Saham Meta Naik 2,0% ke $624,52 (30 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Meta Naik 2,0% ke $624,52 (30 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Meta Platforms (META) naik 1,96% ke $624,52 pada 29 Oktober 2026, saat Nasdaq Composite turun 1,38%.
  • Belum ada sumber yang menyebut pemicu khusus dari perusahaan, sementara pada hari yang sama Meta menuntaskan penawaran saham preferennya dan Alphabet turun 12,64% setelah laporan kuartal III.
  • Volume mencapai 31,3 juta saham, di atas rata-rata 23,8 juta saham, dan putusan banding di Prancis menambah tekanan regulasi bagi Meta menurut GuruFocus.

Gotrade News - Saham Meta naik 1,96% (+$12,03) ke $624,52 pada penutupan Kamis, 29 Oktober 2026 waktu New York, atau Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Saham Meta naik ketika Nasdaq Composite justru turun 1,38%, dan belum ada sumber yang menyebut satu pemicu khusus dari perusahaan untuk kenaikan sesi ini, yang bertepatan dengan rampungnya penawaran saham preferen Meta.

Data Perdagangan Saham META

DataNilai
Harga penutupan$624,52
Perubahan+$12,03 (+1,96%)
Penutupan sebelumnya$612,49
Rentang harian$616,80 hingga $634,68
Volume31,3 juta saham
Rata-rata volume 30 hari23,8 juta saham
Setara dalam rupiahsekitar Rp 11.282.000 per saham (kurs Rp 18.065 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Kurs Rp 18.065 per dolar AS: Yahoo Finance, 29 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga META terkini di halaman harga saham Meta (META) hari ini.

Baca juga: Resmed Rilis Laba Kuartal I Fiskal 2027, Pendapatan $1,4 Miliar

Pergerakan Saham META Sepanjang Sesi

Sepanjang sesi, saham META bergerak di rentang $616,80 hingga $634,68 dan ditutup $7,72 di atas level terendah hariannya. Volume perdagangan mencapai 31,3 juta saham, atau 31,36% di atas rata-rata 23,8 juta saham.

Kenaikan ini berlawanan dengan arah pasar. Nasdaq Composite turun 1,38% ke 26.184,72, S&P 500 melemah 0,30% ke 7.720,39, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,25% ke 52.342,56. Dengan begitu, META mengungguli Nasdaq sebesar 3,34 poin persentase. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 5,6 basis poin ke 4,99%.

Di antara saham teknologi besar, Alphabet (GOOGL) turun 12,64% dan Amazon (AMZN) turun 4,25%. Microsoft turun 0,16% dan Nvidia turun 0,80%, sementara Apple naik 1,48%.

Baca juga: Illumina Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $1,13 Miliar

Kenapa Saham Meta Naik?

Dari sumber yang kami baca, belum ada yang mengaitkan kenaikan saham Meta pada sesi ini dengan satu kabar khusus dari perusahaan. Pergerakannya menonjol jika dibandingkan dengan pasar: menurut Yahoo Finance, laporan kuartal III Alphabet memicu aksi jual di Wall Street, dan keraguan atas belanja AI menyebar ke saham semikonduktor serta perangkat lunak.

Pada hari yang sama, Meta menuntaskan penawaran saham preferennya. Menurut laporan 8-K Meta kepada SEC, penawaran 250 juta depositary shares, masing-masing mewakili 1/20 kepemilikan atas saham 6,50% Series A Mandatory Convertible Preferred Stock, ditutup pada 29 Oktober 2026. Meta juga meneken perjanjian forward sale atas 40 juta saham Class A dengan penyelesaian paling lambat 19 November 2027, dan pada awalnya tidak menerima dana dari penjualan saham oleh pihak forward seller.

Masih pada 29 Oktober, melansir GuruFocus, Pengadilan Banding Paris menguatkan dua sanksi sementara dari otoritas persaingan usaha Prancis yang mewajibkan Meta bernegosiasi soal pembayaran dengan grup media. Meta menyatakan kecewa, tetapi akan tetap bernegosiasi dengan itikad baik dan mematuhi langkah tersebut. GuruFocus mencatat investor tampak tidak terlalu khawatir dengan putusan itu.

Dilansir Simply Wall St, Advanced Micro Devices (AMD) menegaskan bahwa sistem rackscale Helios, prosesor EPYC, dan GPU Instinct miliknya digunakan di seluruh infrastruktur AI Meta, yang dikaitkan dengan agen personal Muse dan model terkait.

Analisis Saham META: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Saham META naik 1,96% saat Nasdaq turun 1,38%, dengan volume 31,36% di atas rata-rata, sehingga kenaikan sesi ini disertai perdagangan yang lebih ramai dari biasanya.
  • Menurut laporan 8-K perusahaan, penawaran saham preferen Meta resmi ditutup pada 29 Oktober 2026, sehingga penawaran tersebut kini telah rampung.
  • AMD menegaskan perangkat kerasnya dipakai di infrastruktur AI Meta yang dikaitkan dengan agen personal Muse, menurut Simply Wall St.

Risiko

  • Menurut GuruFocus, pengadilan di Paris menilai cara Meta menghitung remunerasi penerbit dapat melanggar hukum persaingan usaha Prancis dan Eropa, dan putusan ini menambah tekanan regulasi bagi Meta.
  • Saham preferen tersebut bersifat wajib konversi (mandatory convertible) dan perjanjian forward sale mencakup 40 juta saham Class A, sehingga jumlah saham beredar dapat bertambah saat instrumen tersebut diselesaikan.
  • Menurut Yahoo Finance, keraguan atas belanja AI kembali menekan saham teknologi setelah laporan Alphabet, dan Nasdaq turun 1,38% pada sesi yang sama.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku