Saham AMD Turun 2,1% ke $566,42 (30 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham AMD turun 2,08% ke $566,42 pada sesi 29 Oktober 2026, lebih dalam dari penurunan Nasdaq Composite sebesar 1,38%.
- Sumber berita tidak menyebut satu pemicu khusus dari perusahaan, sementara Jefferies menyoroti ekspektasi tinggi menjelang laporan kuartal III, menurut Proactive.
- Laporan keuangan kuartal III 2026 AMD dijadwalkan rilis pada 3 November 2026 setelah pasar tutup.
Gotrade News - Saham Advanced Micro Devices atau AMD (AMD) ditutup di $566,42 pada Kamis, 29 Oktober 2026 waktu New York, atau Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB, melemah 2,08% dari penutupan sebelumnya. Saham AMD turun lebih dalam dari Nasdaq Composite tanpa satu pemicu khusus dari perusahaan yang disebut sumber berita, menjelang laporan kuartal III AMD pada 3 November 2026.
Data Perdagangan Saham AMD
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $566,42 |
| Perubahan | -$12,02 (-2,08%) |
| Penutupan sebelumnya | $578,44 |
| Rentang harian | $560,57 hingga $575,10 |
| Volume | 16,9 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 21,3 juta saham |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 10.233.000 per saham (kurs Rp 18.065 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Kurs Rp 18.065 per dolar AS: Yahoo Finance, 29 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga AMD terkini di halaman harga saham AMD (AMD) hari ini.
Pergerakan Saham AMD Sepanjang Sesi
Sepanjang sesi, saham AMD bergerak di rentang $560,57 hingga $575,10 dan ditutup $5,85 di atas level terendah harian. Volume perdagangan tercatat 16,9 juta saham, sekitar 20,71% di bawah rata-rata volume 21,3 juta saham, sehingga penurunan ini terjadi dengan aktivitas yang lebih sepi dari biasanya.
Tekanan juga terlihat di pasar yang lebih luas pada sesi yang sama. Indeks Nasdaq Composite turun 1,38% ke 26.184,72, S&P 500 melemah 0,30% ke 7.720,39, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,25% ke 52.342,56. Dengan begitu, saham AMD bergerak 0,70 poin persentase lebih lemah dari Nasdaq. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 5,6 basis poin ke 4,99%.
Saham chip lain juga bergerak turun. Nvidia (NVDA) melemah 0,80%, Broadcom turun 1,94%, dan TSMC turun 1,75%, sedangkan Intel (INTC) dan Micron turun lebih dalam, masing-masing 3,62% dan 4,98%. Saham Oracle (ORCL), mitra cloud AMD, ditutup turun 3,45%.
Kenapa Saham AMD Turun?
Sumber berita yang tersedia tidak menyebut satu pemicu khusus dari perusahaan di balik penurunan sesi Kamis, sehingga pergerakannya sejalan dengan pelemahan Nasdaq dan sejumlah saham chip di atas. Beberapa kabar tetap menyertai sesi tersebut.
Pada Kamis (29/10), Proactive melaporkan catatan Jefferies menjelang laporan kuartal III. Jefferies memperkirakan pendapatan AMD kuartal September sebesar $13,5 miliar, di atas konsensus $13,1 miliar. Menurut laporan yang sama, Wall Street memperkirakan pendapatan pusat data AMD pada 2027 di atas $70 miliar, sementara ekspektasi sebagian investor institusi berada di kisaran $80 miliar hingga $90 miliar.
Dua hari sebelumnya, Selasa (27/10), AMD mengumumkan dua kerja sama. Menurut siaran pers AMD, perusahaan akan berinvestasi $1 miliar dalam penawaran saham Meta, dan sistem rak Helios awal sudah terpasang serta sedang diuji Meta sebelum penerapan yang lebih luas. Di hari yang sama, AMD menyatakan prosesor EPYC generasi keenam akan menjalankan instans OCI Compute E7 milik Oracle yang akan datang.
Dilansir GuruFocus, yang mencatat pelemahan saham AMD pada sesi Kamis, pengumuman Oracle tersebut belum menyertakan nilai pesanan maupun kontribusi pendapatan yang terukur. GuruFocus menambahkan bahwa ketersediaan, adopsi pelanggan, dan realisasi pendapatan akan menentukan seberapa besar kontribusi kerja sama itu.
Analisis Saham AMD: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Menurut AMD, Meta telah menggunakan jutaan prosesor EPYC lintas generasi, dan GPU Instinct sudah berjalan di lingkungan produksi Meta untuk pelatihan model serta mesin rekomendasi.
- Kerja sama dengan Oracle memperluas peran AMD di cloud, lewat EPYC generasi keenam untuk instans E7 dan DPU Pensando di kartu jaringan Oracle Acceleron, menurut AMD.
- Jefferies, seperti dilaporkan Proactive, mencatat minat terhadap CPU untuk AI serta rencana peningkatan produksi rak Helios pada kuartal IV.
Risiko
- Menurut Jefferies via Proactive, pasokan chip logika dan memori, serta keterbatasan daya dan infrastruktur pusat data, dapat membatasi pertumbuhan.
- CPU Venice dan GPU MI450 sama-sama bergantung pada proses N2 TSMC, sehingga AMD harus membagi kapasitas di antara keduanya. Jefferies juga mengingatkan penerapan awal Helios bisa tertunda.
- Sistem Helios di Meta masih dalam tahap uji menurut AMD, dan pengumuman Oracle belum menyertakan nilai pesanan menurut GuruFocus.
Agenda terdekat bagi saham AMD adalah laporan keuangan kuartal III 2026, yang menurut Proactive dirilis pada Selasa, 3 November 2026 setelah pasar tutup.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
- AMD and Meta Advance Strategic Partnership to Power Meta’s Superintelligence Infrastructure (AMD)
- AMD Expands AI and Cloud Infrastructure Collaboration with Oracle (AMD)
- Jefferies preview of AMD third-quarter results and 2027 data center expectations (Proactive)
- AMD Stocks Decline With Oracle Rollout Details Still to Come (GuruFocus.com)
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.












