Aplikasi Saham untuk Pemula yang Legal, Tips, dan Cara Mulai

Ringkasan Gotrade
-
Aplikasi saham pemula ada dua jenis, yakni aplikasi saham lokal dan aplikasi saham luar negeri.
-
Penting untuk pemula memilih aplikasi berdasarkan legalitas, transparansi biaya, kemudahan akses, hingga kesesuaian dengan tujuan investasi.
-
Adanya fitur fractional share penting bagi pemula bermodal kecil karena memungkinkan pembelian saham mahal dalam bentuk pecahan.
Aplikasi saham merupakan platform yang digunakan untuk bertransaksi saham. Umumnya, aplikasinya dirancang user friendly agar mudah digunakan oleh orang yang baru pertama kali terjun ke pasar modal.
Saat ini, dengan banyaknya pilihan platform justru kerap membuat pemula bingung menentukan mana yang paling tepat untuk memulai. Padahal, memilih aplikasi saham untuk pemula bukan sekadar soal popularitas, tapi juga soal kecocokan dengan kebutuhan, modal, serta tujuan investasi masing-masing.
Jenis Aplikasi Saham yang Perlu Diketahui Pemula
Di Indonesia, aplikasi saham ada di dua kategori besar yakni saham dengan cakupan domestik dan saham luar negeri (utamanya saham Amerika Serikat).
-
Aplikasi Saham Lokal: Platform yang memiliki layanan agar pengguna bisa bertransaksi saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Aplikasinya beroperasi sebagai perusahaan sekuritas yang berizin dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
-
Aplikasi saham luar negeri: Aplikasinya memberikan akses ke saham perusahaan global, seperti saham tercatat di bursa Amerika Serikat (Wall Street).
Di Indonesia, akses aplikasi saham luar negeri umumnya diberikan lewat skema produk derivatif keuangan lewat pialang berjangka. Hal ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 1 Tahun 2025, produk derivatif dengan aset dasar berupa efek luar negeri kini diatur dan diawasi oleh OJK setelah sebelumnya berada di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Memahami perbedaan keduanya penting karena akan menentukan jenis saham yang bisa kamu akses, mata uang transaksi hingga memverifikasi legalitas platformnya secara umum:

Daftar Aplikasi Saham Pemula Legal 2026
Setelah memahami kriteria dan jenis aplikasinya, di bawah ini adalah beberapa platform yang umum digunakan pemula di Indonesia yang dikelompokkan berdasarkan fokus pasarnya. Simak beberapa aplikasi saham yang cocok bagi pemula di bawah ini:
|
Aplikasi |
Fokus Pasar |
Modal Minimum |
Keunggulan Utama |
Basis Legalitas |
|
Gotrade |
Saham & ETF AS |
Mulai $1 |
Fractional share, biaya transparan, terintegrasi Nasdaq & TradingView |
OJK, Bappebti, tercatat di JFX & KBI, mekanisme PALN |
|
Valbury |
Saham AS, forex, indeks, komoditas |
Mulai 0,01 lot |
Trading tools profesional, proteksi saldo negatif, akses TradingView |
OJK & Bappebti |
|
Ajaib |
Saham BEI & saham AS, reksa dana, obligasi, kripto |
Mulai $1 (saham AS) |
Antarmuka sederhana, stock screener, cocok pemula hingga trader aktif |
OJK |
|
Pluang |
Multi-aset, termasuk saham AS |
Mulai $1 |
0% biaya transaksi (S&K berlaku), mekanisme PALN |
OJK, tercatat di JFX & KBI |
|
Reku |
Saham AS |
Mulai $1 |
Fitur Reku Insights untuk riset saham |
OJK & Bappebti, dijamin KBI & JFX |
|
Nanovest |
Saham & ETF AS |
Mulai Rp5.000 |
Klaim bebas biaya transaksi, akses 2.000+ saham & ETF |
OJK |
|
Bibit |
Reksa dana, obligasi, SBN, saham (lewat Bibit Plus) |
Sesuai profil risiko |
Robo advisor, cocok investor pemula |
OJK, terafiliasi Stockbit Sekuritas |
|
Stockbit |
Saham BEI |
Tanpa minimum deposit |
Komunitas investor, stock screener, Fundachart |
OJK |
|
MOST |
Saham, reksa dana, obligasi, produk syariah |
Sesuai ketentuan Mandiri Sekuritas |
Akses tim analis Mandiri Sekuritas, exclusive events |
OJK |
|
BIONS |
Saham, reksa dana, obligasi |
Sesuai ketentuan BNI Sekuritas |
Terintegrasi rekening BNI, materi edukasi |
OJK |
|
IPOT |
Saham, reksa dana, obligasi |
Sesuai ketentuan Indo Premier |
Data fundamental, charting lengkap, integrasi aset |
OJK |
Catatan: modal minimum, biaya transaksi, dan cakupan produk setiap aplikasi bisa berubah sewaktu-waktu. Selalu cek informasi terbaru langsung di aplikasi atau situs resmi aplikasi sebelum mendaftar.
Untuk saham lokal yang tercatat di BEI, beberapa aplikasi seperti Bibit, Ajaib dan Stockbit dikenal ramah untuk investasi saham pemula karena antarmukanya yang sederhana serta dilengkapi fitur edukasi dan komunitas diskusi.
Sementara itu, untuk akses ke saham dan ETF AS, aplikasi trading seperti Gotrade, Pluang, Reku, dan Nanovest menawarkan skema fractional share dengan modal awal yang kecil.
Baca Juga: 8 Aplikasi Investasi Saham 2026 yang Aman, Bisa Pakai Modal Kecil
Pentingnya Fractional Share untuk Pemula dalam Investasi
Biasanya pemula akan mencoba dengan modal terbatas. Kita tahu, kalau banyak saham perusahaan besar dijual dengan harga ratusan dolar AS per lembar.
Oleh karena itu, ketersediaan pembelian saham fraksional (fractional share) penting untuk dipertimbangkan dalam memilih aplikasi investasi untuk pemula. Fractional share merupakan konsep kepemilikan saham dalam bentuk pecahan. Kita tahu, kalau banyak saham perusahaan besar dijual dengan harga ratusan dolar AS per lembar.
Tanpa fractional share, pemula dengan modal kecil tidak akan bisa mengakses saham tersebut. Makanya dengan fractional share, investor pemula dengan modal kecil bisa membeli sebagian kecil dari satu lembar saham sesuai nominal modal yang dimiliki.
Sebagai gambaran:
Misal harga satu saham senilai $200 dan kamu hanya punya modal $5. Di sini, fractional share memungkinkanmu punya sekitar 2,5% dari satu lembar saham tersebut (bukan menunggu sampai modal cukup untuk membeli satu lembar penuh).
Dalam studi Gempesaw dkk. (2022) yang dimuat Global Finance Journal bertajuk Piecing together the extent of retail fractional trading, menemukan bahwa setelah fitur pembelian saham fraksional diperkenalkan, jumlah pemilik unik untuk saham berharga tinggi meningkat jauh lebih besar dibanding saham murah, ini bukti bahwa saham fraksional menurunkan hambatan harga nominal yang selama ini menyulitkan investor kecil mengakses saham mahal.
Cara Memulai Investasi di Aplikasi Saham untuk Pemula
Setelah menentukan aplikasi trading pemula yang sesuai, langkah untuk mulai berinvestasi sebenarnya cukup sederhana dan hampir sama di kebanyakan platform. Bagi kamu yang tertarik memulai investasi saham AS dan ETF dengan modal kecil, Gotrade bisa jadi salah satu opsinya. Pasalnya, pemula bisa melakukan skema fractional share mulai $1.
Sebagai contoh, berikut langkah-langkahnya secara umum:
-
Unduh aplikasi Gotrade melalui App Store atau Google Play.
-
Buat akun dengan mendaftar menggunakan email atau nomor ponsel, lalu lengkapi data untuk proses verifikasi.
-
Setor modal awal kamu untuk membeli produk sahamnya.
-
Pilih saham AS atau ETF yang ingin dibeli sesuai riset dan tujuan investasi.
