Saham Nvidia (NVDA) Naik 1,4%, Ini Sentimennya (20 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Nvidia (NVDA) Naik 1,4%, Ini Sentimennya (20 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Nvidia (NVDA) naik 1,38% ke $217,09 pada sesi Senin, 19 Oktober 2026 waktu New York.
  • Belum ada sumber yang menyebut pemicu khusus dari Nvidia; media keuangan mengaitkan kenaikan ini dengan pemulihan saham chip setelah aksi jual tajam pekan lalu.
  • Kenaikan NVDA lebih besar 0,27 poin persentase dibanding Nasdaq Composite, dan saham ini masih 10,80% di bawah level tertinggi 52 minggu.

Gotrade News - Saham Nvidia (NVDA) ditutup menguat 1,38% ke $217,09 pada sesi Senin, 19 Oktober 2026 waktu New York. Saham Nvidia naik bersama pemulihan saham semikonduktor setelah aksi jual tajam pekan sebelumnya, menurut Reuters.

Data Perdagangan Saham NVDA

DataNilai
Harga penutupan$217,09
Perubahan+$2,96 (+1,38%)
Penutupan sebelumnya$214,13
Harga pembukaan$218,10
Rentang harian$214,70 hingga $219,62
Volume98,4 juta saham
Rata-rata volume 30 hari107,8 juta saham
Rentang 52 minggu$164,27 hingga $243,37
Kapitalisasi pasar$5,23 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 3.920.000 per saham (kurs Rp 18.056 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Senin, 19 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 18.056 per dolar AS: Yahoo Finance, 19 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga NVDA terkini di halaman harga saham Nvidia (NVDA) hari ini.

Baca juga: Saham Meta Turun 1,6%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Pergerakan Saham NVDA Sepanjang Sesi

NVDA dibuka di $218,10, di atas penutupan sesi sebelumnya di $214,13, lalu bergerak di rentang $214,70 hingga $219,62. Saham ini ditutup di bawah harga pembukaan, tetapi masih $2,39 di atas level terendah harian. Volume perdagangan tercatat 98,4 juta saham, 8,75% di bawah rata-rata 107,8 juta saham.

Pada sesi yang sama, Nasdaq Composite naik 1,11% ke 26.430,89, S&P 500 menguat 0,41% ke 7.690,73, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,07% ke 51.966,03. Kenaikan NVDA lebih besar 0,27 poin persentase dibanding Nasdaq Composite.

Di antara saham chip, kenaikan NVDA tergolong moderat. Advanced Micro Devices (AMD) naik 1,76% dan Broadcom (AVGO) naik 1,78%. Dengan penutupan ini, NVDA berada 10,80% di bawah level tertinggi 52 minggu di $243,37 dan 32,15% di atas level terendah 52 minggu di $164,27.

Baca juga: Saham Netflix (NFLX) Turun 1,7%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Kenapa Saham Nvidia Naik?

Belum ada sumber yang menyebut pemicu khusus dari Nvidia di balik kenaikan ini; media keuangan mengaitkannya dengan pemulihan saham chip secara luas. Menurut Reuters pada Senin (19/10), saham Nvidia, AMD dan Broadcom naik setelah ketiganya terkoreksi tajam pekan lalu, ketika Indeks Semikonduktor Philadelphia mencatat pelemahan delapan sesi beruntun hingga Jumat.

Reuters juga mencatat perdagangan saham AI tersendat pekan lalu setelah data inflasi yang panas meningkatkan taruhan kenaikan suku bunga, sementara utang CoreWeave senilai $50 miliar memicu krisis kepercayaan yang menyeret saham AI dan teknologi secara global. Dilansir Investor's Business Daily, AMD dan Nvidia memimpin penguatan saham AI pada Senin setelah kerugian besar pada sesi Jumat.

Pada hari yang sama, Nvidia mengumumkan simulasi prosesor kuantum toleran kesalahan berukuran 104 qubit di JUPITER, superkomputer exascale milik Jülich Supercomputing Centre, dengan 8.192 superchip GH200, menurut rilis resmi Nvidia. Rilis tersebut tidak mengaitkan pengumuman ini dengan saham perusahaan, dan tidak ada sumber yang menyebutnya sebagai pemicu kenaikan.

Analisis Saham NVDA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut laporan keuangan Nvidia yang dirilis 26 Agustus 2026, pendapatan kuartal II tahun fiskal 2027 mencapai $96,2 miliar, naik 106% secara tahunan, dengan segmen Data Center menyumbang $89,0 miliar atau naik 117%.
  • Dalam rilis yang sama, margin kotor kuartal II tercatat 75,0%, dan Nvidia memproyeksikan pendapatan kuartal III tahun fiskal 2027 sebesar $108,0 miliar, plus minus 2%.

Risiko

  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3,8 basis poin ke 5,14% pada sesi 19 Oktober, sementara taruhan kenaikan suku bunga menjadi salah satu pemicu aksi jual saham AI pekan lalu menurut Reuters.
  • Dilansir Motley Fool, pelanggan terbesar Nvidia mulai membangun chip AI sendiri, seperti Trainium milik Amazon dan Maia yang dikembangkan Microsoft (MSFT), sehingga Nvidia bisa kehilangan sebagian daya tawar harga.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku