Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Nilai Pasar Hilang $482 Miliar

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Nilai Pasar Hilang $482 Miliar

Ringkasan

  • Saham Alphabet (GOOGL) turun 12,64% ke $283,82 pada Kamis (29/10/2026), dan kapitalisasi pasarnya hilang sekitar $482 miliar menurut Yahoo Finance.
  • Pendapatan Google Search & other naik 12% ke $63,35 miliar, di bawah perkiraan Wall Street sekitar $65 miliar menurut Yahoo Finance.
  • Belanja modal $51,4 miliar membuat arus kas bebas Alphabet minus $9,1 miliar, dan saham teknologi lain ikut melemah di tengah sorotan belanja AI.

Gotrade News - Saham Alphabet (GOOGL) anjlok 12,64% ke $283,82 pada penutupan perdagangan Kamis (29/10/2026), sementara saham kelas C (GOOG) turun 12,29% ke $282,32, menurut The Motley Fool. Penurunan ini menjadi hari perdagangan terburuk induk Google tersebut sejak IPO pada 2004.

Menurut perhitungan Yahoo Finance, aksi jual tersebut menghapus kapitalisasi pasar Alphabet sekitar $482 miliar, kerugian satu hari terbesar kedua bagi perusahaan yang tercatat di bursa AS. Rekor masih dipegang Nvidia (NVDA), yang kehilangan sekitar $593 miliar pada 27 Januari 2025.

Tekanan datang sehari setelah Alphabet merilis laporan kinerja kuartal III 2026 pada Rabu (28/10/2026) setelah penutupan pasar. Melansir Seeking Alpha, saham teknologi lain ikut melemah karena investor kembali mempertanyakan besarnya belanja untuk kecerdasan buatan (AI).

Baca juga: Resmed Rilis Laba Kuartal I Fiskal 2027, Pendapatan $1,4 Miliar

Pendapatan Google Search Tumbuh 12%, di Bawah Perkiraan

Menurut rilis resmi Alphabet yang diserahkan ke SEC, pendapatan Google Search & other naik 12% menjadi $63,35 miliar pada kuartal yang berakhir 30 September 2026. Dilansir Yahoo Finance, Wall Street memperkirakan angka sekitar $65 miliar. The Motley Fool mencatat laju pertumbuhan ini melambat dari 17% pada kuartal II 2026.

Secara keseluruhan, pendapatan Alphabet naik 25% menjadi $127,6 miliar. Google Cloud menjadi penopang utama dengan pendapatan $30,7 miliar, tumbuh 103%, dan laba operasional segmen sebesar $11,1 miliar, menurut rilis yang sama.

Menurut CEO Sundar Pichai dalam rilis tersebut, Alphabet kini berada pada laju pendapatan setengah triliun dolar per tahun. Pichai menyebut pertumbuhan Google Cloud didorong permintaan besar atas infrastruktur dan solusi AI perusahaan.

Baca juga: Illumina Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $1,13 Miliar
Metrik kuartal III 2026Nilai
Pendapatan total$127,6 miliar (naik 25%)
Google Search & other$63,35 miliar (naik 12%)
Iklan YouTube$11,2 miliar
Google Cloud$30,7 miliar (naik 103%)
Laba operasional$40,6 miliar (naik 30%, margin 31,8%)
Laba per saham dilusian$2,12
Belanja modal$51,4 miliar
Arus kas bebasminus $9,1 miliar

Belanja Modal $51,4 Miliar Tekan Arus Kas Bebas

Rilis Alphabet mencatat belanja modal (capex) sebesar $51,4 miliar pada kuartal III. Menurut The Motley Fool, angka ini naik dari $24 miliar setahun sebelumnya dan $44,9 miliar pada kuartal II. Akibatnya, arus kas bebas tercatat minus $9,1 miliar, kuartal kedua berturut-turut dalam posisi negatif.

Laba bersih bagi pemegang saham biasa turun 25% menjadi $26,2 miliar, dengan laba per saham dilusian $2,12, menurut The Motley Fool. Rilis Alphabet menunjukkan pos pendapatan (beban) lain-lain bersih minus $8,2 miliar, berbalik dari positif $12,8 miliar setahun sebelumnya. Yahoo Finance menyebut kepemilikan saham Alphabet di sejumlah laboratorium AI ikut membebani hasil kuartal ini.

Penurunan Saham Alphabet Terdalam Sejak IPO 2004

Melansir Yahoo Finance, penurunan ini lebih dalam dari koreksi di atas 10% yang dialami Alphabet pada Maret 2020 dan September 2008. Rekor kerugian nilai pasar harian sebelumnya terjadi pada 23 Juli 2026, sekitar $275 miliar. Bespoke Investment Group juga mencatatnya sebagai penurunan pascarilis kinerja paling tajam sejak IPO.

Yahoo Finance menambahkan, Alphabet telah kehilangan sekitar $1,4 triliun nilai pasar sejak mencetak rekor tertinggi pada Mei 2026. CEO Pivotal Research Jeffrey Wlodarczak, seperti dikutip Yahoo Finance, menilai kubu pesimistis akan berargumen bahwa ini adalah kuartal pertama AI mulai benar-benar menggerus bisnis pencarian Google.

Sorotan Belanja AI Merembet ke Amazon

Kekhawatiran yang sama mengarah ke Amazon (AMZN), yang merilis laporan kinerjanya setelah penutupan pasar Kamis. Menurut Yahoo Finance, pendapatan Amazon Web Services tumbuh 39%, tercepat dalam hampir lima tahun. Namun, arus kas bebas 12 bulan Amazon mencatat arus keluar rekor lebih dari $42 miliar, dan sahamnya turun di perdagangan setelah jam bursa.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku