Apa Itu Financial Freedom? Pengertian, dan Cara Mencapainya

Gabriella SabatiniGabriella SabatiniHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Apa Itu Financial Freedom? Pengertian, dan Cara Mencapainya

Ringkasan Gotrade

  • Financial freedom adalah kondisi ketika seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidup tanpa sepenuhnya bergantung pada penghasilan aktif.
  • Targetnya dapat diperkirakan berdasarkan pengeluaran tahunan, salah satunya dengan Rule of 25 sebagai estimasi awal.
  • Cara financial freedom dapat dimulai dari mengelola keuangan, membangun aset, dan berinvestasi secara konsisten sesuai tujuan dan profil risiko.

Kalau besok kamu tidak menerima gaji, apakah kamu masih bisa membayar kebutuhan hidup tanpa panik?

Pertanyaan sederhana ini bisa menjadi gambaran awal dari kondisi financial freedom. Kebebasan finansial bukan sekadar tentang punya banyak uang atau penghasilan tinggi. Yang lebih penting adalah memiliki kondisi keuangan dan aset yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga kamu tidak sepenuhnya bergantung pada gaji atau pekerjaan aktif.

Lantas, apa itu financial freedom, bagaimana cara mengetahui apakah kondisi keuanganmu sudah mengarah ke sana, dan berapa banyak aset yang sebenarnya perlu disiapkan? Yuk, pahami konsepnya dan cari tahu langkah yang bisa kamu mulai dari sekarang.

Baca juga: Indeks S&P 500: Karakteristik hingga Cara Investasinya

Apa Itu Financial Freedom?

Financial freedom adalah kondisi ketika seseorang memiliki sumber daya finansial yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa sepenuhnya bergantung pada penghasilan aktif. Sumber daya ini dapat berupa tabungan, investasi, aset produktif, atau sumber penghasilan lainnya. Dilansir dari DJKN Kementerian Keuangan, financial freedom berarti memiliki kendali atas keuangan serta aset dan pendapatan yang dapat membantu memenuhi biaya hidup.

Financial freedom bukan sekadar memiliki banyak uang, tetapi memiliki kondisi keuangan yang mampu menopang kebutuhan dan pilihan hidup. Karena kebutuhan setiap orang berbeda, target financial freedom juga dapat berbeda, sehingga perlu disesuaikan dengan pengeluaran dan tujuan finansial masing-masing.

Financial Freedom vs Financial Independence, Apa Bedanya?

Istilah financial freedom, financial independence, dan pensiun dini sering digunakan secara bergantian, padahal ketiganya dapat memiliki penekanan yang berbeda.

Baca juga: Saham Undervalued: Ini Ciri hingga Cara Ceknya, Apakah Bagus?

Kondisi

Fokus Utama

Gambaran

Financial stability

Keamanan finansial

Kebutuhan terpenuhi, pengeluaran terkendali, dan memiliki dana darurat

Financial independence

Kemandirian finansial

Ketergantungan pada penghasilan aktif atau bantuan pihak lain mulai berkurang

Financial freedom

Fleksibilitas finansial

Kondisi keuangan memberikan keleluasaan lebih besar dalam menentukan pilihan hidup

Pensiun dini

Waktu berhenti bekerja

Memilih berhenti bekerja lebih awal karena kondisi finansial memungkinkan

Batas antara istilah tersebut tidak selalu universal. Dalam praktiknya, financial freedom dapat menjadi tujuan yang lebih personal karena setiap orang memiliki definisi mengenai kehidupan yang ingin dijalani.

Begitu pula dengan pensiun dini. Mencapai financial freedom dapat membuat seseorang memiliki pilihan untuk berhenti bekerja lebih awal, tetapi financial freedom tidak mengharuskan seseorang pensiun.

Baca Juga: Aplikasi Investasi Modal 10 Ribu: Mana yang Terbaik?

Bagaimana Menentukan Target Financial Freedom?

Menentukan target menjadi langkah penting sebelum menyusun strategi. Tanpa angka dan jangka waktu yang jelas, financial freedom dapat terasa seperti tujuan yang terlalu abstrak.

1. Hitung Pengeluaran yang Dibutuhkan

Mulailah dengan menghitung rata-rata pengeluaran bulanan, kemudian ubah menjadi kebutuhan tahunan. Misalnya, kamu membutuhkan Rp 10 juta per bulan untuk mempertahankan gaya hidup yang diinginkan. Artinya, kebutuhan dalam setahun sekitar:

Rp 10.000.000 × 12 = Rp 120.000.000 per tahun

Perhitungan tersebut dapat menjadi titik awal untuk memperkirakan berapa besar aset yang dibutuhkan.

Namun, jangan hanya memasukkan kebutuhan saat ini. Pertimbangkan pula kemungkinan perubahan gaya hidup, inflasi, tanggungan keluarga, dan kebutuhan finansial lain di masa depan.

2. Gunakan Rule of Thumb 25× sebagai Estimasi

Salah satu pendekatan yang populer dalam perencanaan FIRE (Financial Independence, Retire Early) adalah Rule of 25, yaitu memperkirakan kebutuhan aset berdasarkan 25 kali pengeluaran tahunan. Investopedia menjelaskan bahwa angka 25× annual expenses banyak digunakan sebagai FIRE number, tetapi asumsi di balik withdrawal rate tersebut tetap perlu dipertimbangkan, terutama jika dana harus menopang kebutuhan dalam jangka waktu yang sangat panjang

Rule of Thumb 25×

https://sasha.tr8.id/files/3684

Kebutuhan aktual dapat berbeda karena dipengaruhi oleh inflasi, hasil investasi, pajak, biaya investasi, perubahan pengeluaran, dan berapa lama aset tersebut perlu menopang kehidupan.

Fondasi untuk Mencapai Financial Freedom

Cara mencapai financial freedom tidak hanya dimulai dari investasi. Kondisi keuangan sehari-hari juga menentukan seberapa besar uang yang dapat dialokasikan untuk membangun aset.

1. Kelola Pengeluaran dan Hindari Lifestyle Inflation

Ketahui kemana uang digunakan setiap bulan dengan membuat anggaran yang realistis dan membedakan kebutuhan dari pengeluaran pilihan. Saat penghasilan meningkat, hindari menaikkan gaya hidup secara berlebihan agar sebagian kenaikan income dapat dialihkan untuk menabung dan membangun aset.

2. Bangun Dana Darurat

Dana darurat berfungsi sebagai cadangan untuk menghadapi pengeluaran tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau kebutuhan mendesak. Dengan memisahkan dana darurat dari investasi jangka panjang, kamu tidak perlu terburu-buru mencairkan investasi ketika membutuhkan dana.

3. Kelola Utang Konsumtif

Utang tidak selalu menunjukkan kondisi keuangan yang buruk, tetapi utang konsumtif dengan bunga tinggi dapat mengurangi kemampuan untuk menabung dan berinvestasi. Karena itu, prioritaskan utang yang membebani arus kas dan hindari menambah utang konsumtif secara berlebihan.

4. Tingkatkan Penghasilan

Mengurangi pengeluaran bukan satu-satunya cara untuk memperbesar surplus. Meningkatkan penghasilan melalui pengembangan skill, pekerjaan sampingan, bisnis, atau peluang lain yang sesuai dengan kemampuan dapat memberikan ruang lebih besar untuk menabung dan berinvestasi.

Penelitian dalam Journal of Business Research terhadap 43.104 orang dewasa di Amerika Serikat menemukan bahwa financial literacy berkaitan dengan financial well-being, baik secara langsung maupun melalui perilaku finansial. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman mengenai keuangan perlu diikuti dengan penerapan dalam perilaku sehari-hari.

Financial Freedom dan Investasi

Investasi dapat menjadi bagian dari strategi membangun aset untuk mencapai financial freedom. Namun, investasi sebaiknya menjadi bagian dari rencana keuangan yang lebih besar, bukan sekadar cara cepat mendapatkan keuntungan.

Bangun Aset untuk Tujuan Jangka Panjang

Uang yang berhasil disisihkan dapat dialokasikan ke investasi sesuai tujuan dan profil risiko. Seiring waktu, hasil investasi yang diinvestasikan kembali juga berpotensi membantu pertumbuhan portofolio melalui efek compounding. Penelitian dalam Journal of Behavioral and Experimental Finance terhadap 686 investor menemukan bahwa financial literacy berpengaruh signifikan terhadap objective-oriented investment behavior, yang menunjukkan pentingnya pemahaman finansial dalam pengambilan keputusan investasi.

Sesuaikan Investasi dengan Tujuan dan Risiko

Tidak ada satu instrumen investasi yang cocok untuk semua orang. Pilihan investasi perlu disesuaikan dengan tujuan, jangka waktu, kondisi keuangan, serta kemampuan dan kesediaan menanggung risiko. Saham, misalnya, memiliki potensi pertumbuhan tetapi juga menghadapi fluktuasi harga.

Diversifikasi dan Investasi Secara Konsisten

Diversifikasi dapat membantu mengelola risiko dengan menyebarkan dana ke beberapa aset atau instrumen, meski tidak menghilangkan risiko sepenuhnya. Selain itu, investasi secara berkala sesuai kemampuan dapat membantu membangun kebiasaan dan mendukung proses akumulasi aset dalam jangka panjang.

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengejar Financial Freedom

Mencapai financial freedom membutuhkan strategi yang disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing. Namun, beberapa kesalahan berikut justru dapat membuat prosesnya lebih sulit atau membuat target yang ditetapkan menjadi kurang realistis.

  • Menganggap financial freedom sama dengan kaya raya. Kekayaan besar belum tentu berarti bebas secara finansial jika pengeluaran juga tinggi.

  • Mengejar return tinggi tanpa memahami risiko. Jangan memilih investasi hanya berdasarkan potensi keuntungan tanpa mempertimbangkan risikonya.

  • Mengorbankan dana darurat demi investasi. Pastikan dana untuk kebutuhan mendesak tetap tersedia sebelum mengalokasikan uang untuk investasi.

  • Membiarkan lifestyle mengikuti kenaikan income. Gunakan sebagian kenaikan pendapatan untuk memperbesar surplus dan aset, bukan hanya meningkatkan gaya hidup.

  • Menggunakan target orang lain sebagai patokan. Target financial freedom setiap orang berbeda, jadi gunakan pengeluaran dan tujuan pribadi sebagai dasar perhitungan.

Tips Menghindari Kesalahan Saat Mengejar Financial Freedom

Mengejar financial freedom membutuhkan strategi yang realistis dan konsisten. Selain mengetahui kesalahan yang perlu dihindari, terapkan beberapa tips berikut agar perjalanan menuju kebebasan finansial tetap terarah:

  • Buat target berdasarkan kondisi keuangan sendiri. Gunakan pengeluaran dan tujuan pribadi sebagai dasar menentukan target, bukan mengikuti nominal orang lain.

  • Prioritaskan kebutuhan sebelum investasi. Pastikan kebutuhan rutin dan dana darurat terpenuhi sebelum mengalokasikan uang untuk investasi.

  • Pahami risiko sebelum memilih investasi. Pelajari karakteristik instrumen dan sesuaikan dengan tujuan serta profil risikomu.

  • Manfaatkan kenaikan penghasilan. Ketika income bertambah, alokasikan sebagian untuk menambah tabungan dan investasi agar aset ikut berkembang.

  • Evaluasi kondisi keuangan secara berkala. Perubahan pengeluaran, penghasilan, atau tujuan hidup dapat membuat target financial freedom perlu disesuaikan.

Mulai Membangun Financial Freedom

Setelah memahami kondisi keuangan dan menentukan target financial freedom, langkah berikutnya adalah mulai membangun aset secara bertahap melalui investasi yang sesuai dengan tujuan dan profil risikomu. Gotrade dapat menjadi salah satu pilihan platform untuk mengakses saham dan ETF Amerika Serikat, sehingga kamu dapat mulai berinvestasi secara konsisten sesuai kemampuan dan rencana keuanganmu.

Referensi:
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. “Mewujudkan Impian Financial Freedom: Langkah-Langkah Menuju Kemandirian Keuangan”

Investopedia. ”12 Key Habits for Achieving Financial Freedom”

Sajid, M., Mushtaq, R., Murtaza, G., Yahiaoui, D., & Pereira, V. “Financial literacy, confidence and well-being: The mediating role of financial behavior.” Journal of Business Research, 182, 114791, 2024.

Shah, S. S., Qureshi, F., Memon, F. A., & Uddin, M. H. “Financial literacy and investment behavior of individuals in Pakistan: Evidence from an Environment prone to religious sentiment.” Journal of Behavioral and Experimental Finance, 44, 100974, 2024.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Gabriella Sabatini
Ditulis oleh
Gabriella Sabatini
Gabriella dengan pengalaman 2+ tahun sebagai Content Writer yang telah menangani berbagai niche, mulai dari digital marketing, mental health, parenting, travel, furniture, teknologi, hingga finansial. Ia memiliki ketertarikan dalam menulis topik seputar finansial dan investasi. Berbekal latar belakang S1 Ilmu Komunikasi konsentrasi Jurnalistik, ia terbiasa melakukan riset, keyword research, menulis artikel yang mengikuti prinsip E-E-A-T, serta melakukan editing dan proofreading agar konten lebih akurat, relevan, dan nyaman dibaca.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku