Saham Meta Turun 1,9%, Ini Sentimennya (27 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Meta Turun 1,9%, Ini Sentimennya (27 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Meta Platforms (META) turun 1,88% ke $630,56 pada sesi 26 Oktober 2026, saat Nasdaq Composite naik 0,82%.
  • Media keuangan mengaitkan penurunan ini dengan penawaran saham sekitar $35 miliar yang diluncurkan Meta untuk mendanai ekspansi AI.
  • Penawaran ini menambah jumlah saham beredar, sementara Meta juga merencanakan program saham Kelas C sekitar $60 miliar paling cepat pada kuartal pertama 2027.

Gotrade News - Saham Meta Platforms (META) ditutup di $630,56 pada sesi Senin, 26 Oktober 2026 waktu New York (Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB), melemah $12,06 atau 1,88%. Saham Meta turun pada hari yang sama ketika perusahaan meluncurkan penawaran saham senilai sekitar $35 miliar untuk mendanai ekspansi kecerdasan buatan (AI), rencana yang menurut media keuangan dapat berkembang hingga $95 miliar.

Data Perdagangan Saham META

DataNilai
Harga penutupan$630,56
Perubahan-$12,06 (-1,88%)
Penutupan sebelumnya$642,62
Harga pembukaan$638,36
Rentang harian$627,80 hingga $647,69
Volume32,1 juta saham
Rata-rata volume 30 hari21,8 juta saham
Rentang 52 minggu$520,26 hingga $779,82
Setara dalam rupiahsekitar Rp 11.401.000 per saham (kurs Rp 18.081 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Senin, 26 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume: stockanalysis.com, dicek silang dengan Wedbush. Rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 27 Oktober 2025. Kurs Rp 18.081 per dolar AS: Yahoo Finance, 26 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga META terkini di halaman harga saham Meta (META) hari ini.

Baca juga: Baker Hughes Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $8,0 Miliar

Pergerakan Saham META Sepanjang Sesi

META dibuka di $638,36, sudah di bawah penutupan sebelumnya, lalu bergerak di rentang $627,80 hingga $647,69. Saham ini mengakhiri sesi hanya $2,76 di atas level terendah harian, dengan volume perdagangan lebih tinggi 47,50% dari rata-rata.

Pelemahan META berlawanan dengan arah pasar. Nasdaq Composite naik 0,82% ke 26.169,38, S&P 500 naik 0,70% ke 7.676,77 dan Dow Jones Industrial Average naik 0,28% ke 52.361,58, sehingga META tertinggal 2,70 poin persentase dari Nasdaq. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun nyaris tidak bergerak di 4,99% (-0,2 basis poin).

Tiga perusahaan chip yang namanya muncul dalam dokumen penawaran Meta justru menguat: Nvidia (NVDA) naik 2,39%, AMD (AMD) naik 2,80% dan Broadcom (AVGO) naik 2,33%. Dengan penutupan ini, META berada 19,14% di bawah level tertinggi 52 minggu dan 21,20% di atas level terendah 52 minggu.

Baca juga: FirstEnergy Rilis Laba Kuartal III 2026, Core EPS $0,98

Kenapa Saham Meta Turun?

Media keuangan mengaitkan penurunan META dengan rencana penggalangan dana untuk ekspansi AI. Menurut dokumen penawaran yang diajukan Meta ke SEC pada 26 Oktober 2026, perusahaan meluncurkan penawaran saham biasa Kelas A senilai $22,5 miliar melalui perjanjian forward sale serta 250 juta depositary shares yang mewakili saham preferen Seri A wajib konversi. Nilai kedua penawaran itu sekitar $35 miliar, dengan Morgan Stanley dan Goldman Sachs sebagai penjamin emisi utama.

Dalam dokumen yang sama, Meta menyebut rencana program penjualan saham Kelas C secara at-the-market senilai sekitar $60 miliar setelah saham Kelas C mulai diperdagangkan. Meta menyatakan belum menandatangani perjanjian untuk program itu dan tidak memperkirakan program dimulai sebelum kuartal pertama 2027. Dilansir GuruFocus, kedua tahap tersebut membawa potensi pendanaan hingga $95 miliar, dengan tahap awal sekitar $35 miliar merujuk laporan Reuters. Artikel itu menegaskan angka $95 miliar adalah potensi pendanaan, bukan dana yang sudah diamankan.

Rencana ini datang beberapa hari setelah laporan kinerja kuartal III 2026 pada 21 Oktober. Melansir TIKR, Meta saat itu mempersempit kisaran belanja modal 2026 menjadi $135 miliar hingga $145 miliar dari $130 miliar hingga $145 miliar, dan sahamnya turun 6,98% pada 22 Oktober.

Analisis Saham META: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Dokumen Meta mencatat Nvidia, AMD dan Broadcom menyatakan minat membeli hingga $5,0 miliar saham Kelas A sebagai investor cornerstone, meski minat itu tidak mengikat.
  • Menurut GuruFocus, dana segar dapat membiayai tambahan kapasitas komputasi. Pada kuartal III 2026, Meta membukukan pendapatan $64,60 miliar dengan kas dan surat berharga $82,45 miliar.
  • Melalui skema forward sale, dana dari saham biasa baru diterima saat kontrak diselesaikan pada tanggal yang ditentukan Meta, paling lambat 19 November 2027.

Risiko

  • Penawaran ini menambah jumlah saham beredar: kecuali dikonversi lebih awal, saham preferen menjadi saham biasa sekitar 15 Agustus 2029, dan program Kelas C sekitar $60 miliar direncanakan menyusul. Tingkat dividen dan syarat konversi baru ditetapkan saat penetapan harga.
  • GuruFocus mencatat belanja modal kuartal III sebesar $34,91 miliar melampaui arus kas operasi $32,79 miliar, sehingga arus kas bebas negatif $2,12 miliar.
  • TIKR, mengutip data Markit yang dilaporkan Reuters, mencatat credit default swap lima tahun Meta mencapai rekor 114,79 basis poin pada 22 Oktober, sementara komitmen sewa dan kontrak masa depan naik ke sekitar $825 miliar dari sekitar $700 miliar pada Juli. Artikel yang sama, mengutip Benzinga, menyebut Meta tidak mendekati gagal bayar.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku