Saham Coinbase (COIN) Turun 10,6% Usai Laporan Kuartal III (2 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Coinbase (COIN) Turun 10,6% Usai Laporan Kuartal III (2 November 2026)

Ringkasan

  • Saham Coinbase (COIN) turun 10,62% ke $143,54 pada sesi Jumat, 30 Oktober 2026, jauh lebih dalam dari Nasdaq Composite yang turun 2,86%.
  • Media keuangan mengaitkan penurunan ini dengan laporan kuartal III 2026, saat pendapatan bersih turun 34% secara tahunan menjadi $1,16 miliar, serta peretasan Binance senilai $6,3 miliar.
  • Volume perdagangan mencapai 20,9 juta saham, dan harga penutupan berada 4,86% di atas level terendah 52 minggu di $136,89.

Gotrade News - Saham Coinbase (COIN) ditutup di $143,54 pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB), turun 10,62% atau $17,05 dari penutupan sebelumnya di $160,59. Saham Coinbase turun sehari setelah perusahaan merilis laporan kuartal III 2026, sementara sentimen kripto tertekan oleh peretasan bursa Binance senilai $6,3 miliar, menurut 24/7 Wall St.

Data Perdagangan Saham COIN

DataNilai
Harga penutupan$143,54
Perubahan-$17,05 (-10,62%)
Penutupan sebelumnya$160,59
Harga pembukaan$148,23
Rentang harian$136,89 hingga $148,50
Volume20,9 juta saham
Rata-rata volume 30 hari8,3 juta saham
Rentang 52 minggu$136,89 hingga $361,40
Setara dalam rupiahsekitar Rp 2.594.000 per saham (kurs Rp 18.070 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 31 Oktober 2025. Kurs Rp 18.070 per dolar AS: Yahoo Finance, 30 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga COIN terkini di halaman harga saham Coinbase (COIN) hari ini.

Baca juga: Block Rilis Laba Kuartal III 2026, Laba Kotor $3,24 Miliar

Pergerakan Saham COIN Sepanjang Sesi

COIN dibuka di $148,23, di bawah penutupan sebelumnya, lalu bergerak di rentang $136,89 hingga $148,50. Harga sempat menyentuh $136,89, yang sekaligus menjadi level terendah 52 minggu, sebelum ditutup $6,65 di atas level terendah harian tersebut.

Volume perdagangan mencapai 20,9 juta saham, atau 153,23% di atas rata-rata 8,3 juta saham.

Penurunan COIN jauh lebih dalam dibanding pasar. Nasdaq Composite turun 2,86% ke 25.437,00, S&P 500 melemah 1,82% ke 7.580,07, dan Dow Jones Industrial Average turun 1,09% ke 51.770,31, sehingga COIN bergerak 7,76 poin persentase lebih lemah dari Nasdaq. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 6,0 basis poin ke 4,93% pada sesi yang sama.

Baca juga: Analog Devices Rampungkan Akuisisi Alif Semiconductor

Saham lain yang terkait kripto juga tertekan: Robinhood (HOOD) turun 7,21% ke $84,99 dan Strategy (MSTR) turun 7,84% ke $130,51. Pada penutupan ini, COIN berada 60,28% di bawah level tertinggi 52 minggu di $361,40 dan 4,86% di atas level terendah 52 minggu di $136,89.

Kenapa Saham Coinbase Turun?

Pemicu pertama datang dari laporan keuangan kuartal III 2026 yang dirilis Coinbase setelah penutupan pasar pada Kamis, 29 Oktober 2026, menurut 24/7 Wall St. Menurut materi presentasi kinerja kuartal III yang dilaporkan Coinbase ke SEC, pendapatan bersih turun 34% secara tahunan menjadi $1,16 miliar, dengan pendapatan transaksi $590 juta dan pendapatan langganan dan layanan $570 juta.

Laba bersih tercatat $718,7 juta, tetapi laba bersih yang disesuaikan hanya $77,7 juta. Melansir 24/7 Wall St, sebagian besar laba itu berasal dari keuntungan investasi kripto sebesar $715 juta, sementara pendapatan transaksi turun 44% secara tahunan karena volatilitas kripto berada di level terendah dalam beberapa tahun. Menurut CEO Brian Armstrong, kondisi bisnis di lapangan sebenarnya lebih baik daripada yang tergambar dari angka keseluruhan.

Pemicu kedua adalah peretasan bursa kripto Binance pada malam 29 Oktober 2026 senilai $6,3 miliar, pencurian kripto terbesar yang pernah tercatat menurut 24/7 Wall St. Media tersebut melaporkan penyelidik menduga peretas Korea Utara berada di balik serangan itu, sementara Binance menyatakan $3 miliar aset telah dibekukan dan akan menanggung seluruh kerugian. Dilansir BeInCrypto, CTO Coinbase Rob Witoff menyatakan Coinbase aman, sedangkan Chief Security Officer Jeff Lunglhofer menyebut Coinbase memblokir pengiriman ke dompet Binance yang disusupi dan menyesuaikan sistem cold storage sebagai langkah pencegahan.

Analisis Saham COIN: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Pendapatan langganan dan layanan naik 3% secara kuartalan menjadi $570 juta, atau 49% dari pendapatan bersih kuartal III, menurut materi presentasi Coinbase.
  • Pendapatan tahunan (annualized) dari pasar prediksi telah melampaui $200 juta, dengan jumlah trader harian naik lebih dari 60% secara kuartalan.
  • Pangsa pasar volume perdagangan kripto Coinbase naik ke 10,7%, kenaikan kuartal keempat berturut-turut, dan rata-rata USDC yang disimpan di produk Coinbase mencapai rekor $22 miliar.

Risiko

  • Pendapatan transaksi sensitif terhadap volatilitas dan volume perdagangan kripto, yang menurut 24/7 Wall St membuat pos ini turun 44% secara tahunan pada kuartal III.
  • Laba bersih kuartal III sebagian besar ditopang keuntungan investasi kripto, sehingga hasil laba ikut bergantung pada pergerakan harga aset kripto.
  • Menurut BeInCrypto, Coinbase menyimpan Bitcoin untuk sebagian besar ETF Bitcoin spot di AS, sehingga keamanan kustodinya ikut menjadi sorotan setelah rangkaian peretasan bursa kripto.
  • Pemulihan sentimen juga bergantung pada perkembangan kasus Binance, termasuk apakah Binance membuka kembali penarikan dan berapa banyak dana curian yang dipulihkan, menurut 24/7 Wall St.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku