Saham TSMC (TSM) Naik 1,4%, Ini Sentimennya (27 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham TSMC (TSM) Naik 1,4%, Ini Sentimennya (27 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham TSMC (TSM) naik 1,40% ke $424,37 pada sesi Senin, 26 Oktober 2026 waktu AS, mengungguli kenaikan Nasdaq Composite sebesar 0,82%.
  • Sumber yang kami baca tidak menyebut pemicu khusus TSMC, sementara Investing.com mengaitkan optimisme baru terhadap permintaan AI dengan pengajuan IPO Anthropic.
  • Kenaikan TSMC lebih kecil dibanding Nvidia, AMD dan Intel, dan harganya masih 12,94% di bawah level tertinggi 52 minggu.

Gotrade News - Saham TSMC (TSM) naik 1,40% atau $5,86 ke $424,37 pada penutupan sesi Senin, 26 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Saham TSMC naik di tengah penguatan saham chip, sementara Investing.com mengaitkan optimisme baru terhadap permintaan AI dengan pengajuan IPO Anthropic pada hari yang sama.

Data Perdagangan Saham TSM

DataNilai
Harga penutupan$424,37
Perubahan+$5,86 (+1,40%)
Penutupan sebelumnya$418,51
Harga pembukaan$418,07
Rentang harian$417,72 hingga $428,85
Volume9,6 juta saham
Rata-rata volume 30 hari11,1 juta saham
Rentang 52 minggu$266,82 hingga $487,47
Setara dalam rupiahsekitar Rp 7.673.000 per saham (kurs Rp 18.081 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Senin, 26 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 27 Oktober 2025. Kurs Rp 18.081 per dolar AS: Yahoo Finance, 26 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga TSM terkini di halaman harga saham TSMC (TSM) hari ini.

Baca juga: Saham Grab Naik 1,1% ke $2,75 (29 Oktober 2026)

Pergerakan Saham TSM Sepanjang Sesi

TSMC dibuka di $418,07, sedikit di bawah penutupan sebelumnya di $418,51, lalu bergerak dalam rentang $417,72 hingga $428,85. Saham ditutup $6,65 di atas level terendah harian, namun masih di bawah level tertinggi sesi.

Volume perdagangan tercatat 9,6 juta saham, 13,52% di bawah rata-rata 11,1 juta saham. Artinya, kenaikan sesi ini terjadi dengan aktivitas transaksi yang lebih sepi dari biasanya.

Di pasar yang lebih luas, Nasdaq Composite naik 0,82% ke 26.169,38, S&P 500 naik 0,70% ke 7.676,77, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,28% ke 52.361,58. TSMC mengungguli Nasdaq sebesar 0,58 poin persentase. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ditutup di 4,99%, turun 0,2 basis poin.

Baca juga: Laba Astra (ASII) Turun 12% hingga Kuartal III-2026

Meski begitu, kenaikan TSMC lebih kecil dibanding sejumlah saham chip lain pada sesi yang sama. Nvidia (NVDA) naik 2,39%, Advanced Micro Devices (AMD) naik 2,80%, dan Intel (INTC) melonjak 4,04%, sementara ASML naik 1,22%.

Dengan penutupan ini, harga TSMC berada 12,94% di bawah level tertinggi 52 minggu di $487,47 dan 59,05% di atas level terendah 52 minggu di $266,82.

Kenapa Saham TSMC Naik?

Sumber yang kami baca tidak menyebut pemicu khusus dari TSMC untuk sesi ini, dan rilis resmi terbaru perusahaan masih laporan kuartal III pada 15 Oktober 2026. Karena itu, kenaikan saham ini dibaca bersama penguatan indeks dan saham chip lain pada hari yang sama.

Pada 26 Oktober 2026, Anthropic, PBC mengajukan dokumen pendaftaran untuk penawaran saham perdana (IPO). Menurut dokumen S-1 Anthropic di SEC, perusahaan telah mengajukan pencatatan saham Kelas A di Nasdaq Global Select Market dengan kode "ANT".

Melansir Investing.com, pengajuan IPO pembuat chatbot Claude itu menghidupkan kembali optimisme terhadap permintaan AI dan mendorong lonjakan saham chip serta AI di Asia keesokan harinya. Media tersebut juga mencatat penguatan Nvidia dan Micron di Wall Street pada malam sebelumnya.

Analisis Saham TSM: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut laporan kuartal III 2026 TSMC, pendapatan perusahaan mencapai $46,72 miliar, naik 41,2% dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan margin laba kotor 66,4% dan margin operasi 58,7%.
  • Teknologi proses terdepan menopang bisnis: chip 3 nanometer menyumbang 33% pendapatan wafer, dan teknologi 7 nanometer ke bawah menyumbang 79%. CFO TSMC Wendell Huang menyatakan perusahaan memperkirakan permintaan tetap kuat pada kuartal IV, termasuk peningkatan tajam produksi teknologi 2 nanometer.
  • Untuk kuartal IV 2026, TSMC memproyeksikan pendapatan $52,3 miliar hingga $54,3 miliar dengan margin laba kotor 65% hingga 67%, menurut rilis yang sama.
  • Investing.com menilai pengajuan IPO Anthropic menghidupkan kembali optimisme terhadap permintaan AI, yang ikut mengangkat saham chip.

Risiko

  • Sumber yang kami baca tidak menyebut kabar khusus TSMC di balik kenaikan ini, sehingga arah saham dalam jangka pendek ikut bergantung pada sentimen saham chip secara umum.
  • Investing.com mencatat pasar menunggu laporan laba perusahaan teknologi besar AS pekan ini untuk melihat apakah investasi AI menghasilkan laba yang berkelanjutan.
  • Seperti dilaporkan Investing.com, dokumen IPO Anthropic menunjukkan kerugian yang besar di samping pertumbuhan pendapatan yang cepat, gambaran tingginya biaya pengembangan model AI canggih.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku