Saham Palantir (PLTR) Turun 9,7% Seiring Pelemahan Saham AI (6 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Palantir (PLTR) Turun 9,7% Seiring Pelemahan Saham AI (6 November 2026)

Ringkasan

  • Saham Palantir (PLTR) turun 9,73% ke $154,99 pada sesi Kamis, 5 November 2026, dengan volume 50,0 juta saham.
  • Yahoo Finance mengaitkan penurunan dengan aksi jual saham software dan chip terkait AI setelah Partai Demokrat memenangi kendali Kongres AS.
  • PLTR turun lebih dalam dari Nasdaq Composite yang melemah 5,52% dan kini berada 27,21% di bawah level tertinggi 52 minggu.

Gotrade News - Saham Palantir (PLTR) turun 9,73% ke $154,99 pada penutupan sesi Kamis, 5 November 2026 waktu New York, atau Jumat, 6 November 2026 pukul 04.00 WIB. Saham Palantir turun di tengah aksi jual luas pada saham software dan chip yang terkait pembangunan AI, yang menurut media keuangan muncul setelah Partai Demokrat memenangi kendali Kongres AS.

Data Perdagangan Saham PLTR

DataNilai
Harga penutupan$154,99
Perubahan-$16,71 (-9,73%)
Penutupan sebelumnya$171,70
Harga pembukaan$166,72
Rentang harian$152,60 hingga $167,25
Volume50,0 juta saham
Rata-rata volume 30 hari23,8 juta saham
Rentang 52 minggu$106,37 hingga $212,94

Data penutupan sesi reguler Kamis, 5 November 2026 pukul 16.00 waktu New York (Jumat, 6 November 2026 pukul 04.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 6 November 2025. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga PLTR terkini di halaman harga saham Palantir (PLTR) hari ini.

Baca juga: 10x Genomics Umumkan Pendapatan Kuartal III 2026 $150,7 Juta

Pergerakan Saham PLTR Sepanjang Sesi

Menurut Yahoo Finance, Palantir ditutup sedikit di atas rata-rata pergerakan 200 hari.

Volume perdagangan mencapai 50,0 juta saham, atau 110,18% di atas rata-rata 23,8 juta saham.

Penurunan Palantir lebih dalam dibanding pasar. Nasdaq Composite turun 5,52% ke 24.315,00, S&P 500 melemah 4,36% ke 7.353,73, dan Dow Jones Industrial Average turun 3,44% ke 51.523,06, sehingga PLTR tertinggal 4,21 poin persentase dari Nasdaq. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 5,7 basis poin ke 4,84%.

Baca juga: Dropbox Rilis Kinerja Kuartal III 2026, Pendapatan $637,3 Juta

Di antara saham teknologi besar, Nvidia (NVDA) turun 9,26%, Oracle (ORCL) melemah 6,93%, dan Microsoft (MSFT) turun 3,58%. Setelah sesi ini, PLTR berada 27,21% di bawah level tertinggi 52 minggu di $212,94 dan 45,71% di atas level terendah 52 minggu di $106,37.

Kenapa Saham Palantir Turun?

Sumber yang dirujuk tidak menyebut kabar khusus dari Palantir sebagai pemicu penurunan pada sesi Kamis. Menurut Yahoo Finance, pada Kamis, 5 November 2026, Palantir dan CrowdStrike sama-sama turun hampir 10% ketika Wall Street melepas saham software yang selama ini menjadi pemenang tren AI. Media itu mengaitkan aksi jual tersebut dengan kemenangan Partai Demokrat yang menguasai kedua kamar Kongres AS, setelah kampanye di mana kandidat dari kedua partai menyoroti pusat data AI.

Yahoo Finance mencatat saham AI di sektor software kini bergerak seiring saham perangkat keras, sehingga ikut tertekan bersama saham chip. Menurut media yang sama, Palantir kehilangan sekitar $40 miliar nilai pasar dalam sesi itu, penurunan harian terdalam sejak Februari. Saham yang paling banyak naik tahun ini, seperti CrowdStrike, termasuk yang turun paling dalam.

Penurunan ini juga terjadi setelah Palantir merilis laporan kuartal III 2026 pada 2 November 2026. Sumber yang dirujuk tidak mengaitkan penurunan pada sesi Kamis secara langsung dengan laporan tersebut.

Analisis Saham PLTR: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut rilis laba kuartal III 2026 Palantir yang diserahkan ke SEC pada 2 November 2026, pendapatan naik 96% secara tahunan menjadi $2,313 miliar, dan pendapatan komersial AS tumbuh 148% menjadi $984 juta, di atas pendapatan pemerintah AS sebesar $953 juta.
  • Dalam rilis yang sama, perusahaan menaikkan panduan pendapatan setahun penuh 2026 menjadi $8,530 hingga $8,534 miliar dan memperkirakan pendapatan kuartal IV 2026 sebesar $2,649 hingga $2,653 miliar.
  • Menurut TipRanks, net dollar retention Palantir naik menjadi 165% pada kuartal III dari 157% pada kuartal II.

Risiko

  • Yahoo Finance mencatat saham software yang terkait pembangunan AI kini diperdagangkan seiring saham chip, sehingga tekanan pada saham chip dapat ikut menekan Palantir, seperti yang terjadi pada sesi Kamis.
  • Menurut Yahoo Finance, kandidat dari kedua partai menyoroti pusat data AI selama kampanye, sehingga arah kebijakan Kongres yang baru terhadap AI menjadi faktor yang perlu dicermati bagi saham terkait AI.
  • Menurut TipRanks, nilai total kontrak Palantir hanya naik 6% secara tahunan, sementara sisa kewajiban kinerja (RPO) sekitar $4,9 miliar relatif datar dibanding kuartal II.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku