Saham Coinbase (COIN) Naik 0,9%, Ini Sentimennya (28 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Coinbase (COIN) Naik 0,9%, Ini Sentimennya (28 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Coinbase (COIN) naik 0,93% ke $161,09 pada sesi Selasa, 27 Oktober 2026 waktu New York, dengan volume 5,9 juta saham.
  • Belum ada sumber yang menyebut pemicu khusus dari perusahaan, dan kenaikannya sedikit di bawah Nasdaq Composite yang naik 1,18%.
  • Menurut pengumuman Coinbase, laporan keuangan kuartal III 2026 dirilis Kamis, 29 Oktober 2026 setelah penutupan pasar.

Gotrade News - Saham Coinbase naik 0,93% ke $161,09 pada penutupan Selasa, 27 Oktober 2026 waktu New York, atau Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Belum ada sumber yang menyebut pemicu khusus dari perusahaan di balik kenaikan saham berkode COIN ini, yang sedikit tertinggal dari Nasdaq Composite pada sesi yang sama.

Data Perdagangan Saham COIN

DataNilai
Harga penutupan$161,09
Perubahan+$1,49 (+0,93%)
Penutupan sebelumnya$159,60
Harga pembukaan$160,33
Rentang harian$157,75 hingga $161,87
Volume5,9 juta saham
Rata-rata volume 30 hari9,0 juta saham
Rentang 52 minggu$139,11 hingga $368,13
Setara dalam rupiahsekitar Rp 2.923.000 per saham (kurs Rp 18.144 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 28 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 28 Oktober 2025. Kurs Rp 18.144 per dolar AS: Yahoo Finance, 27 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga COIN terkini di halaman harga saham Coinbase (COIN) hari ini.

Baca juga: Baker Hughes Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $8,0 Miliar

Pergerakan Saham COIN Sepanjang Sesi

COIN dibuka di $160,33, di atas penutupan sebelumnya $159,60, lalu bergerak dalam rentang $157,75 hingga $161,87. Saham ditutup $3,34 di atas titik terendah harian. Volume perdagangan tercatat 5,9 juta saham, 34,95% di bawah rata-rata 9,0 juta saham, sehingga kenaikan ini terjadi dengan aktivitas yang lebih sepi dari biasanya.

Kenaikan 0,93% COIN berada 0,25 poin persentase di bawah Nasdaq Composite, yang naik 1,18% ke 26.477,81, tetapi di atas S&P 500 yang menguat 0,60% ke 7.722,60. Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,03% ke 52.377,57, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 0,7 basis poin ke 4,99%.

Sebagai pembanding pada sesi yang sama, saham Robinhood (HOOD) naik 1,85% ke $94,56 dan Strategy (MSTR) naik 1,13% ke $141,40. Dalam rentang 52 minggu, COIN masih 56,24% di bawah level tertinggi $368,13 dan 15,80% di atas level terendah $139,11.

Baca juga: FirstEnergy Rilis Laba Kuartal III 2026, Core EPS $0,98

Kenapa Saham Coinbase Naik?

Tidak ada sumber yang dibaca yang mengaitkan kenaikan 0,93% ini dengan kabar khusus dari Coinbase. Pergerakannya sejalan dengan penguatan Nasdaq Composite dan S&P 500, meski sedikit di bawah Nasdaq. Sepanjang 27 Oktober 2026, ada tiga kabar perusahaan yang beredar.

Melansir Unchained, Coinbase akan mengonversi 14 stablecoin yang masih tersimpan di akun ritel Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) pada Jumat, 30 Oktober 2026, karena token tersebut tidak memenuhi aturan MiCA Uni Eropa. Daftar itu mencakup USDT, PYUSD dan DAI. Saldo yang tersisa akan ditukar dengan kurs pasar ke USDC bila dinilai sesuai, sementara pengguna yang ingin mempertahankan tokennya harus memindahkannya ke dompet eksternal sebelum tenggat.

Dalam laporan TheStreet tertanggal 27 Oktober 2026, CEO Coinbase Brian Armstrong disebut menulis di X bahwa pasokan emas bisa bertambah lewat kemajuan sains, sedangkan pasokan Bitcoin tidak, karena jumlahnya "will only ever be 21M". Sementara itu, menurut Motley Fool, Coinbase kini menawarkan pinjaman berbunga tetap dengan jaminan Bitcoin melalui protokol Morpho Midnight di jaringan Base, yang diumumkan pada 22 September lalu.

Analisis Saham COIN: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Layanan pinjaman bertambah: pinjaman berbunga tetap melengkapi pinjaman berbunga variabel berjaminan Bitcoin yang sudah tersedia sejak Januari 2025, menurut Motley Fool.
  • Izin di Eropa: Unchained mencatat Coinbase Luxembourg S.A. telah diotorisasi regulator Luksemburg, CSSF, sebagai penyedia layanan aset kripto di bawah MiCA.

Risiko

  • Aset kripto melemah: Bitcoin turun 7,3% sepanjang 2026, menurut data Charlie Bilello yang dikutip TheStreet.
  • Pembatasan aturan MiCA: pembelian, penjualan dan konversi ke-14 stablecoin itu sudah dibatasi di Coinbase untuk pengguna EEA, menurut Unchained.

Agenda terdekat adalah laporan keuangan kuartal III 2026. Menurut pengumuman resmi Coinbase tertanggal 14 Oktober 2026 yang dilansir Investing News Network, laporan itu dirilis Kamis, 29 Oktober 2026 setelah penutupan pasar, disusul sesi tanya jawab langsung di X pukul 14.00 waktu Pasifik.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku