Cara Menabung Saham Rutin agar Investasi Lebih Konsisten

Gabriella SabatiniGabriella SabatiniHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Cara Menabung Saham Rutin agar Investasi Lebih Konsisten

Ringkasan Gotrade

  • Menabung saham secara rutin, bisa membantu membangun kebiasaan investasi tanpa harus merasa terpaksa dan bingung soal kapan waktu terbaik membeli saham. 

  • Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) membuat kamu berinvestasi secara berkala dengan nominal tetap, jadi  risiko membeli di harga yang kurang ideal dapat lebih terkelola dengan baik.

  • Sebelum mulai berinvestasi, pastikan tujuan investasi, kondisi keuangan, serta pilihan saham atau ETF yang kamu tetapkan sudah dipertimbangkan dengan matang dan sudah memahami profil risikonya.

Mungkin kamu adalah pemula yang ingin membeli saham, tetapi bingung menentukan waktu terbaik untuk membeli. Saat harga naik, kamu merasa itu kemahalan, sementara saat harga saham anjlok malah takut merugi. Akibatnya, investasi seringkali hanya menjadi rencana.

Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menabung saham secara rutin menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA). Artikel ini akan membahas cara memulainya, manfaatnya, serta kebiasaan yang dapat membantu kamu berinvestasi lebih konsisten dalam jangka panjang.

Mengapa Banyak Orang Gagal Konsisten Berinvestasi?

Banyak orang tidak gagal berinvestasi karena salah memilih saham, tetapi karena sulit mengendalikan emosi saat pasar bergerak. Berikut beberapa alasan kenapa sering gagal berinvestasi:

Baca juga: Diversifikasi Investasi: Arti, Manfaat, dan Contoh
  • Menunggu harga turun, tetapi takut membeli saat pasar terkoreksi.

  • Merasa kemahalan untuk membeli, waktu harga saham naik.

  • Mengejar dan membeli saham yang sedang ramai dibicarakan agar tidak ketinggalan (FOMO).

  • Terlalu sering mengubah strategi investasi, karena mengikuti sentimen pasar.

Dilansir dari laman Yahoo Finance, investor yang konsisten menggunakan strategi investasinya cenderung bisa mengambil keputusan yang lebih baik dibandingkan dengan yang mudah terpengaruh kondisi pasar.

Salah satu cara untuk mengurangi keputusan emosional tersebut adalah dengan menerapkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu berinvestasi secara rutin dengan nominal yang sama dalam jangka panjang.

Cara Menabung Saham Rutin Dengan Mudah

Setelah memahami mengapa konsistensi menjadi salah satu kunci dalam investasi, tahapan berikutnya adalah membangun kebiasaan yang bisa dijalankan secara realistis. Tidak perlu modal besar atau membeli banyak saham sekaligus, yang penting adalah kamu memiliki rencana investasi yang terarah dan disiplin menggunakannya.

Baca juga: Apa Itu EBITDA? Pengertian, Rumus, dan Cara Menghitungnya

Simak beberapa cara berikut ini, yang bisa kamu lakukan untuk mulai menabung saham secara rutin.

Alur cara menabung saham.

1. Buat Tujuan Investasi yang Realistis

Sebelum mulai membeli saham, tentukan dulu tujuan investasimu, apakah investasi tersebut tujuannya untuk dana pensiun, membeli rumah, dana pendidikan, atau hal yang lain. Saat kamu sudah tahu tujuan berinvestasi yang jelas, kamu akan lebih mudah menentukan jangka waktu untuk berinvestasi sekaligus menentukan jenis investasi yang ingin kamu ambil. Menurut Investopedia, menetapkan tujuan investasi sejak awal membantu investor memilih strategi dan tingkat risiko yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

2. Pastikan Dana Untuk Investasi Sudah Siap

Saat kamu memutuskan untuk berinvestasi, ada baiknya kamu menggunakan dana dingin yaitu dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa untuk menyiapkan dana darurat sebelum kamu ingin berinvestasi, tujuannya agar sewaktu-waktu harga saham sedang anjlok, kamu tidak merasa cemas dan bingung serta terbebani bunga jika kamu mengutang. Dengan begitu, kamu tidak perlu menjual investasi saat membutuhkan dana mendesak.

3. Pilih Saham atau ETF yang sesuai Dengan Tujuan Finansialmu

Jangan hanya membeli saham yang sedang ramai diperbincangkan. Pilih saham atau ETF (Exchange-Traded Fund) yang sesuai dengan tujuan investasi, profil risiko, dan benar-benar kamu pahami.

Jika masih bingung memilih saham satu per satu, ETF bisa menjadi alternatif karena memberikan diversifikasi dalam satu produk investasi.

Pilihan Investasi

Cocok untuk

Karakteristik

Saham individual

Investor yang ingin memilih perusahaan tertentu

Potensi keuntungan dan risiko bergantung pada kinerja masing-masing perusahaan.

ETF

Investor yang menginginkan diversifikasi lebih praktis

Berisi kumpulan saham dalam satu produk sehingga risiko lebih tersebar.

4. Tentukan Nominal Investasi yang Realistis

Dalam berinvestasi tidak ada patokan mengenai nominal dalam membeli saham, yang perlu diperhatikan adalah kamu bisa memulainya kapan saja dan disesuaikan dengan kondisi keuanganmu. Kamu bisa mulai dari nominal kecil dulu secara konsisten, seiring berjalannya waktu saat keuanganmu berkembang kamu bisa memperbesar dana untuk investasi yang dipilih.

Investasi Bulanan

Total Dana dalam 1 Tahun

Rp250.000

Rp3.000.000

Rp500.000

Rp6.000.000

Rp1.000.000

Rp12.000.000

Catatan: Simulasi di atas hanya menunjukkan total dana yang diinvestasikan dan belum memperhitungkan potensi keuntungan maupun risiko investasi.

5. Pakai Strategi Dollar Cost Averaging (DCA)

Dollar Cost Averaging (DCA) adalah strategi berinvestasi dengan nominal yang sama secara berkala, tanpa menunggu waktu terbaik membeli saham. Ketika harga turun, kamu akan mendapatkan lebih banyak saham. Namun saat harga saham naik, jumlah saham yang dibeli lebih sedikit. Strategi ini bisa membantumu meratakan harga beli saham dalam jangka panjang.

6. Bangun Sistem Investasi Sendiri

Konsistensi akan lebih mudah dijaga jika kamu memiliki rutinitas investasi. Sebagai contoh sisihkan dana investasi setiap kali menerima gaji, lalu lakukan pembelian saham atau ETF sesuai jadwal yang sudah kamu buat. Daripada memantau harga setiap hari, evaluasi portofolio saham secara berkala agar keputusan investasi tetap didasarkan pada tujuan jangka panjang, bukan emosi.

Bagaimana Dollar Cost Averaging Membantu Mengurangi Risiko Timing Pasar?

Menentukan kapan waktu terbaik untuk membeli saham bukan hal yang mudah. Ada baiknya kamu menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) yang mana membuat kamu bisa terus berinvestasi dengan nominal yang sama secara rutin, tanpa khawatir soal kondisi pasar.

Meski begitu, perlu kamu ingat kalau DCA bukan jaminan investasi selalu untung, melainkan sebuah strategi yang bisa membantu kamu dalam membangun kedisiplinan untuk berinvestasi tanpa dan mengurangi risiko kondisi pasar.

Bulan

Harga Saham

Investasi Tetap

Saham yang Didapat

Januari

US$100

US$100

1,00

Februari

US$50

US$100

2,00

Maret

US$25

US$100

4,00

Total

US$300

7,00 saham

Mengapa Konsistensi Membantu Efek Compounding?

Efek compounding memungkinkan keuntungan investasi terus berkembang karena hasilnya kembali diinvestasikan. Namun, manfaatnya baru terasa jika kamu berinvestasi secara konsisten dalam jangka panjang.

Karena itu, daripada terus mencari saham yang "pasti naik", lebih baik fokus membangun kebiasaan investasi rutin yang bisa kamu pertahankan dari waktu ke waktu.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Saat Harga Saham Turun?

Harga saham yang turun tidak selalu berarti kamu harus menjual. Sebelum mengambil keputusan, lihat kembali fundamental perusahaan dan tujuan investasimu. Jika bisnis masih baik dan strategimu tetap sama, fluktuasi jangka pendek belum tentu menjadi alasan untuk keluar dari investasi.

Namun sebaliknya, kalau kondisi perusahaan memburuk, sebaiknya evaluasi kembali portofolio saham kamu baru kamu bisa menentukan keputusan.

Beberapa Kebiasaan yang Membantu Investasi Bertumbuh

Tidak ada strategi yang bisa menjamin keuntungan dalam berinvestasi bisa dirasakan setiap saat. Tapi, ada beberapa kebiasaan yang bisa membantu para investor dalam mengambil sebuah keputusan dengan lebih bijaksana. .

Beberapa di antaranya adalah:

  • Memiliki tujuan investasi yang terarah

  • Berinvestasi menggunakan uang dingin.

  • Fokus pada kualitas perusahaan atau ETF yang dipilih, bukan sekadar mengikuti tren pasar agar tidak ketinggalan.

  • Evaluasi portofolio secara berkala, misalnya setiap 6–12 bulan, daripada memeriksa pergerakan harga saham tiap hari.

  • Terus belajar memahami investasi agar keputusan yang diambil didasarkan pada analisis, bukan emosi.

Beberapa kebiasaan diatas memang terlihat biasa saja, tapi jika dilakukan dengan konsisten pastinya bisa membantu kamu dalam menjaga kedisiplinan berinvestasi.

Apakah Menabung Saham Selalu Menguntungkan?

Jawabannya tidak selalu. Walaupun saham berpotensi memberikan imbal hasil dalam jangka panjang, namun nominal atau nilainya tetap saja bisa naik maupun turun sehingga tidak ada jaminan keuntungan.

Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) juga bukan cara untuk menghindari kerugian. Tujuannya adalah membantu kamu berinvestasi secara konsisten dan mengurangi risiko membeli seluruh investasi pada satu harga. Karena itu, tetap pilih saham atau ETF yang sesuai dengan tujuan investasi, lakukan diversifikasi bila diperlukan, dan gunakan dana dingin agar lebih siap menghadapi fluktuasi pasar.

Mulai Bangun Kebiasaan Investasi Rutin Bersama Gotrade

Menabung saham rutin dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Dengan Gotrade, kamu bisa berinvestasi di saham dan ETF Amerika Serikat mulai dari US$1. Unduh aplikasi Gotrade dan mulai bangun portofolio untuk mencapai tujuan keuanganmu.

FAQ

1. Apakah harus membeli saham yang sama setiap bulan?

Tidak harus. Kamu bisa tetap berinvestasi pada saham atau ETF yang sama jika masih sesuai dengan tujuan investasi dan fundamentalnya tetap baik. Namun, kamu juga dapat menyesuaikan pilihan aset seiring perubahan kondisi pasar atau strategi investasi, selama keputusan tersebut didasarkan pada analisis, bukan emosi.

2. Bagaimana jika harga saham terus turun saat saya menabung saham?

Penurunan harga merupakan bagian dari risiko investasi saham. Jika tujuan investasimu masih jangka panjang dan fundamental perusahaan tetap baik, strategi Dollar Cost Averaging (DCA) memungkinkan kamu tetap berinvestasi secara bertahap. Namun, jika terjadi perubahan mendasar pada kondisi perusahaan, evaluasi kembali apakah aset tersebut masih sesuai dengan tujuan investasimu.

3. Berapa dana minimal untuk mulai menabung saham rutin?

Tidak ada nominal yang berlaku untuk semua orang. Mulai investasi saham dengan jumlah yang sesuai kondisi keuangan dan tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari. Yang terpenting bukan seberapa besar nominalnya, melainkan konsistensi dalam berinvestasi menggunakan dana dingin.

Referensi:

  • Investopedia. How to Start Investing in Stocks in 2026 and Beyond.

  • Yahoo Finance. How to Become a Better Investor: 7 Habits That Matter More Than Stock Tips.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Gabriella Sabatini
Ditulis oleh
Gabriella Sabatini
Gabriella dengan pengalaman 2+ tahun sebagai Content Writer yang telah menangani berbagai niche, mulai dari digital marketing, mental health, parenting, travel, furniture, teknologi, hingga finansial. Ia memiliki ketertarikan dalam menulis topik seputar finansial dan investasi. Berbekal latar belakang S1 Ilmu Komunikasi konsentrasi Jurnalistik, ia terbiasa melakukan riset, keyword research, menulis artikel yang mengikuti prinsip E-E-A-T, serta melakukan editing dan proofreading agar konten lebih akurat, relevan, dan nyaman dibaca.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku