Saham Tesla (TSLA) Naik 5,2%, Ini Sentimennya (27 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Tesla (TSLA) Naik 5,2%, Ini Sentimennya (27 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Tesla (TSLA) naik 5,21% ke $391,62 pada sesi Senin, 26 Oktober 2026, mengungguli Nasdaq Composite yang naik 0,82%.
  • Media keuangan mengaitkan kenaikan ini dengan Barclays yang merevisi pandangannya terhadap Tesla sambil menyoroti peluang merger dengan SpaceX.
  • Merger itu belum pasti karena, menurut Stocktwits, Tesla dan SpaceX baru membentuk komite independen dan belum memutuskan syarat apa pun.

Gotrade News - Saham Tesla naik 5,21% ke $391,62 pada penutupan sesi Senin, 26 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York, atau Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Saham TSLA bertambah $19,40 dalam sehari, dan media keuangan mengaitkan lonjakan ini dengan Barclays yang merevisi pandangannya terhadap Tesla sambil menyoroti peluang merger dengan SpaceX.

Data Perdagangan Saham TSLA

DataNilai
Harga penutupan$391,62
Perubahan+$19,40 (+5,21%)
Penutupan sebelumnya$372,22
Harga pembukaan$383,83
Rentang harian$383,73 hingga $397,27
Volume54,1 juta saham
Rata-rata volume 30 hari36,0 juta saham
Rentang 52 minggu$297,38 hingga $498,83
Kapitalisasi pasar$1,55 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 7.081.000 per saham (kurs Rp 18.081 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Senin, 26 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 27 Oktober 2025. Kurs Rp 18.081 per dolar AS: Yahoo Finance, 26 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga TSLA terkini di halaman harga saham Tesla (TSLA) hari ini.

Baca juga: Baker Hughes Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $8,0 Miliar

Pergerakan Saham TSLA Sepanjang Sesi

TSLA dibuka di $383,83, sudah di atas penutupan sebelumnya di $372,22. Sepanjang sesi harga bergerak di rentang $383,73 hingga $397,27, lalu ditutup $7,89 di atas level terendah harian. Volume perdagangan mencapai 54,1 juta saham, sekitar 50% di atas rata-rata 36,0 juta saham.

Kenaikan ini jauh melampaui pasar secara umum. Nasdaq Composite naik 0,82% ke 26.169,38, S&P 500 naik 0,70% ke 7.676,77, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,28% ke 52.361,58, sehingga TSLA mengungguli Nasdaq sebesar +4,39 poin persentase. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun nyaris datar di 4,99%, turun 0,2 basis poin.

Di antara saham teknologi besar, Nvidia (NVDA) naik 2,39% dan Microsoft naik 1,54%, sementara Apple (AAPL) turun 1,10% dan Meta Platforms turun 1,88%. Sesama produsen kendaraan listrik, Rivian (RIVN), justru melemah 3,38%, dan saham SpaceX (SPCX) turun 0,40%. Setelah penutupan ini, TSLA berada 21,49% di bawah level tertinggi 52 minggu dan 31,69% di atas level terendah 52 minggu.

Baca juga: FirstEnergy Rilis Laba Kuartal III 2026, Core EPS $0,98

Kenapa Saham Tesla Naik?

Menurut Yahoo Finance, kenaikan pada Senin menjadi hari terbaik Tesla sejak awal September sekaligus penutupan tertingginya dalam sekitar tiga bulan. Yahoo Finance mengaitkan lonjakan ini dengan Barclays yang merevisi pandangannya terhadap saham Tesla, dengan bertumpu pada kemungkinan merger Tesla dan SpaceX.

Dilansir Stocktwits, analis Barclays Dan Levy merevisi pandangannya pada Senin, 26 Oktober 2026, dengan tiga alasan: peluang merger dengan SpaceX, prospek bisnis inti yang lebih kuat, dan tanda titik balik bisnis robotaxi. Pekan sebelumnya, BNP Paribas juga merevisi pandangannya terhadap Tesla sambil menyoroti potensi pengambilalihan oleh SpaceX.

Sentimen merger itu berawal dari panggilan laba kuartal III SpaceX pekan lalu. Menurut Stocktwits, Elon Musk menyampaikan bahwa Tesla dan SpaceX masing-masing telah membentuk komite khusus berisi direktur independen untuk menilai potensi merger. Musk menyebut penggabungan itu "ide yang bagus", tetapi ia mundur dari pembahasan karena konflik kepentingan dan menegaskan belum ada syarat yang diputuskan. Yahoo Finance juga mencatat layanan Robotaxi Tesla baru memperluas area layanannya di Houston.

Analisis Saham TSLA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Tesla menjadi saham dengan kinerja terbaik di kelompok Magnificent Seven sejauh bulan Oktober, dengan kenaikan dua digit, menurut Yahoo Finance.
  • Dilansir Motley Fool, Tesla mencatat arus kas bebas $1,53 miliar pada kuartal III 2026 dan memegang kas serta investasi lebih dari $45 miliar per akhir September.
  • Data ARK Invest yang dikutip Stocktwits menunjukkan adopsi Full Self-Driving naik dari sekitar 55% pengiriman kendaraan di Amerika Utara pada kuartal II menjadi lebih dari 75% pada kuartal III.

Risiko

  • Merger dengan SpaceX belum pasti. Menurut Stocktwits, kesepakatan apa pun membutuhkan persetujuan kedua komite, kedua dewan direksi, dan pemegang saham.
  • Kinerja inti masih tertekan: menurut Motley Fool, pendapatan otomotif kuartal III turun 3% dan margin operasi menyempit dari 5,8% menjadi 2,6%.
  • Pada panggilan laba 22 Oktober 2026, CFO Vaibhav Taneja menurunkan proyeksi belanja modal (capex) 2026 dari lebih dari $25 miliar menjadi sekitar $20 miliar. Sebagian investor membacanya sebagai peringatan soal permintaan AI, tetapi Motley Fool menilai pemangkasan ini lebih terkait waktu belanja dan belum tentu menandakan permintaan AI melemah.
  • Menurut Stocktwits, saham TSLA masih turun 13% sejak awal tahun, dan sentimen investor ritel di platform itu masih berada di wilayah "bearish" dalam 24 jam terakhir.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku