Mau Bikin Jurnal Trading yang Baik? Ini Hal yang Harus Dicatat

Kholida QothrunnadaKholida QothrunnadaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Mau Bikin Jurnal Trading yang Baik? Ini Hal yang Harus Dicatat

Jurnal trading adalah alat yang mencatat semua transaksi trader selama proses trading. Keberadaan jurnal ini akan sangat berpengaruh besar dalam review kinerja trading ataupun proses observasi.

Kita tahu, padahal setiap broker (pialang) sudah memuat rekaman transaksi nasabahnya. Tapi, kenapa pengelolaan jurnal trading sangat penting? Karena pengelolaanya berguna untuk memantau kinerja hasil trading kita dari waktu ke waktu.

Lalu, apa saja yang perlu dicatat dalam jurnal saat melakukan trading? Simak uraiannya di bawah ini.

Baca juga: Cara Analisis Teknikal Saham untuk Pemula: MA, RSI, dan MACD

8 Hal Penting yang Perlu Dicatat dalam Jurnal Trading

Secara umum, ini hal-hal yang perlu dicatat dalam menulis jurnal trading:

No.

Hal yang Perlu Dicatat

Baca juga: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Gotrade: Kenali Modusnya & Lindungi Dirimu

Keterangan

1

Tanggal dan waktu transaksi

Mencatat kapan posisi dibuka dan ditutup.

2

Aset atau ticker

Mencatat saham atau aset yang diperdagangkan.

3

Arah posisi

Menunjukkan apakah transaksi berupa long atau short.

4

Harga entry dan exit

Mencatat harga saat membuka dan menutup posisi.

5

Ukuran posisi

Mencatat jumlah saham, lot, atau nilai transaksi.

6

Alasan entry

Menjelaskan strategi atau sinyal yang menjadi dasar keputusan.

7

Hasil transaksi

Mencatat profit atau loss dalam nominal maupun persentase.

8

Catatan evaluasi

Menilai apakah rencana trading dijalankan dan apa yang perlu diperbaiki.

Cara Membuat Jurnal Trading

Jurnal trading yang baik biasanya dibagi menjadi tiga tahap, sesuai proses trading itu sendiri, sebelum masuk posisi, saat posisi berjalan, dan setelah posisi ditutup. Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Siapkan dan Kumpulkan Rencana Awal

Informasi ini menjadi tahap paling penting karena di sinilah trader perlu berpikir jernih, mengenai apa yang akan dia lakukan dan mengapa? Pastikan kamu benar-benar mempersiapkannya, sebelum mengambil keputusan.

Umumnya, beberapa hal yang perlu dicatat di dalam jurnal tradingnya sebagai berikut.

  • Arah trading (beli/jual), jangka waktu grafik yang digunakan, kode saham.

  • Strategi apa yang ingin digunakan beserta syarat-syaratnya. Contoh volume mendukung atau dengan indikator Moving Average Convergence Divergence (MCAD) untuk tren yang sedang berlangsung.

  • Plan target keuntungan, batas kerugian, dan harga masuk.

  • Bagaimana kondisi mental trader saat ini, lalu seberapa yakin dengan setup ini?

2. Informasi Pada Posisi Berjalan

Ini merupakan fase tanggal, waktu, dan eksekusinya. Saat trader sudah masuk posisi, luangkan waktu sebentar untuk mencatat eksekusinya. Bisa dibilang, tahap ini memang cukup singkah karena trader cuma memastikan benar-benar menjalankan rencana yang sudah dibuat di tahap rencana awal.

Perhatikan poin-poin yang perlu dicatatnya ya:

  • Tanggal, jam, beserta harga eksekusinya.

  • Apakah eksekusinya berjalan sama dengan rencana atau melesat/

  • Apakah stop loss sudah terpasang dengan sesuai?

3. Perhatikan Hasil dan Evaluasi

Setelah posisi ditutup, inilah momen untuk mengevaluasi diri. Lakukan ini secepat mungkin (idealnya dalam 24 jam), karena ingatan tentang aspek emosional dan pengambilan keputusan cepat memudar.

Perhatikan poin-poin ini:

  • Tanggal dan harga saat kamu keluar. Catat juga hasil untung atau ruginya.

  • Ketahui alasan keluar. Mulai dari apakah target tercapai, terkena stop loss atau tidak, maupun keputusan sendiri.

  • Apakah trader mematuhi rencana awal. Cari tahu apa yang berjalan dengan dan perbaikan apa yang perlu dibuat?

  • Pelajaran nyata apa yang bisa diambil untuk trading selanjutnya.

Contoh Trading Jurnal Sederhana

Menurut e-book Swing Trading untuk Pemula oleh Dita Herdian, menyusun jurnal dalam trading bisa membantu membuat kerangka kerja yang sistematis. Nah, kebiasaan melakukan trading journal bisa mendorong disiplin sehingga melancarkan proses evaluasi rutin.

Ilustrasi trading jurnal sederhana untuk pantau kinerja trader.

Gambar tabel jurnal trading di atas menunjukkan contoh ringkasan trading dalam satu periode. Kita bisa melihat kalau modal awal, total keuntungan/kerugian, hingga saldo akhir akun.

Sebagai contoh, modal awalnya sebesar Rp 35.000.000. Dengan modal itu, trader tersebut berhasil membukukan laba bersih Rp3.939.600 setelah melakukan tujuh kali transaksi pada beberapa saham.

Pada setiap baris di tabel mencatat rincian transaksi. Dengan begitu, kita bisa melihat dari jumlah lot, arah trading (long/short), harga masuk dan keluar, dan besaran komisinya. Catatan tersebut menjadi rekapan trader agar bisa melihat rencana waktu beli saham terbaik sekaligus mengetahui transaksi mana yang menguntungkan (win) dan merugi (loss).

Kenapa Sih Para Trader Membuat Jurnal?

Ketika meninjau jurnal trading kamu setahun kemudian, kamu akan tahu baik atau buruknya karir kamu sebagai trader 1 tahun yang lalu.

Selain sebagai cermin untuk kontemplasi, jurnal trading juga berperan untuk memantau kesuksesan karir kamu sebagai trader. Dengan begitu, reading selanjutnya akan lebih efektif.

Tidak ada ruginya mencatat transaksi trading dalam jurnal. Jika trader menuliskan semuanya dalam jurnal trading, kama trader bisa secara praktis membuat keputusan selanjutnya. Jadi, saat meninjau jurnal trading kamu setahun kemudian, kamu akan tahu baik atau buruknya karir kamu sebagai trader 1 tahun yang lalu.

Trading lewat Aplikasi Gotrade

Yuk, mulai perjalanan investasi bersama Gotrade, Pantau pergerakan harga saham secara real-time, catat setiap transaksi dengan mudah, dan bangun portofolio yang lebih terarah di dalam satu aplikasi. Download aplikasi Gotrade sekarang!

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Kholida Qothrunnada
Ditulis oleh
Kholida Qothrunnada
Kholida Qothrunnada adalah konten strategis dan editor lulusan Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Multimedia Jurnalistik. Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun bekerja di media nasional sebagai reporter di bidang ekonomi dan bisnis. Memiliki minat untuk mendalami konten seputar keuangan, fintech, saham, dan kripto.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut
Welcome Rewards

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade