Modal Rp10.000 sudah cukup untuk mulai investasi, terutama di beberapa produk reksa dana dan emas.
Saham Indonesia mengikuti harga satu lot, sedangkan saham AS di Gotrade dapat diakses mulai dari US$1.
Jangan memilih aplikasi hanya berdasarkan modal minimum. Periksa juga legalitas, biaya, jenis instrumen, dan bagaimana asetmu disimpan.
Dengan Rp10.000, kamu sudah bisa memulai investasi di beberapa instrumen seperti reksa dana dan emas. Namun, minimum setiap produk berbeda. Saham Indonesia mengikuti harga satu lot, sedangkan saham AS di Gotrade dapat diakses mulai dari US$1.
Karena itu, jangan hanya fokus pada modal minimum. Pertimbangkan juga instrumen, biaya, dan apakah aplikasinya sesuai dengan tujuanmu.
Artikel ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi investasi. Ketentuan dan biaya dapat berubah, jadi selalu periksa informasi terbaru sebelum berinvestasi.
Modal Rp10.000 sudah cukup untuk memulai beberapa instrumen, tetapi minimum dan mekanismenya berbeda.
1. Reksa Dana
Bibit dan Bareksa menawarkan beberapa produk reksa dana mulai dari Rp10.000. Namun, minimum setiap produk dapat berbeda. Karena itu, perhatikan jenis reksa dana, risiko, biaya, dan isi portofolionya sebelum membeli.
2. Emas
Tabungan Emas Pegadaian dapat dimulai dari Rp10.000. Namun, perhatikan perbedaan harga beli dan jual karena spread dapat memengaruhi nilai investasi saat dijual kembali.
Saham Indonesia dibeli minimal satu lot atau 100 lembar. Karena itu, modal yang dibutuhkan mengikuti harga saham.
Misalnya, saham seharga Rp100 per lembar membutuhkan sekitar Rp10.000 per lot sebelum biaya transaksi.
4. Saham AS dan ETF
Gotrade menawarkan akses ke saham AS dan ETF secara fraksional mulai dari US$1. Artinya, kamu tidak perlu membeli satu saham penuh.
Namun, US$1 tetap lebih dari Rp10.000 dan nilai rupiahnya mengikuti kurs.
6 Aplikasi Investasi Modal Kecil yang Bisa Dipertimbangkan
Setelah mengetahui instrumen yang tersedia, barulah masuk akal membandingkan aplikasi investasi modal 10 ribu. Daftar aplikasi investasi modal 10 ribu berikut tidak dibuat berdasarkan aplikasi yang menjanjikan hasil paling tinggi, tetapi berdasarkan jenis investasi yang tersedia dan modal awalnya.
1. Gotrade
Jika tujuanmu ingin mulai mengenal saham perusahaan AS tanpa harus membeli satu saham penuh, Gotrade bisa menjadi salah satu pilihan.
Dengan sistem investasi fraksional, Gotrade menawarkan akses ke saham AS dan ETF mulai dari US$1. Kamu bisa membeli sebagian kecil saham perusahaan seperti Apple atau Microsoft tanpa harus menyediakan dana sebesar harga satu saham penuh.
Gotrade Indonesia beroperasi melalui PT Valbury Asia Futures menggunakan skema PALN. Posisi yang dibuka melalui skema ini didukung oleh saham terkait yang disimpan melalui Alpaca Securities di Amerika Serikat.
Perlu diperjelas bahwa minimum transaksi US$1 berarti Gotrade bukan aplikasi yang bisa digunakan tepat dengan modal Rp10.000. Gotrade lebih relevan ketika kamu memiliki modal sedikit lebih besar dan ingin memperluas pilihan ke pasar saham AS.
Minimum transaksi: mulai US$1
Instrumen: saham AS dan ETF
Kelebihan utama: bisa membeli saham secara fraksional tanpa harus membeli satu lembar penuh
Perlu diperhatikan: biaya transaksi, perubahan kurs USD/IDR, dan risiko pergerakan saham
Cocok untuk: kamu yang ingin mulai mengenal pasar saham AS dengan modal relatif kecil
2. Bibit
Untuk modal sekitar Rp10.000, reksa dana menjadi salah satu pilihan yang lebih mudah diakses.
Bibit menawarkan sejumlah produk reksa dana dengan minimum pembelian mulai dari Rp10.000. Namun, minimum setiap produk dapat berbeda karena ketentuannya ditentukan oleh masing-masing produk reksa dana.
Kamu juga tidak perlu memilih saham satu per satu karena dana akan dikelola oleh Manajer Investasi berdasarkan strategi produk tersebut.
Minimum transaksi: beberapa produk mulai Rp10.000
Instrumen: reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan lainnya
Kelebihan utama: tersedia pilihan reksa dana dengan modal awal rendah
Perlu diperhatikan: risiko, isi portofolio, expense ratio, dan minimum setiap produk dapat berbeda
Cocok untuk: kamu yang ingin mulai investasi tanpa memilih saham satu per satu
3. Bareksa
Bareksa juga dapat digunakan untuk membandingkan berbagai jenis reksa dana dari beberapa Manajer Investasi.
Beberapa produk reksa dana dapat dibeli mulai dari sekitar Rp10.000. Namun, jangan menggunakan nominal minimum sebagai satu-satunya dasar memilih produk.
Perhatikan juga jenis reksa dana, komposisi portofolio, tingkat risiko, biaya, dan Manajer Investasi yang mengelolanya.
Minimum transaksi: beberapa produk mulai Rp10.000
Instrumen: berbagai jenis reksa dana
Kelebihan utama: tersedia banyak pilihan produk dari beberapa Manajer Investasi
Perlu diperhatikan: minimum dan ketentuan dapat berbeda untuk setiap produk
Cocok untuk: kamu yang ingin membandingkan beberapa pilihan reksa dana sebelum berinvestasi
4. Pegadaian
Jika kamu lebih tertarik mengumpulkan emas daripada membeli saham atau reksa dana, Tabungan Emas Pegadaian bisa menjadi pilihan untuk modal kecil.
Emas dapat dibeli mulai dari Rp10.000 dan jumlahnya bisa ditambah secara bertahap.
Namun, tetap perhatikan perbedaan harga beli dan harga jual emas, terutama jika kamu berencana menjualnya kembali dalam waktu dekat.
Minimum transaksi: mulai Rp10.000
Instrumen: emas
Kelebihan utama: bisa mengumpulkan emas secara bertahap dari nominal kecil
Perlu diperhatikan: spread harga beli dan jual serta biaya yang berlaku
Cocok untuk: kamu yang ingin mulai memiliki eksposur emas tanpa membeli emas fisik dalam jumlah besar
5. Makmur
Makmur menjadi pilihan aplikasi investasi modal 10 ribu jika kamu ingin mengeksplorasi reksa dana dengan modal relatif kecil.
Beberapa produk reksa dana di platform ini dapat dimulai dari Rp10.000. Pilihannya mencakup reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, indeks, hingga syariah.
Banyaknya pilihan bukan berarti kamu perlu memiliki semuanya. Lebih baik pahami tujuan, jangka waktu, dan tingkat risiko sebelum menentukan produk.
Minimum transaksi: beberapa produk mulai Rp10.000
Instrumen: berbagai kategori reksa dana
Kelebihan utama: tersedia beberapa kategori reksa dana dalam satu platform
Perlu diperhatikan: profil risiko dan minimum pembelian setiap produk dapat berbeda
Cocok untuk: kamu yang ingin mempelajari berbagai jenis reksa dana dengan modal kecil
6. Stockbit
Jika kamu ingin mempelajari saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara langsung, Stockbit bisa menjadi salah satu aplikasi trading modal 10 ribu yang dipertimbangkan.
Stockbit tidak menetapkan minimum deposit. Namun, saham Indonesia diperdagangkan minimal satu lot atau 100 lembar sehingga modal yang dibutuhkan mengikuti harga saham.
Misalnya, jika saham diperdagangkan di harga Rp115 per lembar, nilai satu lotnya sekitar Rp11.500 sebelum biaya transaksi.
Namun, jangan mencari saham paling murah hanya agar bisa mulai dengan modal sekecil mungkin. Harga per lembar tidak menunjukkan apakah suatu perusahaan murah secara valuasi atau memiliki bisnis yang berkualitas.
Minimum transaksi: minimal satu lot atau 100 lembar
Instrumen: saham Indonesia
Kelebihan utama: akses langsung ke saham yang tercatat di BEI
Perlu diperhatikan: modal berbeda untuk setiap saham karena mengikuti harga satu lot
Cocok untuk: kamu yang ingin belajar memilih dan menganalisis saham Indonesia secara langsung
Kriteria Memilih Aplikasi Investasi Modal Kecil
Setelah mengetahui beberapa pilihan, jangan hanya melihat nominal minimum. Periksa juga legalitas, biaya, mekanisme transaksi, dan aset yang sebenarnya kamu miliki.
1. Cek Legalitas dan Badan Hukumnya
Nama aplikasi belum tentu sama dengan perusahaan yang menjalankan layanan. Cek halaman legal, lalu cocokkan nama perusahaan dan izinnya dengan data regulator.
Jangan berhenti pada klaim “terdaftar OJK”. Pastikan izin tersebut memang sesuai dengan produk atau layanan yang ditawarkan.
2. Bedakan Minimum Deposit dan Minimum Transaksi
Aplikasi tanpa minimum deposit belum tentu memungkinkan transaksi dengan nominal berapa pun.
Untuk saham Indonesia, misalnya, pembelian tetap mengikuti minimum satu lot. Pada reksa dana, minimum pembelian juga dapat berbeda untuk setiap produk.
Jadi, cek apa sebenarnya yang dimaksud dengan angka “mulai Rp10.000”.
3. Perhatikan Biaya terhadap Modal
Semakin kecil modal, semakin terasa pengaruh biaya. Barber & Odean (2000) di The Journal of Finance menemukan investor yang paling sering bertransaksi justru memperoleh imbal hasil bersih paling rendah, karena biaya menggerus keuntungan, dan dampaknya paling terasa pada modal kecil.
Perhatikan spread emas, biaya reksa dana, fee transaksi saham, serta biaya dan konversi mata uang untuk saham AS. Khusus reksa dana, penelitian Carhart (1997) di The Journal of Finance menunjukkan produk dengan expense ratio lebih tinggi cenderung memberi imbal hasil bersih lebih rendah, sehingga memilih produk berbiaya rendah penting untuk modal kecil.
Karena itu, minimum transaksi belum tentu menjadi nominal transaksi yang paling efisien.
Setelah transaksi dilakukan, cari tahu siapa yang mengelola dan menyimpan asetmu.
Reksa dana melibatkan Manajer Investasi dan Bank Kustodian, sedangkan saham Indonesia menggunakan mekanisme RDN dan pencatatan efek. Di Gotrade Indonesia, akses saham AS dilakukan melalui skema PALN bersama PT Valbury Asia Futures dengan posisi terkait yang didukung melalui Alpaca Securities.
Kamu tidak perlu menghafal seluruh strukturnya, tetapi sebaiknya memahami siapa saja pihak yang terlibat dalam penyimpanan asetmu.
Modal Rp10.000 sudah cukup untuk mulai mengenal investasi, tetapi instrumen yang tersedia masih terbatas.
Bibit, Bareksa, dan Makmur menawarkan beberapa produk reksa dana mulai dari Rp10.000. Pegadaian juga menyediakan Tabungan Emas dari nominal yang sama. Sementara saham Indonesia mengikuti harga minimum satu lot.
Jika tujuanmu ingin mulai mengakses perusahaan yang tercatat di pasar saham AS, Gotrade menyediakan investasi saham AS secara fraksional mulai dari US$1.
Tidak perlu terburu-buru memilih aplikasi hanya karena minimum transaksinya rendah. Periksa produknya, pahami biaya, cek legalitas pihak yang menjalankannya, dan tentukan aset apa yang ingin kamu pelajari.
Saat kamu sudah siap memperluas pilihan ke pasar global, pelajari akses saham AS mulai dari US$1 di Gotrade.
Investasi mengandung risiko dan nilai aset dapat naik maupun turun. Informasi ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen tertentu.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Atalya adalah content marketer dengan pengalaman lebih dari 3 tahun di industri SaaS, e-commerce, hingga keuangan. Spesialis dalam penulisan topik bisnis, teknologi, dan keuangan untuk audiens profesional.
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.