Belanja Langsung di Gemini: Langkah Baru Google Lawan OpenAI

Rendy AndriyantoRendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Belanja Langsung di Gemini: Langkah Baru Google Lawan OpenAI

Jakarta, Gotrade News - Google resmi memperluas fungsi Gemini menjadi asisten belanja virtual lewat kemitraan strategis dengan Walmart dan Shopify. Langkah ini menandai transisi besar dari pencarian web tradisional menuju agent-led commerce yang lebih personal.


Key Takeaways

  • Pengguna bisa checkout instan di Gemini tanpa perlu pindah aplikasi.

  • Persaingan monetisasi AI antara Google, Amazon, dan OpenAI makin ketat.

  • Fitur tersedia lebih dulu di AS dengan rencana ekspansi global.


Baca Juga: Musim Laporan Keuangan Dimulai: Sinyal Kuat Kebangkitan Pasar Modal AS?

Baca juga: Akuisisi 30% Saham Bayan (BYAN) oleh Haji Isam, Saham Tembus ARA

Fitur baru ini memungkinkan pengguna membeli produk rekomendasi langsung di dalam percakapan tanpa meninggalkan aplikasi. Alphabet menyebut inisiatif ini sebagai evolusi ritel berikutnya yang mempermudah transisi dari keinginan ke kepemilikan.

Langkah Google ini menyusul manuver serupa dari OpenAI yang sebelumnya telah menggandeng Walmart pada Oktober lalu. Kompetisi antara Google, OpenAI, dan Amazon kini berfokus pada siapa yang paling cepat menguasai transaksi berbasis AI.

Dampak Persaingan Ritel AI

Potensi ekonomi dari integrasi ini sangat besar mengingat tingginya penetrasi AI dalam keputusan belanja global. Data Salesforce memperkirakan AI mempengaruhi US$272 miliar atau 20 persen penjualan ritel global musim liburan lalu.

Baca juga: Gotrade Daily: Reli Chip Diuji Sinyal Hati-Hati

Alih-alih mengetik kata kunci kaku, kamu bisa menggunakan percakapan natural untuk menemukan produk spesifik sesuai anggaran. PayPal dijadwalkan segera hadir sebagai opsi pembayaran untuk melengkapi kartu yang terhubung ke akun Google.

Selain fitur belanja, Walmart juga memperluas layanan pengiriman drone ke 150 toko tambahan bersama Wing milik Alphabet. CEO Walmart John Furner menegaskan transisi ini bertujuan menutup celah waktu antara pencarian produk dan pembelian instan.

Bagi investor, integrasi ini bukan sekadar fitur tambahan, melainkan validasi model bisnis baru bagi AI generatif. Keberhasilan fitur ini akan menentukan seberapa efektif perusahaan teknologi mengonversi pengguna chatbot gratis menjadi pembeli aktif.

Baca Juga: Trump Incar Greenland Demi Rare Earth, Tapi Ini Realitas Pahitnya

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google
Rendy Andriyanto
Ditulis oleh
Rendy Andriyanto

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku