Saham AMD Turun 17,3% Seiring Pelemahan Saham Chip (6 November 2026)

Ringkasan
- Saham AMD turun 17,26% ke $404,40 pada sesi Kamis, 5 November 2026, jauh lebih dalam dari penurunan Nasdaq Composite sebesar 5,52%.
- Menurut Yahoo Finance, aksi jual di sektor chip dipicu kekhawatiran investor bahwa regulasi yang lebih ketat dapat memperlambat pembangunan pusat data.
- Penurunan terjadi dua hari setelah AMD melaporkan pendapatan kuartal III 2026 naik 45% ke rekor $13,4 miliar.
Gotrade News - Saham Advanced Micro Devices (AMD) turun 17,26% atau $84,38 ke $404,40 pada penutupan sesi Kamis, 5 November 2026 waktu New York (Jumat, 6 November 2026 pukul 04.00 WIB). Saham AMD turun di tengah aksi jual luas di sektor semikonduktor, yang menurut Yahoo Finance dipicu kekhawatiran investor bahwa regulasi yang lebih ketat dapat memperlambat pembangunan pusat data.
Data Perdagangan Saham AMD
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $404,40 |
| Perubahan | -$84,38 (-17,26%) |
| Penutupan sebelumnya | $488,78 |
| Harga pembukaan | $452,50 |
| Rentang harian | $402,10 hingga $456,20 |
| Volume | 71,2 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 22,1 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $188,22 hingga $658,52 |
| Kapitalisasi pasar | $663,3 miliar |
Data penutupan sesi reguler Kamis, 5 November 2026 pukul 16.00 waktu New York (Jumat, 6 November 2026 pukul 04.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Volume dan rata-rata volume 30 hari: Nasdaq.com. Rentang 52 minggu: harga tertinggi dan terendah harian Yahoo Finance sejak 6 November 2025. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga AMD terkini di halaman harga saham AMD (AMD) hari ini.
Pergerakan Saham AMD Sepanjang Sesi
Saham AMD dibuka di $452,50, sudah jauh di bawah penutupan sebelumnya di $488,78. Sepanjang sesi, saham bergerak di rentang $402,10 hingga $456,20 dan ditutup hanya $2,30 di atas level terendah harian.
Volume perdagangan mencapai 71,2 juta saham, 221,91% di atas rata-rata 22,1 juta saham. Penurunan AMD jauh lebih dalam dibanding pasar secara umum: Nasdaq Composite turun 5,52% ke 24.315,00, S&P 500 melemah 4,36% ke 7.353,73, dan Dow Jones Industrial Average turun 3,44% ke 51.523,06. Dengan demikian, saham AMD tertinggal 11,74 poin persentase dari Nasdaq Composite. Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 5,7 basis poin ke 4,84%.
Tekanan juga terlihat di saham chip lain. Micron (MU) turun 17,46%, Intel (INTC) melemah 10,33%, dan Nvidia (NVDA) turun 9,26% pada sesi yang sama. Setelah penurunan ini, saham AMD berada 38,59% di bawah level tertinggi 52 minggu, namun masih 114,85% di atas level terendah 52 minggu.
Kenapa Saham AMD Turun?
Media keuangan tidak menyebut kabar khusus dari AMD sebagai pemicu penurunan pada sesi Kamis, melainkan mengaitkannya dengan aksi jual di sektor semikonduktor. Menurut Yahoo Finance, saham chip turun untuk sesi kedua berturut-turut pada Kamis, 5 November 2026, meski pasar sempat menguat sehari sebelumnya setelah kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela AS. Investor khawatir regulasi yang lebih ketat dapat memperlambat pembangunan pusat data, dan Indeks Semikonduktor PHLX ikut turun tajam.
Laporan yang sama menyebutkan pelemahan sektor dipimpin Qualcomm setelah proyeksi laba Qualcomm dinilai kurang memuaskan karena biaya komponen yang lebih tinggi. Micron juga melemah setelah menunda proyek pabrik di Taiwan akibat sengketa ketenagakerjaan.
Penurunan ini terjadi dua hari setelah AMD merilis laporan kuartal III 2026 pada Selasa, 3 November 2026. Dilansir Yahoo Finance, saham AMD sempat naik 1% pada Rabu sebelum berbalik turun pada Kamis. Dalam wawancara dengan Yahoo Finance, CEO AMD Lisa Su menyatakan tidak melihat tanda-tanda kehati-hatian dalam bisnis chip AMD. Menurut Lisa Su, "pasar terkadang bisa sedikit berpandangan pendek."
Analisis Saham AMD: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Menurut rilis laporan keuangan resmi AMD yang disampaikan ke SEC, pendapatan kuartal III 2026 naik 45% secara tahunan ke rekor $13,4 miliar, dengan laba per saham non-GAAP $2,09.
- Pendapatan segmen Data Center naik 97% secara tahunan ke $8,5 miliar, ditopang penjualan GPU Instinct dan CPU EPYC, menurut rilis yang sama.
- Dalam rilis tersebut, AMD memproyeksikan pendapatan kuartal IV 2026 sekitar $17 miliar, plus minus 3%.
Risiko
- Menurut Yahoo Finance, investor mengkhawatirkan regulasi yang lebih ketat dapat memperlambat pembangunan pusat data, sementara segmen Data Center menjadi penyumbang pendapatan terbesar AMD pada kuartal III.
- Dari sisi persaingan, Motley Fool mencatat platform server Vera Rubin milik Nvidia memadukan GPU generasi berikutnya dengan CPU buatan Nvidia sendiri, yang dapat mengancam peluang pertumbuhan AMD.
- Saham AMD menunjukkan volatilitas tinggi: turun 17,26% dalam satu sesi dan kini berada 38,59% di bawah level tertinggi 52 minggu.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
- AMD third quarter 2026 financial results, Form 8-K Exhibit 99.1 (SEC EDGAR)
- Qualcomm, Micron, Sandisk, and AMD stocks sink, leading chip sector lower (Yahoo Finance)
- AMD CEO Lisa Su sees AI becoming 'essential to every aspect of our lives' (Yahoo Finance)
- Ark Innovation ETF trades in AMD and Nvidia, and Nvidia's Vera Rubin platform (Motley Fool via Yahoo Finance)
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.












