Saham Tesla (TSLA) Naik 1,5%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham Tesla (TSLA) ditutup naik 1,54% ke $373,71 pada sesi Selasa, 20 Oktober 2026, saat Nasdaq Composite turun 0,02%.
- Sumber yang dirujuk artikel ini tidak menyebut pemicu khusus perusahaan untuk kenaikan di sesi reguler.
- Setelah penutupan, Musk mengungkap Tesla dan SpaceX membentuk komite khusus untuk mengkaji potensi merger, seperti dilaporkan TechCrunch.
- Musk menyebut merger belum pasti, dan Tesla dijadwalkan merilis hasil kuartal III setelah penutupan pasar pada 21 Oktober 2026.
Gotrade News - Tesla (TSLA) ditutup di $373,71 pada sesi Selasa, 20 Oktober 2026 waktu New York atau Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB, menguat $5,65 atau 1,54%. Saham Tesla naik di sesi reguler tanpa pemicu khusus perusahaan yang disebut sumber yang dirujuk artikel ini, lalu setelah penutupan Elon Musk mengungkap bahwa Tesla dan SpaceX sama-sama membentuk komite khusus untuk mengkaji potensi merger.
Data Perdagangan Saham TSLA
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $373,71 |
| Perubahan | +$5,65 (+1,54%) |
| Penutupan sebelumnya | $368,06 |
| Harga pembukaan | $370,28 |
| Rentang harian | $363,64 hingga $377,59 |
| Volume | 31,7 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 35,3 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $297,38 hingga $498,83 |
| Kapitalisasi pasar | $1,48 triliun |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 6.742.000 per saham (kurs Rp 18.041 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Kurs Rp 18.041 per dolar AS: Yahoo Finance, 20 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga TSLA terkini di halaman harga saham Tesla (TSLA) hari ini.
Pergerakan Saham TSLA Sepanjang Sesi
Saham TSLA dibuka di $370,28 dan bergerak di rentang $363,64 hingga $377,59 sepanjang sesi, lalu ditutup $10,07 di atas level terendah hari itu. Jumlah saham yang berpindah tangan mencapai 31,7 juta saham, 10,18% di bawah rata-rata 35,3 juta saham, sehingga volume perdagangan sesi ini lebih sepi dari biasanya.
Kenaikan ini mengungguli ketiga indeks utama Wall Street. Nasdaq Composite turun 0,02% ke 26.424,82, S&P 500 naik 0,28% ke 7.712,57, dan Dow Jones Industrial Average menguat 1,02% ke 52.495,88. Terhadap Nasdaq, TSLA unggul 1,56 poin persentase.
Tesla juga bergerak berlawanan arah dengan sejumlah saham teknologi besar. Nvidia (NVDA) turun 0,29% ke $216,47, Apple (AAPL) turun 1,00% ke $339,50, dan Meta Platforms (META) turun 1,59% ke $694,25.
Dengan harga penutupan ini, TSLA berada 25,08% di bawah level tertinggi 52 minggu di $498,83 dan 25,67% di atas level terendah 52 minggu di $297,38. Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada di 5,12% pada sesi yang sama, turun 1,9 basis poin.
Kenapa Saham Tesla Naik?
Tidak ada sumber yang dirujuk artikel ini yang menyebut pemicu khusus perusahaan untuk kenaikan saham Tesla selama jam perdagangan reguler. Pada sesi itu, TSLA menguat lebih tinggi dari ketiga indeks utama dan berlawanan arah dengan Nvidia, Apple, dan Meta Platforms.
Kabar terbesar baru muncul setelah penutupan. Melansir TechCrunch, dalam panggilan laporan keuangan kuartal III SpaceX pada Selasa, 20 Oktober 2026, Musk mengatakan dewan Tesla dan SpaceX masing-masing telah membentuk komite khusus berisi direktur independen untuk mengkaji kemungkinan merger. Menurut Musk, komite itu dibentuk atas permintaan pemegang saham, dan ia tidak ikut dalam pembahasan karena memiliki benturan kepentingan sebagai CEO kedua perusahaan.
Musk juga meredam ekspektasi. Dilansir Stocktwits, ia menyatakan merger SpaceX dan Tesla tidak semestinya dianggap sebagai kepastian, dan komite khusus belum mencapai kesepakatan atas syarat transaksi apa pun. Stocktwits mencatat saham SpaceX dan Tesla bergerak naik di perdagangan setelah jam bursa usai pengumuman tersebut.
Agenda berikutnya datang dari Tesla sendiri. Menurut laporan produksi dan pengiriman kuartal III 2026 yang diajukan Tesla ke SEC, perusahaan akan merilis hasil keuangan kuartal III setelah penutupan pasar pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Analisis Saham TSLA: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Tesla mencatat pengiriman 486.532 kendaraan dan produksi 464.391 kendaraan pada kuartal III 2026, menurut laporan perusahaan yang diajukan ke SEC.
- Pada kuartal yang sama, Tesla menempatkan sistem penyimpanan energi sebesar 13,7 GWh, menurut laporan yang sama.
- Menurut Musk, penggabungan kedua perusahaan dapat membantu pengembangan perangkat lunak AI, robotika, dan Terafab, proyek manufaktur chip bersama Tesla dan SpaceX, seperti dilaporkan TechCrunch.
Risiko
- Musk menegaskan merger belum pasti dan komite khusus belum menyepakati syarat transaksi apa pun, menurut Stocktwits.
- Persetujuan di Tesla membutuhkan mayoritas dari seluruh saham beredar, bukan hanya suara yang masuk, syarat yang disebut Musk sebagai rintangan yang cukup tinggi, seperti dilaporkan Stocktwits.
- Rapat pemegang saham tahunan Tesla dijadwalkan 3 Desember tanpa proposal merger dalam agendanya, menurut Stocktwits.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.