-
Cek detail transaksi. Jika sudah sesuai, lakukan pembayaran.
-
Jika saham berhasil terbeli, jangan lupa untuk tinjau dan pantau portofolio kamu di aplikasi.
Tips Memilih Aplikasi Investasi Saham Pemula
1. Riset tentang Perusahaan
Financial Industry Regulatory Authority (FINRA), menyarankan investor melakukan riset menyeluruh perusahaannya sebelum kita membeli sahamnya. Ini penting dilakukan baik untuk memilih aplikasi dan juga saat membeli saham.
Meskipun kita bisa dengan mudah mencari di internet, tapi informasi yang tersebar juga bisa informasi yang salah. Jadi, pastikan untuk memverifikasi informasi apa pun yang kamu dapat tentang suatu perusahaan dengan dokumen publiknya.
Kebanyakan aplikasi trading sudah menyediakan data teknis dan fundamental suatu saham. Umumnya, bisa ditemukan di tab riset atau kutipan harga saham. Selain itu, kita bisa juga memantau berita pasar terbaru maupun rekam jejaknya langsung dari aplikasi.
2. Legalitas
Khusus untuk investor di Indonesia, pastikan aplikasi saham yang dipakai sudah mengantongi izin dari OJK atau Bappebti. Legalitas platform menjadi fondasi utama sebelum memulai investasi saham. Pastikan juga ada perlindungan dana investor untuk jalur pengaduan yang jelas jika terjadi masalah di masa depan.
3. Akses Platform
Pilih aplikasi yang mudah digunakan bertransaksi sekaligus mengakses berbagai informasi. Hal ini akan membuat proses investasi dari smartphone terasa praktis.
Ada juga aplikasi yang bahkan menyediakan forum atau komunitas antar pengguna. Di mana, poin ini bisa jadi nilai tambah khususnya bagi investor pemula untuk saling bertukar pengalaman.
3. Pahami Seputar Biaya yang Berlaku
Pastikan kamu tahu dengan jelas biaya transaksi maupun biaya layanan lain yang dikenakan aplikasi. Biaya ini juga akan memengaruhi perhitungan untung-rugi investasi.
Aplikasi seperti Gotrade misalnya, sudah mencantumkan rincian biaya secara transparan sebelum transaksi dilakukan. Alhasil, calon pengguna bisa persis berapa biaya yang akan dikeluarkan sejak awal. Perhatikan juga apakah aplikasi menyediakan fractional share sehingga bisa mulai dari modal kecil.
4. Memiliki Kemudahan Akses dan Fitur-fitur yang membantu
Kemudahan verifikasi dalam proses pendaftaran akun harus jelas dan tidak ribet. Selain itu, fitur smart trading yang ada haruslah memudahkan proses jual-beli saham terutama bagi pemula.
Misalnya, fitur yang berguna saat kamu tidak sempat memantau pergerakan harga secara real-time. Bisa juga saat harga saham tiba-tiba anjlok drastis. Adanya fitur edukasi dengan materi atau panduan juga akan sangat membantu membantu pemula memahami risiko sebelum bertransaksi.
5. Sesuaikan dengan Cakupan Pasar yang Diinginkan
Tentukan dulu apakah kamu ingin bertransaksi di bursa lokal atau ingin merambah pasar saham internasional. Kalau tujuanmu saham-saham global, pastikan platform yang dipilih memang mendukung akses ke bursa AS atau internasional.
Kesimpulan
Memilih aplikasi saham pemula yang bijak tidak didasarkan pada popularitas saja dan setiap aplikasi punya kelebihan masing-masing. Namun, harus dengan kesesuaian dengan kebutuhan pribadi hingga tujuan investasi. Hal ini didasarkan mulai dari jenis pasar yang ingin diakses, modal yang dimiliki, tingkat legalitas, serta transparansi biaya aplikasi tersebut.
Disclaimer: Artikel ini sifatnya edukasi umum dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Jadi, keputusan untuk memilih aplikasi maupun instrumen investasi tetap perlu disesuaikan dengan riset dan kebutuhan masing-masing investor.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.












