Saham TSMC (TSM) Turun 10,8% Seiring Pelemahan Saham Chip (6 November 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham TSMC (TSM) Turun 10,8% Seiring Pelemahan Saham Chip (6 November 2026)

Ringkasan

  • Saham TSMC (TSM) turun 10,78% ke $353,10 pada sesi Kamis, 5 November 2026, lebih dalam dari Nasdaq Composite yang turun 5,52%.
  • Menurut TIKR, TSMC tidak memiliki berita sendiri dan penurunannya terkait aksi jual saham chip setelah hasil pemilu sela AS memicu kekhawatiran melambatnya pembangunan infrastruktur AI.
  • Volume perdagangan mencapai 43,0 juta saham, 282,80% di atas rata-rata, dan saham kini berada 27,56% di bawah level tertinggi 52 minggu.

Gotrade News - Saham TSMC (TSM) ditutup di $353,10 pada sesi Kamis, 5 November 2026 waktu AS, turun $42,65 atau 10,78% dari penutupan sebelumnya di $395,75. Saham TSMC turun seiring aksi jual saham chip yang, menurut laporan TIKR di Yahoo Finance, terkait kekhawatiran melambatnya pembangunan infrastruktur AI setelah Partai Demokrat menang lebih besar dari perkiraan dalam pemilu sela AS.

Data Perdagangan Saham TSM

DataNilai
Harga penutupan$353,10
Perubahan-$42,65 (-10,78%)
Penutupan sebelumnya$395,75
Harga pembukaan$379,75
Rentang harian$351,19 hingga $380,78
Volume43,0 juta saham
Rata-rata volume 30 hari11,2 juta saham
Rentang 52 minggu$266,82 hingga $487,47

Data penutupan sesi reguler Kamis, 5 November 2026 pukul 16.00 waktu New York (Jumat, 6 November 2026 pukul 04.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 6 November 2025. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga TSM terkini di halaman harga saham TSMC (TSM) hari ini.

Baca juga: 10x Genomics Umumkan Pendapatan Kuartal III 2026 $150,7 Juta

Pergerakan Saham TSM Sepanjang Sesi

TSMC dibuka di bawah penutupan sebelumnya dan ditutup di dekat level terendah hariannya, sehingga posisi penutupan berada di dekat titik terendah sesi.

Volume perdagangan mencapai 43,0 juta saham, atau 282,80% di atas rata-rata 11,2 juta saham. Lonjakan volume ini menunjukkan aktivitas jual beli yang jauh lebih ramai dari biasanya.

Penurunan TSMC lebih dalam dari pasar secara umum. Nasdaq Composite turun 5,52% ke 24.315,00, S&P 500 melemah 4,36% ke 7.353,73, dan Dow Jones Industrial Average turun 3,44% ke 51.523,06 pada sesi yang sama. Artinya, TSMC bergerak 5,26 poin persentase lebih lemah dari Nasdaq. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 5,7 basis poin ke 4,84%.

Baca juga: Dropbox Rilis Kinerja Kuartal III 2026, Pendapatan $637,3 Juta

Saham semikonduktor lain juga tertekan. Nvidia (NVDA) turun 9,26%, ASML turun 9,33%, Broadcom turun 10,43%, sementara AMD (AMD) turun 17,26% dan Micron (MU) turun 17,46%. Setelah sesi ini, TSMC berada 27,56% di bawah level tertinggi 52 minggu dan 32,34% di atas level terendah 52 minggu.

Kenapa Saham TSMC Turun?

Tidak ada berita khusus dari TSMC pada sesi ini, menurut TIKR. Media tersebut mengaitkan penurunan dengan aksi jual saham chip yang memasuki hari kedua setelah hasil pemilu sela AS, yang memunculkan kekhawatiran bahwa pembangunan infrastruktur AI akan melambat. Laporan yang sama mencatat saham chip Taiwan lain ikut tertekan, dengan UMC turun 16% dan ASE Technology turun 19%.

TIKR juga menyoroti dua kabar sektor. Qualcomm, salah satu pelanggan TSMC, memperingatkan soal biaya memori setelah pasar tutup pada Rabu, bersamaan dengan laporan kuartal IV fiskal 2026. Selain itu, TIKR mengutip laporan Bloomberg bahwa Micron menunda proyek pabrik senilai $4,5 miliar di Taiwan. Kabar ini disajikan sebagai laporan media, bukan pengumuman resmi Micron.

Analisis Saham TSM: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut rilis resmi TSMC tanggal 15 Oktober 2026, pendapatan kuartal III 2026 mencapai US$46,72 miliar dengan margin kotor 66,4%, dan perusahaan memproyeksikan pendapatan kuartal IV sebesar US$52,3 miliar hingga US$54,3 miliar.
  • Dalam rilis yang sama, CFO TSMC Wendell Huang menyebut bisnis kuartal IV diperkirakan didukung permintaan yang tetap kuat, termasuk peningkatan produksi teknologi 2 nanometer yang tajam.
  • Melansir Motley Fool, TSMC membuat lebih dari 12.600 produk untuk 534 pelanggan pada 2025 dan memproduksi chip bagi banyak perancang chip AI alih-alih bersaing dengan mereka. Pendapatan tahun fiskal 2025 naik 35,9% ke $122,4 miliar.

Risiko

  • TIKR menyebut panduan TSMC untuk 2027, yang dijadwalkan pada pertengahan Januari, sebagai tanda pertama jika belanja AI melambat. Hingga kini TSMC belum mengumumkan pemangkasan belanja.
  • Rilis TSMC memproyeksikan margin kotor kuartal IV di kisaran 65% hingga 67%, sehingga batas bawahnya berada di bawah 66,4% yang dicapai pada kuartal III.
  • Menurut Motley Fool, risiko utama TSMC mencakup paparan geopolitik karena produksi terkonsentrasi di Taiwan, kebutuhan modal yang besar, serta persaingan dari Samsung dan Intel.

Menurut TIKR, data penjualan Oktober TSMC diperkirakan terbit pekan depan, tanpa tanggal yang disebutkan, dan menjadi gambaran awal atas proyeksi kuartal IV.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku