melihat bagaimana harga bergerak, dan mengetahui apa yang terjadi ketika keputusanmu ternyata sesuai atau tidak sesuai dengan kondisi pasar.

Bagaimana Cara Kerja Trading dengan Deposit Rp 50 Ribu?

Alur investasi saham.

Dengan modal Rp 50 ribu, proses trading tetap dimulai dengan deposit, memilih aset, lalu menentukan nominal pembelian, dan terakhir melakukan transaksi. Setelah membeli, kamu bisa melihat pergerakan harga dan menentukan waktu terbaik soal kapan akan menjual aset trading yang kamu miliki, sesuai dengan rencana yang sudah dibuat.

Baca juga: Saham Undervalued: Ini Ciri hingga Cara Ceknya, Apakah Bagus?

Jika harga bergerak naik setelah waktu pembelian, nilai posisi berpotensi bisa meningkat, namun jika harga sedang turun maka nilainya juga berpotensi berkurang. Oleh karena itu, jangan berpikir hanya dengan deposit Rp 50 ribu kamu akan bisa langsung mendapatkan keuntungan tertentu. Kamu juga perlu memahami, kalau hasil akhir trading tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pergerakan harga, keputusan yang kamu ambil, serta risiko dan biaya yang menyertai setiap transaksi.

5 Aplikasi Trading Deposit 50 Ribu yang Bisa Dicoba

Kalau kamu sedang mencari aplikasi trading dengan deposit kecil, sekarang ada banyak sekali beberapa platform yang bisa kamu temukan. Namun, tiap aplikasi tentunya punya fokus aset, minimum transaksi, biaya, dan fitur yang berbeda-beda. Jadi selain melihat modal awal, pertimbangkan juga pengalaman penggunaan dan jenis aset yang ingin kamu pelajari.

1. Gotrade

Kamu ingin mengenal dan memiliki saham Amerika, tanpa harus membelinya secara utuh? Gotrade bisa jadi salah satu aplikasi yang cocok untukmu para pemula. Aplikasi ini memiliki dukungan terhadap fractional shares, jadi kamu dapat membeli sebagian kecil saham berdasarkan nominal yang ingin digunakan. Dengan Gotrade, pembelian saham pecahan bisa dimulai dari US$1, sementara minimum deposit yang ditetapkan adalah US$5.

Selain bisa dimulai dari modal kecil, Gotrade juga memiliki tampilan antarmuka yang memudahkan pengguna. Dengan kombinasi akses ke saham AS, fractional shares, dan pengalaman penggunaan yang sederhana.

Cocok untuk: kamu yang ingin belajar dan mulai bertransaksi saham AS dengan nominal terjangkau, aplikasi ini juga sangat mudah digunakan.

2. Ajaib

Ajaib bisa menjadi pilihan untuk kamu yang ingin mengakses beberapa produk investasi melalui satu aplikasi. Untuk saham Indonesia, pembelian dilakukan minimal 1 lot atau 100 lembar saham, sehingga nominal awal bergantung pada harga saham yang kamu pilih. Ajaib juga memiliki fitur dan navigasi tombol yang memudahkan pengguna. Aplikasi trading ini, menyediakan akses ke saham dan reksa dana, jadi kamu bisa memilih instrumen yang sesuai dan cocok dengan kebutuhan atau tujuan finansialmu.

Cocok untuk: kamu yang ingin mengenal pasar saham Indonesia sekaligus memiliki pilihan produk investasi lainnya dalam satu aplikasi.

3. Pluang

Pluang sangat cocok bagi kamu, yang ingin mengakses berbagai jenis aset dalam satu aplikasi. Aplikasi ini menghadirkan aset seperti kripto, emas, dan saham AS.Tidak hanya pilihan aset yang beragam, aplikasi ini juga menampilkan fitur yang ditujukan untuk pengguna dengan kebutuhan berbeda, mulai dari fitur investasi seperti Autoinvest hingga fitur Pro dengan advanced order dan grafik teknikal untuk pengguna yang lebih aktif.

Cocok untuk: kamu yang ingin mencoba beberapa jenis aset dari satu aplikasi dan membutuhkan pilihan fitur yang lebih beragam seiring bertambahnya pengalaman.

4. Reku

Aplikasi Reku menawarkan akses ke saham Amerika yang bisa menjadi alternatif untuk kamu yang ingin mulai mengenal saham AS dengan modal kecil. Melalui platform in kamu bisa mengakses berbagai saham perusahaan Amerika seperti Apple, Microsoft, Tesla, dan Nvidia.

Untuk saham AS, Reku juga mencantumkan biaya transaksi sebesar 0,25% diluar pajak. Kamu tidak perlu khawatir, karena Reku juga menyediakan aset lain selain saham seperti aset kripto.

Cocok untuk: kamu yang ingin mengakses saham AS sekaligus memiliki pilihan aset kripto dalam satu aplikasi.

5. Stockbit

Kalau fokusmu adalah saham Indonesia, Stockbit bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Stockbit tidak menetapkan minimum deposit, tetapi pembelian saham tetap mengikuti ketentuan minimal 1 lot atau 100 lembar saham. Artinya, nominal yang dibutuhkan akan bergantung pada harga saham yang kamu pilih.

Salah satu pembeda Stockbit adalah ekosistem belajarnya. Selain fitur transaksi, tersedia Stream untuk berdiskusi dan mengikuti pembaruan seputar saham, serta Stockbit Academy untuk mempelajari dasar-dasar saham melalui materi teks dan video.

Cocok untuk: kamu yang ingin belajar saham Indonesia sambil berdiskusi dengan komunitas investor dan memanfaatkan materi edukasi dalam satu platform.

Cara Mulai Trading dengan Deposit Rp 50 Ribu Dengan Gotrade

Setelah memahami dasar-dasarnya, kamu bisa mulai mengenal proses trading melalui aplikasi yang sesuai dengan kebutuhanmu. Gotrade bisa menjadi pilihan untuk kamu yang ingin mengakses pasar dengan nominal yang lebih terjangkau, sehingga kamu dapat mulai berlatih tanpa harus menunggu punya modal besar. Supaya langkah awalnya lebih terarah, berikut proses yang bisa kamu ikuti.

1. Download Aplikasi Gotrade Lalu Daftar

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah download aplikasi Gotrade, kemudian buat akun dengan mengikuti proses pendaftaran dan verifikasi yang dianjurkan. Pastikan data yang kamu masukkan sudah sesuai agar proses pembukaan akun dapat berjalan dengan lancar. Sebelum mulai bertransaksi, luangkan waktu untuk mengenali menu dan fitur yang tersedia supaya kamu tidak terburu-buru saat menggunakan aplikasi.

2. Isi Saldo Sesuai Dengan Modal yang Kamu Miliki

Setelah akun siap digunakan, kamu bisa mengisi saldo sesuai dengan dana yang sudah kamu siapkan sebelumnya untuk trading. Jika kamu memulai dengan Rp 50 ribu, bukan berarti seluruh saldo tersebut harus langsung digunakan dalam satu transaksi. Kamu bisa menentukan batas dana sejak awal bertransaksi, agar kamu tidak mudah terbawa keinginan sesaat sehingga tujuan finansialmu bisa tetap sesuai yang direncanakan.

3. Pilih Aset yang Ingin Dipahami

Sebelum membeli, ada baiknya kamu sudah mengenali aset yang ingin dipilih dan dimiliki. Kamu bisa mulai mencari tahu bagaimana bisnis atau aset tersebut bisa bekerja serta kondisi apa saja yang bisa mempengaruhi naik turun harganya.

Sebaiknya hindari mengambil keputusan sesaat, cuma karena aset tersebut sedang ramai dibicarakan banyak orang. Semakin kamu memahami alasan di balik sebuah pilihan, semakin mudah untuk mengevaluasi keputusan tersebut nantinya.

4. Tentukan Nominal Pembelian

Tentukan nominal pembelian sesuai dengan dana dan tingkat risiko yang sudah kamu pikirkan. Ada baiknya jika seluruh modal tidak diletakan pada satu transaksi, hanya karena ingin mendapatkan potensi keuntungan yang lebih besar. Jika kamu masih pemula dalam trading, sebaiknya cukup fokus memahami alasan di balik nominal yang kamu pilih daripada mengejar sebanyak mungkin transaksi.

5. Pantau dan Evaluasi Transaksi

Setelah melakukan transaksi, jangan berpikir kalau prosesnya sudah selesai sampai disitu. Kamu juga perlu memantau bagaimana pergerakan aset tersebut setelah transaksi dan lihat apakah kondisinya masih sesuai dengan rencana awal. Kamu juga dapat mencatat alasan membeli, hasil transaksi, dan juga hal yang bisa diperbaiki pada keputusan berikutnya. Melalui hal ini, kamu bisa memahami bahwa bermain trading tidak selalu soal keuntungan dan kerugian tapi juga mengerti bagaimana strategi dalam bermain trading agar hasilnya bisa lebih sesuai dengan perencanaan yang sudah kamu susun.

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Trading dengan Modal Kecil

Punya modal kecil bukan berarti risikonya ikut kecil. Justru karena dana yang tersedia terbatas, satu keputusan yang kurang tepat bisa cukup terasa pada saldo. Sebelum mulai trading dengan Rp 50 ribu, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya kamu hindari:

  • Mengejar profit besar. Jadikan Rp 50 ribu sebagai modal belajar, bukan cara cepat mencari keuntungan.

  • Menghabiskan seluruh modal. Sisakan dana agar kamu punya ruang untuk transaksi berikutnya.

  • Ikut-ikutan tren. Jangan membeli hanya karena aset sedang ramai dibicarakan.

  • Mengabaikan biaya. Cek biaya transaksi karena nominal kecil lebih sensitif terhadap potongan.

  • Tidak mengevaluasi transaksi. Catat alasan beli dan jual agar kamu tahu apa yang perlu diperbaiki.

Trading atau Investasi, Mana yang Cocok untuk Pemula?

Trading dan investasi sama-sama bisa digunakan untuk mengelola dana di pasar, tetapi cara dan tujuannya berbeda. Sebelum memilih, pahami dulu karakter masing-masing agar kamu bisa menyesuaikannya dengan tujuan, waktu, dan tingkat risiko yang sanggup ditanggung.

Trading

Investasi

Tujuan

Memanfaatkan pergerakan harga

Mengembangkan nilai aset dalam jangka panjang

Jangka waktu

Cenderung lebih pendek

Cenderung lebih panjang

Fokus

Perubahan harga dan momentum pasar

Kondisi dan prospek aset atau perusahaan

Keterlibatan

Perlu lebih aktif memantau pasar

Tidak harus memantau harga setiap saat

Cocok untuk

Kamu yang siap aktif mengambil keputusan

Kamu yang ingin membangun aset untuk tujuan jangka panjang

Mulai Trading dengan Modal Terjangkau di Gotrade

Kamu nggak perlu menunggu punya modal besar untuk mulai trading. Dengan memahami aset yang dipilih, menyiapkan dana sesuai kemampuan, dan membuat rencana sebelum bertransaksi, kamu bisa mulai membangun pengalaman dari nominal yang terjangkau.

Yuk, download aplikasi Gotrade dan mulai trading dengan modal yang kamu siapkan. Kenali berbagai aset yang tersedia, lakukan transaksi sesuai rencana, dan mulai bangun pengalaman tradingmu dari sekarang.

Referensi:

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Gabriella Sabatini
Ditulis oleh
Gabriella Sabatini
Gabriella dengan pengalaman 2+ tahun sebagai Content Writer yang telah menangani berbagai niche, mulai dari digital marketing, mental health, parenting, travel, furniture, teknologi, hingga finansial. Ia memiliki ketertarikan dalam menulis topik seputar finansial dan investasi. Berbekal latar belakang S1 Ilmu Komunikasi konsentrasi Jurnalistik, ia terbiasa melakukan riset, keyword research, menulis artikel yang mengikuti prinsip E-E-A-T, serta melakukan editing dan proofreading agar konten lebih akurat, relevan, dan nyaman dibaca.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku