Saham Nvidia (NVDA) Naik 2,5%, Ini Sentimennya (22 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Nvidia (NVDA) Naik 2,5%, Ini Sentimennya (22 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Nvidia (NVDA) naik 2,54% ke $221,97 pada penutupan Rabu, 21 Oktober 2026, mengungguli Nasdaq Composite yang naik 1,05%.
  • Kenaikan terjadi saat Nvidia memperkenalkan DSX POD di GTC Berlin, rancangan pabrik AI modular yang menurut Nvidia bisa memangkas waktu penyebaran dari enam bulan menjadi hanya 14 hari.
  • Pengiriman DSX POD ke seluruh dunia baru dijadwalkan pada awal 2027, dan unitnya tetap harus tersambung ke pasokan listrik, pendingin, dan jaringan di lokasi yang sudah disiapkan.

Gotrade News - Saham Nvidia naik 2,54% ke $221,97 pada penutupan perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York, atau Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB. Kenaikan saham berkode NVDA ini terjadi pada hari yang sama Nvidia memperkenalkan DSX POD, rancangan pabrik AI modular yang menurut perusahaan bisa memangkas waktu penyebaran dari enam bulan menjadi hanya 14 hari, di konferensi GTC Berlin.

Data Perdagangan Saham NVDA

DataNilai
Harga penutupan$221,97
Perubahan+$5,50 (+2,54%)
Penutupan sebelumnya$216,47
Rentang harian$217,66 hingga $222,19
Volume86,1 juta saham
Rata-rata volume 30 hari105,2 juta saham
Rentang 52 minggu$164,27 hingga $243,37
Kapitalisasi pasar$5,35 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 3.992.000 per saham (kurs Rp 17.985 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Kurs Rp 17.985 per dolar AS: Yahoo Finance, 21 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun: penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga NVDA terkini di halaman harga saham Nvidia (NVDA) hari ini.

Baca juga: IPO Solidigm Dihentikan, Saham SK Hynix dan Samsung Tertekan

Pergerakan Saham NVDA Sepanjang Sesi

NVDA menutup sesi $4,31 di atas level terendah hariannya dan dekat level tertinggi sesi, sehingga penguatan bertahan hingga bel penutupan. Kenaikan ini berlangsung dengan volume perdagangan 18,12% di bawah rata-rata hariannya.

Kinerja NVDA melampaui indeks acuan Wall Street. Nasdaq Composite naik 1,05% ke 26.702,86, S&P 500 menguat 0,58% ke 7.757,17, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,69% ke 52.856,09. Artinya, NVDA unggul 1,49 poin persentase dibanding Nasdaq. Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 2,9 basis poin ke 5,15%.

Saham semikonduktor lain bergerak searah. AMD (AMD) naik 3,36%, TSMC (TSM) menguat 1,60%, dan Broadcom (AVGO) naik 1,03%. Setelah sesi ini, NVDA berada 8,79% di bawah level tertinggi 52 minggu dan 35,13% di atas level terendah 52 minggu.

Baca juga: Saham Microsoft (MSFT) Turun 2,2%, Ini Sentimennya (23 Oktober 2026)

Kenapa Saham Nvidia Naik?

Menurut rilis resmi di NVIDIA Newsroom tertanggal 21 Oktober 2026, Nvidia memperkenalkan DSX POD di GTC Berlin. DSX POD adalah rancangan referensi pabrik AI berbasis Vera Rubin yang dirakit mitra di dalam kontainer modular, lalu diintegrasikan dan divalidasi sebelum dikirim. Nvidia menyebut waktu penyebaran di lokasi yang sudah disiapkan dapat turun dari enam bulan menjadi hanya 14 hari, dengan mitra seperti Dell Technologies, HPE, Lenovo, Schneider Electric, dan Vertiv yang menargetkan pengiriman ke seluruh dunia pada awal 2027.

"Pabrik AI menciptakan nilai ketika mulai memproduksi token, bukan ketika konstruksinya selesai," kata pendiri sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam rilis tersebut.

Media keuangan mengaitkan penguatan saham dengan rangkaian pengumuman di GTC Berlin. Dilansir Seeking Alpha, saham NVDA sudah menguat sejak perdagangan pra-pasar Rabu, bersamaan dengan pengumuman kesepakatan Nvidia senilai $1,3 miliar dengan Amkor untuk memperluas kapasitas manufaktur. Kesepakatan itu menargetkan kapasitas advanced packaging naik lebih dari 300% hingga akhir 2028.

Melansir GuruFocus, Hewlett Packard Enterprise (HPE) juga memperluas kolaborasinya dengan Nvidia lewat perangkat dan infrastruktur untuk agen AI di perusahaan. Menurut pengumuman HPE, rak Vera menggabungkan 256 CPU, mendukung 22.500 sandbox, dan diklaim meningkatkan kinerja CPU agentik sebesar 80%.

Analisis Saham NVDA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Menurut GuruFocus, DSX POD memindahkan integrasi komputasi, jaringan, kabel, daya rak, dan pendingin cair ke fasilitas manufaktur, sehingga mengurangi pekerjaan konstruksi di lokasi dan paparan terhadap keterlambatan komponen.
  • Selain Amkor, Seeking Alpha mencatat Nvidia meneken kesepakatan substrat dengan IBIDEN, Samsung Electro-Mechanics, dan Unimicron, serta memberikan uang muka reservasi kapasitas senilai $1,1 miliar kepada King Yuan Electronics untuk fasilitas baru di AS.
  • Kenaikan NVDA sejalan dengan penguatan saham semikonduktor lain seperti AMD dan TSMC, dan NVDA mengungguli Nasdaq Composite sebesar 1,49 poin persentase.

Risiko

  • Rilis Nvidia menyebut unit DSX POD tetap harus tersambung ke pasokan listrik, pendingin, dan jaringan di lokasi yang sudah disiapkan, sementara pengiriman ke seluruh dunia baru dijadwalkan pada awal 2027.
  • Menurut GuruFocus, sebagian kemampuan perangkat lunak dari kolaborasi HPE dan Nvidia baru dijadwalkan pada akhir 2026 atau 2027, sehingga jarak antara pengumuman dan belanja pelanggan menjadi lebih panjang.
  • Bagian pernyataan berwawasan ke depan dalam rilis Nvidia mencantumkan risiko seperti ketergantungan pada pihak ketiga untuk manufaktur, perakitan, pengemasan, dan pengujian, serta penerimaan pasar atas produk baru.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku